Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Mengenal Dokter Fetomaternal dan Kompetensinya terkait Kandungan

Mengenal Dokter Fetomaternal dan Kompetensinya terkait Kandungan

Kehamilan biasanya akan ditangani dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Tapi, ada kondisi yang harus dipantau dokter subspesialis fetomaternal.

Saat hamil, banyak wanita akan memeriksakan kesehatan diri dan janin ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Akan tetapi, selain dokter kebidanan dan kandungan, bumil juga bisa mengecek kandungannya ke dokter subspesialis fetomaternal.

Eits, Anda masih asing dengan istilah subspesialis fetomaternal? Yuk, kita kenali lebih dekat.

 

1 dari 4 halaman

Apa Itu Subspesialis Fetomaternal?

Menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti, dokter subspesialis fetomaternal adalah dokter yang memiliki kompetensi lebih tinggi untuk mendiagnosis kelainan pada janin dan ibu hamil, serta menangani kehamilan berisiko tinggi.

Kondisi yang ditangani subspesialis ini antara lain risiko kelahiran prematur dan deteksi kelainan genetik atau cacat bawaan.

Istilah fetomaternal terdiri dari dua kata, yakni fetus, yang berarti ‘janin’ dan maternal yang berarti ‘ibu’.

“Jadi, subfetomaternal adalah dokter subspesialis yang memiliki kompetensi menilai dan memeriksa secara detail kondisi fetus (janin) dalam kandungan. Misalnya, untuk mendeteksi cacat bawaan dengan imaging atau pemeriksaan penunjang lainnya," ungkap dr. Astrid.

Secara mudahnya, spesialis kedokteran ini membantu ibu dengan kehamilan rumit serta berisiko tinggi. Salah satunya adalah kehamilan kembar. 

Seorang subspesialis fetomaternal merupakan dokter spesialis kandungan yang telah menyelesaikan pelatihan tambahan selama 3 tahun tentang kehamilan yang berisiko tinggi.

Dokter subspesialis fetomaternal dapat disebut perinatologis atau dokter kehamilan risiko tinggi.

Artikel lainnya: 4 Tugas Dokter Kandungan yang Bisa Dilakukan Bidan

2 dari 4 halaman

Pemeriksaan Apa yang Dilakukan Dokter Subspesialis Fetomaternal?

Seorang dokter subspesialis fetomaternal memeriksa secara menyeluruh untuk mengetahui kondisi janin. Biasanya, dokter spesialis ini menggunakan alat pencitraan.

"Pemeriksaan janin dalam kandungan, biasanya dibantu dengan alat pencitraan, seperti USG 2D, 3D, atau 4D. Atau, bisa juga dengan pemeriksaan lab, seperti cek air ketuban atau pemeriksaan DNA untuk kelainan tertentu" dr. Astrid Wulan menjelaskan.

Selain itu, beberapa pemeriksaan yang mungkin dilakukan oleh dokter spesialis ini adalah:

  • Secara teratur memberi perawatan prenatal untuk bumil berisiko tinggi.
  • Membantu mengatasi gangguan kesehatan pada ibu, seperti hipertensi dan diabetes.
  • Merawat wanita yang alami komplikasi selama hamil atau saat persalinan.
  • Pemeriksaan cacat lahir ataupun adanya kelainan genetik melalui tes, misalnya, amniosentesis, ambil sampel tali pusat, atau ambil sampel CVS atau vilus korionik.
  • Mendiagnosis dan menangani cacat lahir, kelainan darah pada janin, adanya masalah jantung, serta melakukan operasi bila diperlukan.
  • Memantau persalinan.
  • Menangani masalah kesehatan ibu pasca-kehamilan, seperti infeksi, pendarahan berlebihan, atau hipertensi.
  • Mengidentifikasi risiko dan memberikan rekomendasi untuk kehamilan di masa depan.

Artikel lainnya: 6 Tips Memilih Dokter Kandungan yang Cocok untuk Calon Bumil

Dokter subspesialis fetomaternal juga akan membantu bumil yang punya riwayat penyakit jantung, diabetes, hipertensi, penyakit autoimun, HIV, masalah pembekuan darah, dan lainnya.

Ibu dengan riwayat kelahiran prematur juga bisa dibantu dokter kandungan subspesialis fetomaternal.

3 dari 4 halaman

Jadi, Penting atau Tidak Periksa ke Dokter Subspesialis Ini?

Sekarang Anda mungkin jadi bertanya-tanya, seberapa penting memeriksakan kehamilan ke dokter spesialis ini?

"Kalau dirujuk oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan saja tidak apa. Selama hamil tidak ada kewajiban untuk periksa ke dokter kandungan subspesialis fetomaternal, kecuali ada rujukan," jawab dr. Astrid Wulan.

Jadi, selama kondisi kehamilan Anda dinyatakan sehat dan aman oleh dokter kandungan, tidak perlu sampai memeriksakan diri ke dokter subspesialis fetomaternal.

Bund, pantau usia kandungan Anda dengan Kalender Kehamilan dari Klikdokter. Jika ingin berkonsultasi langsung dengan dokter, manfaatkan layanan Live Chat 24 Jam.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar