Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Pertolongan Pertama saat Kepala Anak Bocor Akibat Cedera

Pertolongan Pertama saat Kepala Anak Bocor Akibat Cedera

Cedera kepala juga bisa dialami oleh anak-anak, bahkan sampai kepalanya bocor. Kalau sudah begitu, orang tua harus tahu pertolongan pertamanya.

Usia anak-anak tak luput dari risiko jatuh dan cedera saat bermain. Bahkan, bagian tubuh anak seperti kepala dapat terbentur sampai berdarah. Kalau sudah begini, orang tua mana yang tidak panik?

Kepala anak yang cedera sampai bocor atau mengeluarkan darah harus segera diatasi dengan baik. Cedera kepala yang ringan bisa menyebabkan munculnya benjolan di kepala, sedangkan cedera yang lebih berat dapat memicu kondisi gegar otak. 

Untuk itu, orang tua harus tahu bagaimana pertolongan pertama saat kepala terbentur atau berdarah karena cedera. 

1 dari 3 halaman

Pertolongan Pertama Saat Kepala Anak Terbentur

Kepala anak yang terbentur benda keras bisa disebut sebagai cedera. Cedera kepala bisa dibagi dua, yaitu cedera eksternal dan internal. Cedera eksternal umumnya hanya mengenai bagian kulit kepala. Lalu, cedera kepala internal dapat memengaruhi tengkorak, otak, atau pembuluh darah.

Menurut dr. Devia Irine Putri, berikut hal yang harus dilakukan jika kepala anak terbentur dan tidak sampai berdarah:

  • Kompres dengan air dingin pada bagian kepala yang terbentur. Tujuannya untuk mengurangi nyeri dan bengkak. Kompres bisa dilakukan selama 15-20 menit dan diulangi sebanyak 4-5 kali atau sesuai kebutuhan.
  • Jika anak mengeluh nyeri hebat, orang tua bisa memberikan anak obat parasetamol untuk mengurangi rasa sakit. 
  • Pantau tanda-tanda bahaya selama 24 jam setelah anak terbentur. Apabila muncul mual dan muntah, pandangan anak buram, kesadarannya menurun, anak cenderung mengantuk, atau kejang, sebaiknya segera bawa anak ke Unit Gawat Darurat (UGD).

Artikel Lainnya: 7 Kesalahan Pertolongan Pertama yang Sering Dilakukan

2 dari 3 halaman

Pertolongan Pertama Saat Kepala Anak Berdarah Akibat Terbentur

Pertolongan pertama saat kepala terbentur dengan kepala anak yang bocor sampai berdarah berbeda. Apabila anak mengalami cedera di kepala dan lukanya sampai mengeluarkan darah, sebaiknya lakukan hal ini:

  • Bawa anak ke tempat yang aman dan tetap tenang.
  • Cuci tangan sebelum menyentuh luka.
  • Bersihkan bagian yang terluka dengan air bersih.
  • Tekan luka dengan kain atau kasa yang lebih tebal selama 10-15 menit.
  • Jika ada benda yang menancap di bagian luka sebaiknya jangan dicabut, lebih baik bawa ke dokter untuk penanganan lanjutan. 

"Jika selama penekanan (luka) darah mengalir terus, sebaiknya segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Karena bisa saja lukanya terlalu dalam sehingga butuh di-hecting atau dijahit," ungkap dr. Devia.

Artikel Lainnya: Ini Pertolongan Pertama untuk Atasi Mual dan Muntah

"Tanda-tanda bahaya lainnya seperti mual muntah hebat, sakit kepala terus menerus, kejang.  Jika ada, bawa segera ke rumah sakit atau instalasi gawat darurat terdekat," tambahnya.

Dokter Devia juga menambahkan, jumlah darah yang keluar dari luka di kepala anak mesti diperhatikan. Tanda-tanda syok lain seperti keringat dingin, pucat, lemas, penurunan kesadaran atau tidak juga harus diamati dengan baik. 

Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan kondisi kesadaran anak dapat menurun dan pada akhirnya memicu masalah kesehatan yang serius di bagian kepala.

Itu dia beberapa pertolongan pertama saat anak mengalami cedera di kepala. Sebagai orang tua, kita wajib menjaga dan menghindari anak dari risiko cedera. Selalu perhatikan aktivitas anak dan jauhi ruangan bermainnya  dari benda-benda tajam atau yang bisa menyebabkan cedera. 

Untuk tahu informasi penanganan kondisi darurat lainnya, Anda bisa membaca artikel kesehatan di aplikasi Klikdokter

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar