Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Waspada Infeksi Cacing Mata, Kenali Penyebab dan Gejalanya!

Waspada Infeksi Cacing Mata, Kenali Penyebab dan Gejalanya!

Infeksi cacing tidak hanya bisa terjadi di dalam saluran pencernaan, tapi juga di mata. Kenali fakta infeksi cacing mata agar Anda lebih waspada.

Mendengar istilah cacingan alias infeksi akibat cacing, Anda mungkin akan langsung berpikir tentang gangguan yang hanya terjadi di saluran pencernaan. Hal tersebut sebenarnya keliru.

Faktanya, cacing juga bisa menginfeksi mata manusia dan menyebabkan gejala yang mengganggu bahkan bisa menurunkan kualitas hidup penderitanya.

 

1 dari 3 halaman

Penyebab Cacing Mata

Dalam medis, infeksi cacing mata dikenal dengan istilah loiasis. Kondisi tersebut terjadi akibat paparan jenis cacing loa-loa alias cacing gelang (filaria).

Cacing loa-loa banyak ditemukan di Afrika Barat dan Afrika Tengah. Karenanya, penyakit cacing mata pun sudah ditetapkan sebagai endemik di benua Afrika oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Cacing loa-loa itu sendiri berasal dari lalat rusa yang banyak tinggal di rawa maupun hutan. Jenis lalat tersebut bisa menggigit manusia layaknya nyamuk, dan pada akhirnya menyebabkan loiasis.

“Penyebab infeksi cacing mata sebenarnya tidak langsung dari cacing, tapi ada perantara, yaitu lalat rusa betina. Lalat ini menjadi inang cacing tersebut dan bisa menggigit manusia, sehingga larva cacing akan berpindah dan menginfeksi,” ujar dr. Arina.

Artikel Lainnya: Ada Cacing Dalam Jerawat, Bagaimana Bisa?

Apakah penyakit ini bisa menular dari satu orang ke lainnya? Berdasarkan dr. Arina, bahwa penularan infeksi cacing mata antarmanusia tidak terjadi secara langsung.

Penularan cacing mata terjadi melalui lalat rusa yang menggigit orang terinfeksi. Apabila lalat tersebut hinggap dan menggigit orang lain, barulah penyebaran infeksi bisa terjadi.

Berikut ini adalah beberapa gejala cacing mata yang perlu Anda waspadai:

  • Nyeri sendi, otot, dan tulang rawan.
  • Mata nyeri, bengkak, dan kemerahan.
  • Ruam kulit.
  • Alergi.
  • Seperti ada yang bergerak-gerak di dalam mata.
  • Demam.

Gejala infeksi cacing di mata tidak hanya sebatas itu. Penemuan yang diterbitkan dalam jurnal the American Journal of Tropical medicine and Hygiene menemukan, seseorang yang terinfeksi cacing di mata juga bisa mengalami gejala pembengkakan calabar.

Pembengkakan tersebut terjadi akibat penumpukan jaringan yang tidak meninggalkan bekas lekukan jika ditekan. Keluhan ini biasanya muncul pada tulang yang dekat dengan permukaan kulit.

Artikel Lainnya: Waspada, Cacing Bisa Bersarang di Tenggorokan Anda!

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi dan Mencegah Infeksi Cacing di Mata

Infeksi cacing di mata bukanlah kondisi yang mematikan. Kendati demikian, keadaan ini mesti segera diatasi agar tidak melulu mengganggu aktivitas dan menurunkan kualitas hidup penderitanya.

“Cara paling tepat untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan obat cacing. Lalu, diberikan obat juga sesuai gejala yang lain, misalnya gatal diberi antihistamin dan kortikosteroid,” ucap dr. Arina.

“Untuk mengangkat cacing di mata bisa dengan metode pembedahan,” sambungnya. Guna mencegah infeksi cacing mata, berikut ini beberapa upaya yang bisa dilakukan:

  • Hindari bepergian pada siang hari ke tempat-tempat yang bisa ditemukan lalat rusa, seperti sungai dan tempat berlumpur. Gunakan pakaian tertutup jika Anda ingin bepergian ke tempat-tempat tersebut.
  • Gunakan cairan atau losion pengusir serangga untuk menurunkan risiko digigit lalat rusa.
  • Jika Anda berniat untuk pergi ke negara endemik cacing mata, konsumsilah obat cacing terlebih dahulu.

Lakukan tindakan pencegahan sebelum infeksi cacing di mata menyerang Anda. Namun, jika Anda terlanjur mengalami gejala-gejala yang serupa dengan cacing masuk ke mata, jangan tunda untuk segera berobat ke dokter.

Sebagai langkah deteksi dini infeksi cacing mata, Anda juga bisa berkonsultasi kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar