Sukses

Gejala dan Cara Mengatasi Hepatitis B pada Anak

Tidak pandang bulu, hepatitis bisa menyerang siapa saja mulai dari orang dewasa hingga anak kecil. Begini gejala hepatitis B pada anak dan pengobatannya.

Melihat anak terbaring lemas di atas kasur, orang tua mana yang tidak sedih? Karenanya, orang tua pasti akan memberikan usaha terbaik untuk menjaga kesehatan anaknya.

Virus penyebab penyakit dapat menyerang anak kapan dan di mana saja, termasuk virus hepatitis B. Untuk itu, Anda perlu mengenali gejala dan pengobatannya dengan baik.

 

1 dari 3 halaman

Mengenal Hepatitis B pada Anak

Dokter Alberta Jesslyn Gunardi, BMedSc Hons, menjelaskan hepatitis B merupakan infeksi virus yang menyerang bagian hati.

Hepatitis dapat menimbulkan peradangan yang nantinya bisa memicu berbagai macam gejala penyakit lain yang bersifat akut maupun kronis. 

Terkadang, hepatitis B sulit untuk diketahui karena gejalanya tidak langsung muncul. Pasalnya, inkubasi virus ini bisa berkisar antara 45-180 hari setelah virus masuk ke tubuh.

Bagi orang dewasa, penularan hepatitis B bisa terjadi karena ada orang yang bersentuhan langsung dengan penderita.

Namun, pada anak, penularan bisa terjadi melalui ibu hamil yang sebelumnya sudah terinfeksi hepatitis B.

“Ibu yang sebelumnya sudah mengidap hepatitis B bisa menularkan virusnya kepada bayi ketika proses persalinan,” ujar dr. Jesslyn.

“Selain itu, anak yang tinggal satu rumah dengan orang tua pengidap hepatitis B juga bisa terinfeksi dengan mudah. Karenanya, selalu perhatikan kondisi lingkungan rumah atau lingkungan bermain anak,” lanjutnya.

Artikel Lainnya: Ibu Hamil Sakit Hepatitis B, Anak Perlu Diperiksa Ulang?

Beberapa kebiasaan lainnya yang juga mungkin bisa menyebabkan anak jadi terinfeksi virus hepatitis B adalah:

  • Anak memiliki imunitas yang rendah, sehingga mudah terinfeksi virus penyebab penyakit termasuk hepatitis B.
  • Anak menggunakan barang pribadi dari orang tua yang terinfeksi hepatitis B, misalnya sendok makan, gelas, handuk, tempat tidur, sikat gigi, dan sebagainya.
  • Anak bermain di lingkungan yang mungkin terpapar virus hepatitis B. Misalnya, ketika anak bermain di taman bermain, day care, dan sebagainya.

Gejala hepatitis B pada anak dan orang dewasa tidak berbeda jauh. Menurut dr. Jesslyn, ada dua jenis gejala hepatitis yang bisa dikenali yaitu:

  • Gejala Hepatitis B Akut

Biasanya, penderita akan mengalami mual, muntah, lemas, nyeri sendi, batuk, dan pilek. Selain itu, mata dan kulit penderita terlihat lebih kuning.

  • Gejala Hepatitis B Kronis

Gejala yang muncul sama dengan hepatitis akut. Hanya saja, tingkat keparahannya akan lebih besar dan sulit diatasi. Selain itu, gejala hepatitis B kronis juga bisa disertai dengan tanda-tanda gagal hati.

Artikel Lainnya: Amankah Bayi Minum ASI dari Ibu yang Kena Hepatitis B?

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Hepatitis B pada Anak

Menurut dr. Jesslyn, salah satu cara paling tepat untuk mengatasi hepatitis B adalah vaksinasi. Namun, vaksinasi hepatitis B tidak bertahan dalam waktu yang cukup lama.

Jadi, ketika dewasa pun anak harus kembali melakukan vaksin untuk mencegah virus hepatitis kembali menyerang.

Selain itu, perhatikan juga kondisi lingkungan rumah dan tempat bermain anak. Jika memang lingkungan tersebut berisiko menularkan penyakit, maka sebaiknya hindari mengajak anak bermain di tempat tersebut.

Biasakan anak untuk memiliki pola hidup yang sehat sejak dini, seperti makan makanan bergizi, rajin minum air putih, dan olahraga untuk meningkatkan sistem imunitas.

Jangan lupa, ajarkan anak untuk tidak pinjam-meminjam barang pribadi dengan teman-temannya.

Itulah beberapa gejala dan cara mengatasi hepatitis B pada anak. Lakukan pencegahan dengan optimal agar anak terhindar dari penyakit tersebut maupun infeksi virus lainnya.

Bila ingin konsultasi ke dokter spesialis anak lebih mudah, pakai LiveChat dari Klikdokter.

Anda juga bisa beli beragam produk kesehatan untuk anak secara online mulai dari susu hingga suplemen di Belanja Sehat!

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar