Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Bagaimana menyikapi Perbedaan Hasil TES PCR dari Faskes Berbeda?

Bagaimana menyikapi Perbedaan Hasil TES PCR dari Faskes Berbeda?

Karena penasaran, Anda tes PCR virus corona di dua rumah sakit. Tapi kok, hasilnya bisa berbeda? Kalau mendapat hasil tes PCR berbeda, harus apa?

Saat ini, swab test atau bisa disebut Polymerase Chain Reaction (PCR) merupakan metode paling akurat untuk mendeteksi virus corona. Tes PCR tersebut dapat mendeteksi keberadaan material genetik dari bakteri, virus, dan juga sel.

Namun, Anda bisa saja dibuat bingung oleh perbedaan hasil tes PCR dari fasilitas kesehatan yang berbeda. Kok bisa, ya?

 

1 dari 4 halaman

Hasil PCR Berbeda Antar-Rumah Sakit, Kok Bisa?

Menanggapi hal ini, dr. Sepriani Timurtini Limbong mengatakan, perbedaan hasil pemeriksaan PCR di beberapa fasilitas kesehatan bisa saja terjadi. Hal ini juga disebut sebagai false negative dan false positive.

False negative adalah kondisi di mana hasil PCR negatif, tapi sebenarnya pasien terinfeksi virus corona. Sedangkan false positive merupakan hasil PCR positif, tapi sebenarnya pasien tidak terinfeksi virus corona,” kata dr. Sepriani.

Lantas, apa yang membuat hasil PCR di beberapa rumah sakit bisa berbeda? Menjawab pertanyaan ini, dr. Sepriani mengatakan adanya mutasi virus corona bisa jadi penyebab berbedanya hasil PCR di beberapa rumah sakit.

Artikel lainnya: Penasaran, Ini Cara Kerja Tes Virus Corona Lewat Air Liur!

Selain itu, ada beberapa penyebab lainnya yang menjadi alasan mengapa hasil PCR bisa berbeda di beberapa RS, seperti:

  • Adanya kesalahan teknis, seperti skill petugas pelaksana tes PCR.
  • Waktu pengambilan tes swab yang terlalu dini atau terlalu cepat.
  • Hasil swab yang sudah terkontaminasi sehingga hasilnya jadi palsu.
  • Adanya kesalahan pada prosedur swab.

Misalnya, Anda baru saja melakukan swab hari ini di mana virus belum bermutasi dalam tubuh. Lima hari kemudian, Anda kembali melakukan tes PCR di mana virus telah bermutasi. Hasilnya tentu akan berbeda.

Hasil pertama akan menunjukkan negatif, sementara hasil tes kedua akan memberikan hasil positif.

Artikel lainnya: WHO Desak Pemerintah Lakukan Tes PCR Untuk PDP dan ODP

2 dari 4 halaman

Persiapan dan Prosedur Tes PCR

Pada dasarnya, tidak ada persiapan khusus yang harus dilakukan sebelum menjalani tes PCR. Hanya saja, pasien yang hendak melakukan tes PCR wajib menggunakan masker saat melaksanakan tes.

Pasien juga perlu diberi tahu berapa lama hasil pemeriksaan akan keluar. Pasien yang sekiranya memiliki gejala COVID-19, wajib menjalani protokol kesehatan selama menunggu hasil PCR.

Adapun prosedur yang dilakukan saat pengambilan sampel untuk tes PCR, yaitu dengan melakukan tes usap atau swab test.

Tes ini dilakukan dengan memasukan alat usap pada saluran hidung dan tenggorokan, atau saluran antara mulut dengan tenggorokan. Berikut beberapa tahapan tes yang dilakukan:

  • Petugas medis meminta pasien untuk membuka masker dan mendongakkan kepala. Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses pengambilan sampel.
  • Petugas akan meminta pasien untuk rileks, menarik napas dan tidak bergerak secara tiba-tiba saat prosedur tes PCR dilakukan.
  • Petugas medis akan memasukkan alat swab berupa cotton bud ke dalam hidung. Alat swab akan diputar selama beberapa detik agar lendir menempel pada cotton bud

Artikel Lainnya: Bunda, Ini Persiapan Penting Sebelum Anak Melakukan Tes Swab COVID-19

  • Setelah selesai, petugas medis akan menarik kembali alat yang dimasukan dan meminta pasien untuk bernapas seperti biasa.
  • Prosedur ini akan dilakukan selama tiga kali, yaitu pada lubang hidung kiri, lubang hidung kanan, dan tenggorokan.
  • Jika sudah selesai, petugas akan memberikan hasil dalam 2-3 hari. Sembari menunggu hasil, Anda diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah untuk mencegah potensi penyebaran virus corona.
3 dari 4 halaman

Apa yang Harus Dilakukan Jika Hasil PCR Berbeda?

Menurut dr. Sepriani, saat mendapat hasil tes PCR yang berbeda, Anda diminta untuk mempercayai hasil yang positif.

“Alasannya, kemungkinan untuk false positive lebih kecil ketimbang dengan false negative,” ujar dr. Sepriani.

Jika memungkinkan, Anda bisa kembali melakukan tes PCR untuk memastikannya. Selama belum ada hasil yang pasti, tetap lakukan isolasi mandiri dan gunakan masker di mana pun Anda berada.

Jangan ketinggalan update seputar virus corona dan perkembangan vaksin dengan setia membaca info sehat di aplikasi Klikdokter.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar