Sukses

Inilah Jenis Olahraga yang Tepat untuk para Difabel

Terdapat beberapa jenis olahraga untuk difabel, yang dapat bantu jaga kesehatan dan kualitas hidup. Apa saja? Berikut penjelasan dari dokter.

Orang difabel masih sering dianggap menyusahkan karena memiliki keterbatasan. Mereka juga kerap mendapat diskriminasi lantaran dianggap tidak sama dengan orang normal lainnya dalam beraktivitas.

Alhasil, para difabel pun sulit untuk mendapat ruang bergerak seperti yang lainnya. Padahal, dengan berbagai cara, orang difabel juga bisa beraktivitas seperti yang lain.

Salah satunya adalah berolahraga. Orang difabel bahkan dianjurkan untuk berolahraga secara teratur agar kesehatan dan kualitas hidupnya tetap terjaga.

1 dari 3 halaman

Olahraga yang Baik untuk Para Difabel

Menurut dr. Dejandra Rasnaya, ada beberapa olahraga untuk difabel yang dapat dijadikan pilihan. Di antaranya, angkat beban, voli, bulu tangkis, dan basket.

“(Baik) karena tetap melatih jantung dan otot sebagai inti utama dari olahraganya,” jelas dr. Dejandra.

Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai olahraga untuk difabel yang telah disebutkan sebelumnya:

1. Angkat Beban

Angkat beban pada dasarnya merupakan jenis olahraga individu, sehingga para difabel bisa melakukannya sendiri. Angkat beban memiliki beberapa manfaat, seperti dapat meningkatkan kebugaran otot.

Saat berlatih, otot akan beradaptasi dengan beban sehingga menjadi lebih kuat. Di samping itu, dalam berbagai penelitian disebutkan bahwa angkat beban yang dilakukan dengan benar juga bisa menjaga kesehatan tulang.

2. Bola Voli

Dalam ajang Asian Para Games 2018 di Jakarta, voli duduk menjadi salah satu cabang olahraga yang banyak mendapat perhatian masyarakat.

Para atlet difabel bermain voli dalam kondisi duduk, dengan tinggi net yang dikurangi dari biasanya.

Dengan begitu, bukan menjadi hal yang tidak mungkin bagi para difabel untuk berolahraga voli. Olahraga tersebut bahkan diketahui dapat menguatkan otot dan persendian.

Voli juga mampu meredakan stres, karena pada saat bermain seseorang akan mengeluarkan hormon endorfin yang memberikan efek kebahagiaan.

Artikel Lainnya: Jangan Lupakan Kesehatan Mental Orang Tua Anak Difabel, Ini Alasannya!

3. Bulu Tangkis

Indonesia punya juara dunia dalam ajang bulu tangkis untuk para difabel, yakni Leani Ratri Oktila.

Atlet yang kerap disapa Ratri itu memiliki keterbatasan pada kakinya. Meski begitu, dia tetap giat berlatih hingga menjadi salah satu atlet yang disegani di dunia.

Bulu tangkis untuk difabel bisa dilakukan dengan beberapa cara. Seperti, dengan kursi roda jika kedua kaki tidak berfungsi sama sekali; atau tanpa kursi roda jika salah satu kaki masih bisa digerakkan seperti Ratri.

Bulu tangkis itu sendiri cukup populer di Indonesia. Olahraga ini baik untuk kesehatan jantung, menguatkan otot dan persendian, melatih otak, serta memberikan efek bahagia karena tubuh melepaskan hormon endorfin.

4. Basket

Bola basket kursi roda dapat menjadi pilihan orang difabel yang memiliki masalah pada kaki.

Olahraga ini dimainkan menggunakan aturan dan standar bola basket yang sama, seperti dengan beberapa variasi untuk dribbling dan lain sebagainya.

Pun dengan tinggi ring basket, juga sama dengan permainan basket pada umumnya.

Artikel Lainnya: Tips Mengajarkan Gaya Hidup Sehat pada Anak Berkebutuhan Khusus

2 dari 3 halaman

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Olahraga

Menurut dr. Dejandra, olahraga seperti angkat beban juga bisa dilakukan oleh tunanetra.

Namun, pelaksanaannya membutuhkan setting khusus supaya tidak membahayakan. Misalnya, dengan bantuan seseorang dalam mempersiapkan alat angkat berat.

Dalam beberapa olahraga lain, seperti lari, juga ada beberapa orang yang berprofesi sebagai pemandu lari (guide runner).

Jadi, seorang difabel tunanetra yang ingin berlari akan didampingi pemandu yang memberikan tali berukuran pendek sebagai pegangan. Mereka akan berlari secara beriringan.

“Olahraga dilakukan (sebaiknya) 150 menit dalam seminggu,” sebut dr. Dejandra.

Dengan berbagai persiapan khusus, para difabel bisa berolahraga dengan aman. Mereka pun bisa mendapatkan berbagai manfaat sehat dari olahraga yang dilakukan.

Ketahui lebih lanjut mengenai olahraga untuk disabilitas dengan berkonsultasi kepada dokter melalui LiveChat 24 jam.

Pastikan mengunduh aplikasi Klikdokter juga, agar tidak ketinggalan fakta kesehatan yang lainnya.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar