Sukses

Benarkah Jahe Merah Bisa Tingkatkan Libido?

Jahe merah memang salah satu jenis jahe yang terkenal di Indonesia. Tapi, benarkah bisa meningkatkan libido?

Popularitas jahe merah rasanya tidak akan pernah pudar, khususnya di Indonesia. Manfaatnya jenis jahe yang satu ini juga luar biasa.

Sebagai salah satu rempah-rempah yang terkenal, jahe merah sering dijadikan minuman hangat yang sehat dan dicampur susu. Jahe jenis ini pun kerap digunakan untuk berbagai masakan.

Nah, dari beragam manfaat jahe merah yang populer di masyarakat, ada anggapan bahwa jahe tersebut bisa meningkatkan libido. Benarkah hal tersebut?

1 dari 3 halaman

Fakta Jahe Merah yang Menyehatkan Tubuh

Jahe merupakan tumbuhan berbunga dari Asia Tenggara dan termasuk dalam keluarga Zingiberaceae, bersama dengan kunyit, kapulaga, dan lengkuas. Terdapat beragam varian jahe, yaitu jahe putih, jahe emprit, dan jahe merah.

Untuk jahe merah sendiri, yang membedakan hanyalah warnanya saja. Berbeda dengan jahe lainnya, jahe merah dapat memberikan warna merah yang menarik saat dicampurkan ke dalam makanan atau minuman.

Kulit jahe merah berwarna kemerahan, bagian dalamnya umumnya berwarna kuning. Ukurannya pun lebih kecil dibanding jahe biasa.

Tak cuma itu, rasa jahe merah juga berbeda. Jahe ini punya rasa lebih pedas dan pahit dibanding jahe lainnya.

Dalam dunia kesehatan, masyarakat kerap menggunakan jahe merah sebagai obat tradisional dalam menyembuhkan bermacam penyakit. Hal ini memang bukan tanpa alasan mengingat kandungan jahe yang bermanfaat.

Jahe merah mengandung beberapa zat penting, seperti gingerol, flavonoid, zat antibakteri, zat antiinflamasi, dan lain-lain.

Namun, manfaat dan kegunaan jahe merah sebenarnya tidak jauh berbeda dengan jahe-jahe lainnya.

Artikel lainnya: Pakai Aromaterapi Berikut Ini untuk Meningkatkan Gairah Seksual

2 dari 3 halaman

Jahe Merah Tingkatkan Libido, Mitos atau Fakta?

Salah satu manfaat jahe – tak terkecuali jahe merah – diklaim bisa meningkatkan libido seseorang.

Sebuah studi pada tikus diabetes yang diterbitkan dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition pada 2013 mengamati sifat antioksidan dan androgenik akar jahe pada fungsi reproduksi selama tiga puluh hari.

Ditemukan, asupan jahe menurunkan kadar glukosa darah, meningkatkan bobot organ reproduksi dan kadar testosteron, serta meningkatkan kuantitas sperma.

Lalu, apakah temuan tersebut bisa diakui terhadap manusia melalui sudut pandang medis?

Artikel lainnya: Minuman Sehat Pembangkit Libido Pria

Dokter Astrid Wulan Kusumoastuti mengatakan, "Jahe itu ada banyak, ya. Pada penelitian awal di tikus jantan, jahe merah disinyalir meningkatkan agresivitas dan libido pada subjek. Tapi, perlu diketahui bahwa belum ada penelitian pada manusia."

"Penelitian lain yang mempelajari efek minyak jahe merah esensial pada tikus malah menemukan bahwa efek jahe merah pada libido dan kontrol seks tikus tidak lebih baik dibanding kontrol negatif," lanjutnya.

Menurut dr. Astrid, sejauh ini yang bisa dipahami ialah belum ada penelitian mengenai efektivitas jahe merah terhadap peningkatan libido manusia. Jadi, tidak bisa disimpulkan apakah benar-benar bermanfaat atau tidak.

"Di luar mitos atau fakta, lebih tepat dikatakan belum ada penelitian yang bisa mengonfirmasi hal tersebut. Oleh karena itu, tidak bisa disebut mitos juga karena memang belum ada penelitian yang membuktikan sebaliknya," jelas dr. Astrid.

Itu dia informasi yang perlu Anda pahami soal jahe merah dan libido. Terlepas dari hal tersebut, mengonsumsi jahe merah tidak ada salahnya demi menjaga kesehatan.

Bila ingin mengetahui informasi akurat seputar herbal dan bahan makanan lainnya, tanyakan langsung kepada dokter lewat fitur Live Chat 24 Jam di KlikDokter.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar