Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Ukur Suhu Termometer di Tangan, Dahi, dan Ketiak, Mana Lebih Akurat?

Ukur Suhu Termometer di Tangan, Dahi, dan Ketiak, Mana Lebih Akurat?

Mengukur suhu tubuh dengan termometer sering kali dilakukan di dahi, tangan, dan ketiak. Dari ketiga area tersebut, sebenarnya mana yang paling akurat?

Penggunaan termometer saat ini sangat masif, terutama semenjak pandemi virus corona terjadi. Area dahi dan tangan kerap menjadi bagian tubuh untuk mengecek suhu oleh termometer khususnya berjenis thermo gun.

Cara tersebut dianggap lebih praktis dan cepat untuk mengetahui hasilnya. Namun, tak hanya dahi dan tangan, ketiak pun kerap jadi area yang tepat untuk mengecek suhu tubuh.

Dari ketiga area tubuh tersebut, mana yang sebenarnya menunjukkan hasil lebih akurat? Untuk mengetahui fakta medisnya dan cara menggunakan termometer yang benar, simak di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Cara Menggunakan Termometer yang Terbaik Menurut Medis

Pertama, ketahui bahwa sekarang yang digunakan adalah termometer digital. Sebab, termometer air raksa (bermerkuri cair) sudah dilarang penggunaannya.

Nah, sebelum mengetahui perbandingan akurasi dari area tubuh dalam pengecekan suhu, Anda perlu memahami penggunaan termometer itu sendiri dalam dunia medis. Pada dasarnya, termometer digital dapat digunakan dengan tiga cara berbeda, yaitu:

1. Mulut

Termometer diletakkan di bawah lidah. Metode ini digunakan untuk orang dewasa dan anak-anak berusia 4 tahun ke atas yang dapat memegang termometer di mulut.

2. Rektal

Untuk metode ini, termometer dimasukkan dengan hati-hati ke rektum (lubang anus). Cara ini biasanya banyak dilakukan pada bayi, tetapi dapat pula digunakan pada anak-anak hingga usia 3 tahun.

3. Ketiak

Cara ini sangat mudah, cukup menempatkan termometer di ketiak. Meski cepat, metode ini tidak seakurat pengecekan suhu secara oral atau di rektal.

Artikel lainnya: Yakin Hasil Ukur Termometer Tembak Akurat, Ini Cara Menggunakannya!

2 dari 4 halaman

Mana Area Tubuh yang Tunjukkan Hasil Paling Akurat?

Tingkat akurasi pengukuran suhu di dahi, tangan, dan ketiak, nyatanya tidak lebih baik dari pengukuran melalui rektal.

Menurut dr. Adeline Jaclyn, cara menggunakan termometer dengan hasil paling akurat adalah lewat rektal. Sampai usia 3 tahun, pengukuran disarankan melalui rektal, sementara usia 4 tahun ke atas biasanya secara oral.

"Untuk pengecekan suhu di dahi dan tangan tidak akurat. Sementara, untuk yang di ketiak juga tidak seakurat pengukuran lewat rektal ataupun oral," ungkap dr. Adeline.

Penggunaan termometer di rektal harus diperhatikan dengan benar. Sebab, praktik yang keliru justru bisa merugikan.

"Sebelum penggunaan, dibersihkan dulu sesuai anjuran dan setelah penggunaan juga dibersihkan kembali. Untuk setiap produk termometer, ikuti petunjuk penggunaannya sehingga menghasilkan angka yang akurat," jelasnya.

Artikel lainnya: Cara Mengukur Suhu Tubuh Anak dengan Benar

3 dari 4 halaman

Arti di Balik Angka pada Termometer

Menurut dr. Adeline, suhu tubuh bisa bervariasi sepanjang hari sekitar 36,5-37,5 derajat Celsius. Untuk pengecekan via oral, suhu lebih rendah 0,6 derajat Celsius dibanding melalui rektal.

Suhu normal biasanya lebih rendah di pagi dan siang hari. Lalu, suhu akan meningkat pada sore atau malam hari.

Sementara, suhu tubuh dikatakan tidak normal atau dianggap demam bila angka menunjukkan 38 derajat Celsius atau lebih. Jika sudah menyentuh angka tersebut atau bahkan lebih, maka segera pantau kondisi dan periksa ke dokter.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda pahami mengenai cara penggunaan termometer dan tingkat akurasinya. Gunakan termometer dengan benar agar dapat menunjukkan hasil yang lebih akurat.

Bila ingin tanya dokter seputar penggunaan alat medis, Anda bisa pakai Live Chat 24 Jam di KlikDokter. Lalu, Anda juga bisa beli beragam alat kesehatan di Belanja Sehat.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar