Sukses

Bukan Pajangan, Ini Fungsi Puting di Tubuh Pria

Puting pria kerap dianggap sebagai hiasan tubuh semata. Namun ternyata, puting pria juga punya fungsi tersendiri, lho. Apa itu?

Wanita dan pria sama-sama memiliki puting di dadanya. Puting wanita jelas berfungsi sebagai media untuk menyusui bayinya. Bagaimana dengan fungsi puting di tubuh pria? Apakah puting menjadi hiasan atau pajangan semata saja?

Jawabannya tidak. Meskipun tak bisa digunakan untuk menyusui bayi, terbentuknya puting pria bukan tanpa alasan. Berikut penjelasan mengenai puting pria beserta fungsinya.

 

1 dari 4 halaman

Begini Proses Terbentuknya Puting Pria

Sejak berbentuk embrio, pria sudah memiliki puting di tubuhnya. Puting ini hadir lebih dahulu dibandingkan organ atau sel-sel janin lainnya. Bahkan, puting janin sudah ada sebelum jenis kelaminnya terbentuk.

Dilansir dari Live Science, puting telah terbentuk sebelum kromosom Y dalam tubuh janin hadir. Kromosom Y ini bertanggung jawab untuk mengarahkan janin menjadi bayi laki-laki.

Setelah itu, kromosom Y akan membuat perubahan dengan mengembangkan testis, organ kelamin pria, serta menghasilkan hormon testosteron.

Kendati sudah mengalami beberapa perubahan untuk menjadi bayi laki-laki, puting pria tetap tidak berkembang sampai ia lahir.

Saat tumbuh dewasa, puting pria juga tak mengalami perubahan, berbeda dengan wanita yang bakal memiliki bentuk puting menonjol atau inverted.

Puting pria pun tidak  bisa membesar seperti wanita yang sedang menstruasi, hamil, atau melahirkan.

Artikel Lainnya: Tanda-tanda Kanker Payudara pada Pria

2 dari 4 halaman

Ini Fungsi Puting di Tubuh Pria

Meskipun tak bisa digunakan sebagai media atau sarana menyusui, puting pria memiliki kegunaan tersendiri.

Fungsi puting diyakini sebagai pelindung organ jantung dan paru-paru pria. Nantinya, puting akan jadi lapisan pertama yang melindungi kedua organ tersebut saat terjadi kecelakaan agar tak sampai menimbulkan cedera parah.

Jika mengalami cedera parah di jantung dan paru-paru, risiko gagal fungsi organ dan kematian bisa terjadi.

Lalu, menurut dr. Adelyn Jaclyn, fungsi puting pria ini bisa menjadi stimulus atau area rangsangan seksual. Apabila puting diraba atau disentuh dalam tujuan merangsang, gairah seksual pria akan meningkat.

Hal tersebut dibuktikan lewat penelitian yang diterbitkan oleh Journal Sexual of Medicine. Penelitian ini dilakukan untuk memastikan rangsangan di puting payudara bisa meningkatkan gairah seksual seseorang atau tidak.

Untuk mengetahui hasilnya, peneliti melakukan survei terhadap 301 partisipan yang terdiri dari 148 pria dan 153 wanita. Rata-rata, mereka berusia 18 hingga 22 tahun dan pernah melakukan aktivitas seksual.

Hasil survei mengatakan, sekitar 80 persen wanita terangsang ketika area puting mereka distimulasi. Lalu, sebanyak 59,1 persen peserta pria juga mengaku libidonya meningkat ketika ada rangsangan di bagian putingnya. 

Tak hanya itu, hadirnya puting di dada juga bisa menambah penampilan pria jadi lebih menarik. Sebab, akan terasa aneh, kan, apabila dada pria terlihat mulus tanpa puting?

Artikel Lainnya: Ini Akibatnya Jika Kadar Testosteron Pria Terlalu Tinggi

3 dari 4 halaman

Puting Pria Juga Bisa Mengeluarkan Susu

Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, puting pria juga bisa mengeluarkan cairan seperti susu.

Hal ini disebabkan karena kondisi medis tertentu atau karena ada  ketidakseimbangkan hormon di tubuh pria.

Salah satu kondisi medis yang mendasari adalah galaktorea. Kondisi ini terjadi akibat tubuh mengandung terlalu banyak hormon prolaktin. Akibatnya, cairan seperti susu bisa keluar dari puting pria.

Galaktorea ini bukan penyakit, melainkan sebuah tanda atau gejala kesehatan yang harus segera diperiksakan ke dokter.

Nah, sekarang sudah tahu, kan, fungsi puting yang ada di dada pria? Apabila mau tahu informasi unik lainnya, baca terus artikel di aplikasi Klikdokter.

Anda juga bisa memanfaatkan layanan LiveChat untuk konsultasi kesehatan langsung dengan dokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar