Sukses

Cemas dan Stres? Coba Terapkan Mindfulness!

Meski terdengar asing, konsep mindfulness sebenarnya bukan hal baru dan bisa diterapkan kapan saja. Untuk cara dan efek yang dihasilkan, yuk simak di sini.

Stres sebenarnya sudah jadi “makanan” sehari-hari, apalagi di masa pandemi. Tapi nyatanya, sampai sekarang pun kita masih susah mengatasinya. Berbagai sumber masalah penyebab stres agak susah untuk dicegah.

Karena itulah, hal yang bisa dilakukan adalah mengelola stres tersebut agar tak sampai bikin kita ambruk. Salah satu cara mengelolanya ialah dengan menerapkan mindfulness.

 

1 dari 4 halaman

Mindfulness dan Manfaatnya

Menurut Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog, mindfulness berarti kita bisa memusatkan pikiran dan perasaan pada kondisi saat ini.

“Jadi, kita tidak memikirkan hal-hal yang lalu atau yang akan terjadi. Karena, dengan fokus pada saat ini, kita bisa lebih sadar dengan diri kita sendiri,” jelas Ikhsan.

Tak bisa dimungkiri, faktor penyebab stres kadang-kadang bukan masalah yang dihadapi, melainkan pikiran-pikiran kita yang kusut.

Bisa saja sebenarnya masalah yang dihadapi tidak terlalu besar atau bisa diatasi dengan mudah.

Karena pikiran yang sudah terlanjur rumit, masalah tersebut akhirnya dipandang menjadi masalah yang tak mungkin diselesaikan.

Dilansir dari Mayo Clinic, menghabiskan terlalu banyak waktu untuk merencanakan, memecahkan masalah, dan memikirkan beragam hal negatif ataupun hal lainnya dapat menguras tenaga Anda.

Alhasil, ketika hendak dipakai untuk beraktivitas, tenaga itu sudah habis. Intinya, dengan menerapkan konsep mindfulness, kita melatih diri untuk bersikap tenang di segala kondisi.

Jadi, kita punya cukup tenaga dan pikiran yang jernih untuk menyelesaikan apa yang harus diselesaikan di depan mata.

Hal semacam ini bahkan dilakukan oleh Eric White dari Emeryville Police Department, Amerika Serikat.

Dilansir dari Gumroad, mindfulness membuat dirinya lebih mudah menghadapi berbagai masalah kriminal dan perilaku orang.

Dalam situasi tertekan, ia akhirnya mampu bersikap tenang dan bisa menyelesaikan kasusnya sehari-hari dengan baik.

Tak melulu tentang emosi yang stabil, mindfulness pun bisa membantu mengatasi dan mengendalikan penyakit fisik, seperti nyeri di tubuh, masalah gula darah (diabetes), tekanan darah (hipertensi), hingga meningkatkan kualitas hidup penderita kanker.

Artikel Lainnya: Makanan dan Minuman Penghilang Rasa Cemas

2 dari 4 halaman

Bagaimana Cara Berlatih Mindfulness?

Mindfulness sangat berkaitan dengan teknik pernapasan dan relaksasi tubuh. Karena itulah terkadang kebanyakan orang langsung menyamakan mindfulness dengan meditasi.

Sebetulnya, Ikhsan mengungkapkan meditasi merupakan salah satu teknik mindfulness. Jadi, konsep besarnya adalah mindfulness, sedangkan bentuk penerapannya adalah meditasi.

Cara-cara meditasi yang bisa dilakukan yaitu:

- Meditasi Pemindaian Tubuh

  • Berbaring terlentang dengan lengan di sisi tubuh dan telapak tangan menghadap ke atas.
  • Fokuskan perhatian Anda secara perlahan.
  • Fokuskan pada setiap bagian tubuh secara berurutan dari ujung kaki hingga kepala atau kepala hingga ujung kaki.
  • Perhatikan sensasi, emosi, atau pikiran yang berkaitan dengan setiap bagian tubuh.

- Meditasi Duduk

  • Duduk nyaman dengan punggung lurus, kaki bersila, dan tangan di pangkuan.
  • Bernapaslah secara perlahan dan dalam melalui hidung.
  • Fokus pada napas yang masuk dan keluar dari tubuh.
  • Jika sensasi fisik atau pikiran mengganggu meditasi, maka kembalikan fokus ke napas.

- Meditasi Jalan

  • Temukan tempat tenang minimal sepanjang 6 meter dan mulai berjalan perlahan.
  • Fokus pada pengalaman berjalan, sadari sensasi berdiri dan gerakan halus yang menjaga keseimbangan Anda.
  • Saat Anda mencapai ujung jalan, berbelok dan lanjutkan berjalan.
  • Pertahankan kesadaran dan sensasi yang dirasakan.

Lakukan cara-cara meditasi di atas setiap hari atau setidaknya 3-4 kali dalam seminggu. Setiap sesi dilakukan selama 30 menit.

Untuk pemula, Anda bisa melakukannya 5 menit dulu. Lama-lama durasinya bisa ditingkatkan menjadi 10 menit, 15 menit, dan akhirnya 30 menit.

Artikel Lainnya: Cara Kembalikan Performa Kerja Setelah Stres

Anda termasuk orang yang mudah terdistraksi dan agak susah melakukan teknik meditasi?

Tenang saja, dilansir dari Very Well Mind, Anda tetap bisa mengatasi stres dan perasaan negatif lainnya dengan cara-cara mindfulness simpel seperti berikut ini:

  • Menyikat Gigi

Rasakan kaki di lantai, sikat di tangan, dan lengan Anda bergerak ke atas dan ke bawah.

  • Mencuci Piring

Nikmati aliran air di tangan, perhatikan busa sabun, dan suara denting alat-alat makan yang sedang Anda cuci.

  • Mencuci Pakaian

Rasakan aroma pakaian bersih dan nuansa kainnya. Tambahkan elemen fokus dan hitung napas Anda saat mengucek pakaian, mengeringkan, menjemur, hingga melipat pakaian tersebut.

  • Mengemudi

Saat mengemudi, matikan radio atau nyalakan sesuatu yang menenangkan seperti musik klasik.

Rasakan tulang punggung, temukan titik tengah antara merelaksasikan tangan dengan mencengkeram setir.

  • Berolahraga

Dibanding menonton televisi saat latihan di treadmill, cobalah fokus pada pernapasan Anda dan posisi kaki saat bergerak.

  • Menyiapkan Anak untuk Tidur

Untuk ibu-ibu yang stres, cobalah jadikan momen mengantar tidur anak sebagai momen mindfulness.

Tatap mata si kecil, dengarkan ocehan-ocehan lucunya, dan nikmati pelukan darinya.

Artikel Lainnya: Stres Baik dan Stres Buruk, Bagaimana Membedakannya?

3 dari 4 halaman

Selalu Gagal Berlatih Mindfulness, Apa Penyebabnya?

Meski sebagian orang mudah berlatih mindfulness, sebagian lagi justru tidak mampu melakukannya.

Mindfulness kadang dianggap tidak berdampak apa pun pada kehidupan. Kenapa bisa begitu?

Psikolog Ikhsan menerangkan, “Kalau saat latihan mindfulness Anda gagal terus, biasanya itu karena Anda belum menemukan cara yang tepat dan tidak bisa fokus.”

“Ada banyak cara mencapai mindfulness, pilih yang paling sesuai dengan Anda. Jika ingin melakukan meditasi yang ‘benar-benar meditasi’, maka perhatikan juga lingkungan sekitar. Latihan ini memang butuh ketenangan.”

“Jangan juga menyepelekan teknik pernapasan. Pernapasan sangat penting untuk mempersiapkan pikiran dan tubuh. Tanpa itu, mindfulness memang akan susah dilakukan. Padahal, manfaat mindfulness banyak, sayang kalau sampai gagal,” tutupnya.

Memikirkan hal-hal rumit yang sudah dan belum terjadi justru meningkatkan rasa cemas dan stres.

Cobalah untuk bermeditasi dan perhatikan sensasi yang dirasakan. Fokus pada saat ini demi mendapatkan ketenangan dan tenaga dari mindfulness.

Terkadang, kita memang harus membiarkan beberapa hal berjalan mengalir begitu saja. Jangan biarkan keseharian Anda terganggu dengan beban pikiran yang menumpuk, ya.

Bila ingin tahu lebih lanjut mengenai kesehatan mental dan latihan mindfulness, konsultasi ke psikolog lewat LiveChat di Klikdokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar