Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Para Pria Harus Waspada, Masturbasi Pakai Sabun Ternyata Berisiko

Para Pria Harus Waspada, Masturbasi Pakai Sabun Ternyata Berisiko

Agar sesi onani di rumah lebih mudah dilakukan, Anda pilih menggunakan sabun sebagai pelumasnya. Amankah onani pakai sabun?

Onani atau masturbasi adalah aktivitas seksual yang sering dilakukan kaum pria. Saat onani, biasanya pria membutuhkan bantuan cairan pelicin agar penis tidak terasa kesat.

Pelumas atau pelicin onani yang sering digunakan adalah sabun. Namun, apakah aman menggunakan sabun untuk masturbasi? Adakah efek samping atau dampak kesehatan yang dapat membahayakan penis?

1 dari 3 halaman

Onani Pakai Sabun Berisiko Iritasi

Dokter Dyah Novita Anggraini atau akrab disapa dr. Vita mengatakan, penggunaan sabun untuk onani tidak disarankan karena berisiko menyebabkan iritasi.  Pasalnya, kebanyakan sabun terbuat dari bahan-bahan kimia yang dapat mengiritasi alat kelamin pria. 

“Anda mungkin mengalami iritasi, ruam, dan gatal-gatal di penis karena reaksi alergi. Beberapa bahan kimia yang ada di sabun, misalnya seperti spermisida dan parfum juga mungkin sebabkan alergi. Dalam jangka panjang, bisa terjadi spermatorrhea (kebocoran katup sperma). Jadi, cairan sperma ini bisa keluar kapan saja, bukan hanya terjadi saat rangsangan seksual,” jelas dr. Vita. 

Selain itu, pria tidak disarankan untuk sering mencuci penis menggunakan sabun. Jika ingin mencucinya dengan sabun, lakukan sesekali dan jangan rutin setiap hari. Untuk membersihkan penis, Anda cukup menggunakan air mengalir dan membersihkan setiap bagian penis sampai bersih. 

Artikel Lainnya: Katanya Masturbasi Bisa Buat Wajah Jadi Jerawatan, Benarkah?

2 dari 3 halaman

Onani Pakai Pelumas!

Apabila ingin masturbasi berjalan lancar tanpa hambatan, gunakan pelumas khusus untuk berhubungan seksual. Pelumas tersebut umumnya aman digunakan untuk penis dan vagina. Selain itu, kenali juga beberapa bahan pelumas seks yang aman untuk onani. 

  • Pilih Pelumas Berbahan Dasar air 

Pelumas ini biasanya terbuat dari glycerin yang dapat menyerap ke dalam kulit dan mudah hilang dalam air. Pelumas ini mudah dibersihkan dan jarang dilaporkan dapat mengiritasi penis.

  • Pelumas Berbahan Dasar Minyak 

Anda juga bisa memilih pelumas bahan dasarnya terbuat dari minyak seperti petroleum jelly. Pelumas ini sangat licin, sehingga cocok digunakan saat onani atau bila ingin berhubungan seks tanpa kondom. 

  • Pelumas Berbahan Dasar Silikon 

Pelumas silikon umumnya dapat dengan mudah diserap kulit, tahan lebih lama, dan tidak lengket. Pelumas jenis ini cocok dan aman digunakan saat berhubungan seks atau saat onani. 

Artikel Lainnya: Hubungan antara Masturbasi dan Depresi

Perlu diingat, setelah menggunakan pelumas Anda wajib membersihkan penis dengan air sampai bersih. Tujuannya agar tidak ada bahan pelumas yang tertinggal. Pasalnya, pelumas seks yang masih tersisa di kulit bisa menyebabkan penis iritasi. 

Apabila penis sudah telanjur iritasi, maka segera pergi ke dokter spesialis kulit dan kelamin. Hindari mengobati penis sendiri di rumah agar infeksi tidak semakin parah. 

Biasanya, dokter akan memberikan salep antigatal untuk dioleskan ke penis. Selain itu, hindari dulu aktivitas seks seperti berhubungan intim atau onani agar iritasi tak semakin parah dan risiko penyakit menular seksual bisa dihindari. 

Untuk tahu informasi kesehatan lainnya, baca terus artikel kesehatan di aplikasi Klikdokter. Mau konsultasi dengan dokter? Sila gunakan fitur Live Chat. 

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar