Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Pandemi Pengaruhi Fantasi Seksual Seseorang, Ini Faktanya!

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Pandemi Pengaruhi Fantasi Seksual Seseorang, Ini Faktanya!

Tahukah Anda, ternyata pandemi COVID-19 bisa memengaruhi fantasi seksual seseorang, lho. Simak penjelasan dari psikolog di sini!

Tak terasa kita sudah berada di penghujung tahun 2020. Artinya, sudah hampir satu tahun lamanya dunia hidup dengan kondisi pandemi virus corona.

Sejak pandemi melanda, tidak hanya kegiatan ekonomi dan sosial yang kena dampak, tapi kehidupan seksual pun mungkin juga terdampak.

Misalnya, Anda dan pasangan harus merasakan hubungan jarak jauh akibat pandemi virus corona. Berarti, sudah hampir satu tahun pula Anda tidak mendapatkan sentuhan seksual dari pasangan.

Sebagai gantinya, Anda jadi punya fantasi seks yang berkaitan dengan pasangan. Normalkah hal ini terjadi? Sejauh mana pandemi virus corona memengaruhi fantasi dan kehidupan seks seseorang?

1 dari 4 halaman

Bagaimana Pandemi Memengaruhi Fantasi Seks?

Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog, menjelaskan fantasi seksual merupakan salah satu bentuk cerita yang dipikirkan seseorang dalam otaknya, dan ia menjadi pemeran utamanya.

Dalam fantasi seksual, biasanya para pemilik fantasi memiliki cerita yang bervariasi dan dianggap bisa membangkitkan gairahnya.

Lantas, apa pengaruhnya pandemi virus corona terhadap fantasi seks?

“Pandemi memengaruhi seseorang untuk berfantasi karena terjadinya peningkatan rasa kesepian dan stres pada setiap individu,” ujar Ikhsan.

“Peningkatan stres dan kesepian ini bisa diakibatkan karena selama ini terpisah dari pasangan atau selalu berada di dalam ruangan terus. Jadinya, kebutuhan seksual melalui sentuhan fisik berkurang.”

“Akhirnya, cara memenuhi kebutuhan seksual yang paling mungkin dilakukan adalah dengan berfantasi,” tambahnya.

Artikel Lainnya: Benarkah Pandemi COVID-19 Bisa Sebabkan Gairah Seksual Menurun?

Fantasi seks selama masa pandemi juga mungkin terkesan lebih “liar”. Karena, banyak orang yang mungkin tidak melakukan kegiatan apa pun di rumah,sehingga mereka jadi berfantasi tentang suatu hal yang mungkin belum pernah dilakukan.

Misalnya, mencoba posisi seks baru dengan pasangan atau melakukan gaya seks yang masih dianggap “abu seperti BDSM.

2 dari 4 halaman

Fantasi dan Hubungan Seks sebagai “Pereda” Stres saat Pandemi

Menanggapi hal ini, Ikhsan pun setuju bahwa berhubungan seks atau hanya sekadar memiliki fantasi seks memang bisa meredakan stres selama pandemi.

Ketika Anda berhubungan seks dengan pasangan, akan ada hormon senang yang dilepaskan tubuh. Hasilnya, tubuh jadi terasa lebih relaks dan bahagia.

“Selain itu, selama masa pandemi kita memang jarang berinteraksi dengan orang lain secara fisik. Dengan berhubungan seksual, kita bisa tetap memenuhi kebutuhan akan kontak fisik itu sendiri,” jelas Ikhsan.

“Jadi, bisa mengurangi rasa kesepian dan kebutuhan emosional juga terpenuhi. Perasaan jadi lebih nyaman dan tenang.”

Artikel Lainnya: Hati-hati, Virus Corona Juga Bisa Menular dari Aktivitas Seksual

3 dari 4 halaman

Pentingnya Aktivitas Seks yang Sehat di Masa Pandemi

Karena bisa meredakan rasa cemas dan stres pada diri seseorang, aktivitas seksual tetap penting dilakukan selama pandemi bagi Anda yang sudah menikah.

Bila sedang berada di luar kota atau negeri yang mengharuskan Anda dan pasangan berhubungan jarak jauh, aktivitas seksual masih bisa tetap dilakukan, kok. Caranya mudah, cukup pakai video call atau sexting!

“Sebenarnya, tidak ada cara khusus untuk melakukan aktivitas seksual di masa pandemi. Hal yang terpenting tetap komunikasikan ke pasangan bila memang ada kebutuhan yang perlu dipenuhi,” ungkap Ikhsan.

“Jadi, lakukan saja seperti biasanya. Hindari memaksa pasangan dan saling terbukalah satu sama lain dalam berhubungan seksual. Boleh juga mencoba variasi dalam hubungan seksual.”

Artikel Lainnya: Hati-hati, Kasus Selingkuh Virtual Meningkat pada Masa Pandemi Virus Corona!

“Untuk pihak yang belum memiliki pasangan, Anda bisa berfantasi dan melakukan masturbasi. Tapi, jangan menggunakan film porno sebagai media fantasinya. Karena, bisa menyebabkan kecanduan dan akan berdampak buruk bagi psikologis dan kesehatan fisik,” tutup Ikhsan.

Jadi, tak perlu malu berfantasi seksual! Lakukan cara-cara yang benar di atas agar kondisi psikologis tidak terganggu.

Kehidupan seksual yang aman dan sehat tetap penting selama masa pandemi. Hal ini ternyata bisa berguna untuk bantu mengurangi stres yang kerap muncul di waktu-waktu seperti saat ini.

Bila ingin konsultasi ke dokter dan psikolog seputar hubungan seks atau penanganan stres, pakai LiveChat dari Klikdokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar