Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Bercinta di Kolam Renang

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Bercinta di Kolam Renang

Tertarik melakukan seks di kolam renang gara-gara habis nonton film romantis? Sebelum itu, perhatikan dulu berbagai hal di bawah ini, ya!

Dalam film romantis atau film dewasa, adegan seks di kolam renang bukanlah hal yang baru. Kendati begitu, seks di kolam renang justru tidak umum dilakukan di dunia nyata!

Nah, karena tak umum itulah, Anda dan pasangan jadi tertarik untuk melakukannya. Apalagi, nanti ada jadwal berlibur ke vila yang punya kolam renang pribadi, niatan untuk mewujudkan seks di kolam renang pun makin kuat!

Namun Anda harus ingat, berhubungan intim di kolam renang itu tidak mudah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar sesi intim di kolam renang bisa berjalan lancar dan aman.

1 dari 3 halaman

Kenapa Tertarik Melakukan Seks di Kolam Renang?

Sebetulnya, keinginan untuk melakukan seks di kolam renang tak cuma dipengaruhi oleh adegan film.

Memang ada beberapa alasan yang membuat beberapa pasangan ingin mempraktikkannya di air. Dilansir dari Medical News Today, sejumlah faktor yang memengaruhi, yaitu:

  • Dipercaya meringankan masalah mobilitas atau pergerakan tubuh akibat nyeri sendi.
  • Menawarkan aktivitas seks yang menyenangkan dan bervariasi.
  • Punya banyak ruang untuk bergerak.
  • Jika air kolamnya hangat, bercinta juga bisa menghangatkan tubuh di malam hari.
  • Bercinta di kolam renang bisa meningkatkan adrenalin karena dianggap menantang dan kepuasan lebih mudah diraih.

Artikel Lainnya: 6 Fakta Penting Herpes Genital yang Perlu Anda Tahu

2 dari 3 halaman

Kata Dokter, Perhatikan Hal Ini sebelum Lakukan Seks di Kolam Renang!

Menurut dr. Devia Irine Putri, seks di dalam air sebenarnya bisa dicoba. Namun, hal ini dikembalikan lagi ke masing-masing pasangan.

Biasanya, orang yang ingin mencobanya adalah pasangan yang memang doyan eksplorasi. Agar tidak terjadi risiko yang tidak diinginkan, berikut sejumlah kondisi yang perlu diperhatikan.

  • Lakukan Peregangan sebelum Masuk ke Kolam Renang

“Beraktivitas di dalam air, termasuk bercinta, dapat meningkatkan risiko kram. Untuk mencegah hal tersebut, tetap lakukan peregangan dulu sebelum masuk ke kolam renang,” saran dr. Devia.

  • Hindari Aktivitas tersebut Jika Sedang Sakit

Dokter Devia menambahkan, “Jika Anda atau pasangan sedang sakit, seperti kena gangguan saluran pencernaan, infeksi saluran pernapasan, dan masalah kulit termasuk penyakit menular seksual, sebaiknya hindari melakukan hubungan seksual di dalam air.”

  • Pahami soal Risiko Infeksi

Salah satu bahaya air kolam renang adalah dapat menyebabkan infeksi. Ada bakteri yang dapat mengubah tingkat pH sehingga menimbulkan infeksi jamur atau infeksi saluran kemih.

Jika Anda dan pasangan tetap ingin mencoba, jangan lupa untuk langsung buang air kecil setelahnya. Hal tersebut membantu menghilangkan bakteri yang mungkin tertinggal di vagina.

Pahami juga bahwa pelumas alami bisa terbilas oleh air kolam renang dan membuat vagina menjadi lebih kering.

Alhasil, penetrasi di kolam renang mengakibatkan vulva rentan lecet, perih, dan terinfeksi.

Artikel Lainnya: 6 Fakta Penting Herpes Genital yang Perlu Anda Tahu

  • Tak Semenarik yang Anda Harapkan

Berbeda dengan vagina yang lebih berisiko terhadap infeksi, penis memang lebih minim komplikasi dan infeksi ketika melakukan seks di kolam renang.

Namun, peningkatan gesekan di vagina yang kering justru membuat aktivitas bercinta tak semenarik yang Anda harapkan!

  • Penggunaan Kondom Jadi Tak Efektif

Kondom cukup sulit digunakan di dalam air. Benda tersebut dapat robek akibat gesekan yang tinggi.

Buat Anda yang memang perlu kondom, lebih baik cari alternatif lokasi lainnya ketimbang memaksakan diri bercinta di kolam renang.

  • Hanya Pelumas Ini yang Bisa Digunakan

Seperti yang disinggung sebelumnya, bahaya air kolam renang lainnya adalah bisa membuat vagina menjadi kering. Karena itulah, Anda memerlukan pelumas.

Pelumas yang digunakan pun tak bisa sembarangan. Hanya yang berbahan silikon yang bisa bertahan di dalam air. Pelumas silikon ini pun harus dioleskan beberapa kali. Cukup repot, kan

Artikel Lainnya: Kanker Serviks Bisa Menular dari Kolam Renang?

  • Ketahui Posisi Seks di Dalam Air

Akan lebih baik jika kedua tubuh tidak benar-benar terendam di dalam air. Misalkan, salah satu pasangan berada di tepian kolam saja.

Secara teknis, itu memang tidak bisa dianggap "seks di bawah air". Namun, hal tersebut dapat mencegah gesekan dan menurunkan risiko infeksi.

Prioritaskan aktivitas seks non-penetrasi, seperti berciuman atau stimulasi payudara dan leher.

Gunakan momen ini untuk memberi rangsangan sebelum keluar dari kolam dan melanjutkan ke sesi penetrasi di tempat yang lebih aman dan nyaman.

Dokter Devia juga menuturkan, “Jika ingin mencoba seks di dalam air, sebenarnya akan lebih aman jika Anda melakukannya di dalam bathtub ketimbang di kolam renang atau kolam jacuzzi. Sebab, kedua kolam tersebut dipakai umum sehingga rentan penularan penyakit dan infeksi.”

Belum lagi jika kolam renang yang Anda targetkan adalah kolam renang umum. Orang lain menjadi tak nyaman dan bukan tak mungkin Anda dilaporkan kepada pihak keamanan setempat! Jadi, pikir-pikir lagi jika ingin melakukannya di kolam yang bukan private, ya.

Masih ada pertanyaan seputar hubungan seks dan kesehatan organ intim? Yuk, langsung saja konsultasikan pada dokter lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter!

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar