Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Menggunting Bulu Mata Bayi Agar Lentik, Efektif atau Berbahaya?

Menggunting Bulu Mata Bayi Agar Lentik, Efektif atau Berbahaya?

Memotong bulu mata bayi katanya bisa bikin tumbuh lentik seperti pakai maskara. Apakah medis sepemikiran dengan hal tersebut? Ini faktanya!

Bulu mata yang lentik menjadi salah satu “standar” penampilan yang cantik. Tidak heran, sebagian ibu rela memotong bulu mata bayi karena beranggapan bahwa tindakan tersebut dapat membuatnya tumbuh lentik dan cantik.

Namun, tidak sedikit pula ibu yang menolak untuk melakukan hal tersebut. Ibu-ibu golongan ini beranggapan, memotong bulu mata bayi malah bisa berbahaya bagi kesehatan si kecil.

Lantas, mana yang benar menurut medis; apakah memotong bulu bayi terbukti bisa membuatnya tumbuh lentik atau justru membahayakan kesehatan si kecil? 

1 dari 4 halaman

Kenapa Ada Bulu Mata yang Lentik dan Tidak?

Menurut dr. Reza Fahlevi, Sp. A., lentik atau tidaknya bulu mata anak dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu genetik dan nongenetik. 

“Untuk yang genetik, itu berarti sifatnya keturunan. Memang ada ras atau suku tertentu yang bulu matanya lentik. Sedangkan faktor eksternal atau nongenetik, itu lebih kepada bagaimana asupan vitamin serta kelembapan dan kesehatan rambut,” jelas dr. Reza. 

Apabila orang tua punya bulu mata yang lentik, kesempatan si anak untuk punya bulu mata yang demikian menjadi lebih besar. 

Jika tidak ada riwayat keturunan, pemberian gizi dan vitamin setidaknya bisa memperlebat rambut si bayi, termasuk bulu matanya.

Artikel Lainnya: Waspada Penyakit Mata pada Bayi Prematur

2 dari 4 halaman

Menggunting Bulu Mata Bayi, Efektif Bikin Lentik atau Berbahaya?

Berdasarkan dr. Reza, sebenarnya tidak ada cara membuat bulu mata bayi lentik secara spesifik. 

Cukup diberikan vitamin dan mineral yang dibutuhkan dari variasi makanan sehari-hari, agar pertumbuhan bulu di matanya lebih sehat. 

Faktanya, menggunting bulu mata justru dapat mengurangi kemampuannya melindungi mata dari pengaruh benda asing. Jika dipotong, bulu mata justru menjadi kaku dan bentuknya tak indah. 

Bukan tak mungkin juga, gunting yang tajam dapat melukai kelopak mata si kecil hingga berdarah karena memotong terlalu pendek atau tak hati-hati. Kecerobohan juga bisa membuat ujung gunting mencolok mata si kecil. 

Atas dasar itu, Anda sebaiknya pikir-pikir lagi sebelum menggunting bulu mata bayi. Alangkah lebih baik bila bulu matanya dibiarkan tumbuh sebagaimana mestinya, agar terhindar dari efek memotong bulu mata bayi. 

Ibu pun mesti paham bahwa cantik tak mesti dari bulu mata yang lentik. Ketimbang menggunting bulu mata bayi, dr. Reza menyarankan para ibu untuk tidak terlalu sering membiarkan si kecil terpapar sinar matahari secara langsung dalam waktu yang lama. 

Pasalnya, sinar matahari bisa menyebabkan kerusakan pada akar rambut; tak terkecuali pada bulu mata. 

Artikel Lainnya: Mata Bayi Belekan Terus, Apa Penyebabnya?

3 dari 4 halaman

Tak Digunting tapi Dioleskan Minyak, Apakah Aman?

Cari di sana dan di sini, ternyata ada informasi yang mengatakan bahwa bahan alami seperti minyak zaitun, minyak kelapa, dan minyak kemiri dapat melentikkan bulu mata. Lalu, aman dan efektifkah cara alternatif ini? 

Tidak dimungkiri. minyak kemiri memang sudah dikenal luas akan khasiatnya dalam melebatkan rambut. Namun, pengaplikasian di kulit kepala tentunya berbeda dengan di mata. 

“Mengoleskan minyak-minyak tertentu di bulu mata itu tetap tidak dianjurkan. Kenapa? Karena kalau sampai masuk ke mata, itu bisa menimbulkan iritasi,” jelas dr. Reza.

“Mata itu sangat sensitif. Jangan sampai tujuan Anda untuk melentikkan bulu mata malah berujung pada iritasi. Itu berbahaya. Iritasi yang berulang dapat berujung pada gangguan penglihatan,” tegasnya.

Sisa minyak yang tidak dibersihkan pada bulu mata juga bisa menyebabkan tumbuhnya kuman, lho! Akibatnya, rambut bulu mata bisa mengalami peradangan. 

Artikel Lainnya: Mata Juling pada Anak, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kesimpulannya, memotong ataupun mengoleskan minyak alami tidak menjadi cara melentikkan bulu mata bayi yang direkomendasikan oleh dokter. Lebih besar risikonya ketimbang efek yang dihasilkan.  

Daripada menempatkan si kecil pada risiko kesehatan, lebih baik biarkan bulu matanya tumbuh sebagaimana mestinya. Yang penting, tidak ada masalah pada kelenjar bulu matanya. 

Pastikan pula si kecil selalu mendapatkan asupan sehat dan bergizi seimbang setiap hari, ya! 

Masih ada pertanyaan tentang efek memotong bulu mata bayi atau keluhan lain seputar tumbuh kembang si kecil? 

Anda dapat berkonsultasi kepada dokter menggunakan layanan LiveChat 24 jam atau di aplikasi Klikdokter

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar