Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Benarkah Kulit Durian Bisa Atasi Jerawat? Ini Kata Dokter

Benarkah Kulit Durian Bisa Atasi Jerawat? Ini Kata Dokter

Kulit durian diduga mengandung antioksidan, yang dapat bantu mengatasi jerawat di wajah. Apakah medis setuju dengan dugaan tersebut? Cari tahu faktanya!

Jerawat menjadi salah satu masalah kulit yang paling sering dikeluhkan. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh produksi minyak berlebih atau infeksi bakteri.

Meski tidak menimbulkan gejala yang berarti, jerawat dapat mengganggu penampilan hingga menurunkan rasa percaya diri. Tidak heran, orang yang mengalaminya ingin segera terbebas dari keluhan tersebut.

Selain menggunakan obat dari dokter, jerawat juga konon dapat diatasi dengan bantuan kulit durian.

Apakah benar demikian? Apa kata medis tentang manfaat kulit durian untuk mengatasi jerawat di wajah?

1 dari 3 halaman

Manfaat Kulit Durian untuk Atasi Jerawat

Menurut dr. Arina Heidyana, saat ini memang terdapat penelitian mengenai manfaat kulit durian terhadap jerawat. Yakni, penelitian oleh Fitrianingsih bertajuk The Antibacterial Activities of Durian Rinds Extract (Durio Zibethinus) Against Propionibacterium acne.

“Hasil penelitian tersebut mengatakan, kulit durian memang memiliki kandungan antibakteri yang dapat mengatasi bakteri penyebab jerawat,” jelas dr. Arina.

Dalam penelitian tersebut ditemukan beberapa senyawa kimia pada kulit durian yang memiliki kandungan antibakteri.Misalnya, senyawa alkaloid, saponin, flavonoid, tanin, dan fenolik.

Senyawa antibakteri utama terdapat pada kandungan flavonoidnya. Senyawa tersebut diketahui dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan mengatasi peradangan.

“Tapi, penelitian ini hanya sebatas pengujian di lab saja; bukan uji klinis langsung ke manusia,” terang dr. Arina.

“Jadi, tidak bisa dijadikan patokan bahwa kulit durian bisa mengatasi jerawat,” tegasnya.

Artikel Lainnya: Benarkah Buah Durian Dapat Meningkatkan Libido?

2 dari 3 halaman

Perhatikan Ini!

Mengacu pada hasil penelitian yang masih terbatas, dr. Arina menyarankan untuk tidak menggunakan kulit durian dalam mengobati jerawat.

“Hindari dulu, selama tidak ada uji klinisnya,” saran dr. Arina.

Berdasarkan dr. Arina, durian secara umum sebenarnya diketahui bermanfaat bagi kesehatan kulit.

“Untuk buah durian (dagingnya) memang mengandung antioksidan. Manfaat antioksidan bagi tubuh ada banyak, dan salah satunya memang dapat mencegah penuaan dini,” ucap dr. Arina.

Jika hanya memanfaatkan kulit durian saja, rasanya manfaat tersebut belum tentu  dapat dirasakan. Perlu penelitian lanjutan untuk mengetahui efektivitas dan potensi efek samping dari penggunaan kulit durian untuk jerawat.

Artikel Lainnya: Manfaat Mengagumkan Buah Nanas untuk Kecantikan Kulit

Lagi pula, jerawat tidak melulu dapat diobati dengan bahan-bahan alami. Kondisi ini mesti diobati langsung oleh dokter, khususnya apabila disertai dengan keluhan sebagai berikut:

  • Jerawat semakin parah meski sudah diobati lama. Pada kondisi ini, dokter akan memberikan resep pengobatan yang disesuaikan dengan jenis dan penyebab jerawat.
  • Muncul jerawat nodul dan jerawat kistik. Keduanya bisa bertahan lama, sehingga memerlukan bantuan dokter untuk mengatasinya.
  • Mengalami depresi karena rasa percaya diri rendah akibat jerawat yang tak kunjung teratasi.

Di samping memerhatikan pengobatannya, penting juga untuk mencegah timbulnya jerawat.

Dalam hal ini, Anda perlu rajin membersihkan wajah setidaknya dua kali sehari, menggunakan produk perawatan yang sesuai jenis kulit, serta menghindari konsumsi makanan yang menyebabkan produksi minyak berlebih.

Jika butuh bantuan lebih detail mengenai cara mencegah sekaligus mengatasi jerawat, berkonsultasilah kepada dokter menggunakan layanan LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar