Sukses

Manfaat Telur Puyuh untuk Menu MPASI

Anda sedang mempertimbangkan untuk memberikan MPASI telur puyuh? Tidak salah, nyatanya ada banyak manfaat telur puyuh untuk MPASI. Simak di sini.

Masa ASI eksklusif sudah berlalu. Kini sudah saatnya Anda memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) pada si kecil. Anda memiliki banyak pilihan bahan sehat untuk bayi. Namun, bagaimana dengan telur puyuh untuk MPASI?

Apakah sumber protein hewani tersebut dapat diberikan pada bayi? Hal ini mengingat kandungan kolesterol tinggi yang tinggi di dalamnya. Selanjutnya, adakah efek samping MPASI telur puyuh pada bayi?

1 dari 4 halaman

Bolehkah Bayi Makan Telur Puyuh?

Tentu saja, pemberian MPASI telur puyuh diperbolehkan. Bahkan, menurut dr. Theresia Rina Yunita, pemberian telur puyuh bagus sebagai pemenuhan protein hewani. 

"Jadi, dulu itu banyak orang beranggapan pemberian MPASI telur sebaiknya dihindari karena berisiko menyebabkan alergi," ungkap dr. Theresia Rina.

"Namun, saat ini MPASI sejak usia di atas 6 bulan sudah diperbolehkan menambahkan telur ke menu MPASI anak. Salah satunya telur puyuh yang  merupakan protein hewani," sambungnya.

Faktanya, telur adalah sumber lemak dan protein yang baik. Bahan makanan ini juga mengandung banyak zat besi dan sedikit seng. Kedua nutrisi ini dibutuhkan bayi dalam masa perkembangan.

Artikel lainnya: Amankah Memberi Anak di Bawah 1 Tahun Makan Telur Puyuh?

Secara lebih spesifik, berikut kandungan nutrisi satu butir telur puyuh (sekitar 9 gram), seperti dinukil dari Healthline:

  • Kalori 14
  • Lemak 1 gram
  • Protein 1 gram
  • Riboflavin 6 persen dari nilai harian
  • Kolin 4 persen dari nilai harian
  • Folat 2 persen dari nilai harian
  • Asam pantotenat 3 persen dari nilai harian
  • Vitamin A sebanyak 2 persen dari nilai harian
  • Vitamin B12 sebanyak 6 persen dari nilai harian
  • Zat besi 2 persen dari nilai harian
  • Fosfor 2 persen dari nilai harian
  • Selenium 5 persen dari nilai harian

Kandungan nutrisi di atas tentu penting untuk mendukung tumbuh kembang si kecil Anda. Selain itu, rasanya yang enak dan teksturnya yang lembut biasanya akan disukai bayi.

Artikel lainnya: 3 Kreasi Seru Menu MPASI untuk si Kecil yang Susah Makan

2 dari 4 halaman

Manfaat Telur Puyuh untuk MPASI Bayi

Dengan deretan nutrisi di atas, tak salah kalau telur puyuh punya beragam manfaat bagi si kecil, di antaranya adalah:

  • Sumber Energi dan Fungsi Tiroid yang Sehat

Telur puyuh bermanfaat untuk memenuhi sejumlah besar kebutuhan kolin, selenium, riboflavin, serta vitamin B12 harian, plus zat besi dalam jumlah lebih sedikit.

Riboflavin dan selenium penting dalam membantu tubuh memecah makanan dan mengubahnya jadi energi. Selenium juga membantu menjaga fungsi tiroid.

  • Meningkatkan Fungsi Sistem Saraf 

Sementara itu, kandungan zat besi dan vitamin B12 di dalam telur puyuh bantu meningkatkan fungsi sistem saraf. Keduanya juga berperan dalam menjaga tingkat energi karena fungsinya sebagai pembentukan darah merah.

  • Bagus untuk Koordinasi Sistem Saraf dan Otot

Kolin juga penting dalam membantu tubuh membuat asetilkolin. Ini adalah neurotransmitter yang bertugas mengirimkan sinyal pesan dari sistem saraf ke otot.

Artikel lainnya: Kiat Menyiapkan MPASI Organik untuk Bayi

3 dari 4 halaman

Perhatikan Ini Saat Akan Memberikan MPASI Telur Puyuh

Meski banyak nutrisi dan manfaat, dr. Theresia mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memberikan MPASI telur puyuh.

“Yang utama, jumlah pemberiannya sebaiknya tidak berlebihan dan dikombinasikan dengan jenis protein lain. Itu karena telur puyuh tinggi kolesterol," kata dr. Theresia Rina.

"Selanjutnya, ingat bahwa bayi usia 9 bulan sampai 1 tahun cukup berikan kuning telurnya dulu. Setelah usia di atas 1 tahun, baru boleh diberikan 1 butir per hati bersamaan dengan putihnya," dia menambahkan.

"Jangan lupa perhatikan juga apa anak alergi. Kalau benar mengalami alergi telur puyuh, segera setop pemberiannya dan konsultasikan dengan dokter anak," tegas dr. Theresia Rina.

Reaksi alergi dan sensitivitas akibat makanan bisa bermacam-macam. Misalnya, mata berair, gatal-gatal, ruam, mengi, gatal, wajah bengkak, batuk, muntah, diare, dan kram perut. Jika reaksinya parah dan bayi tampak memerah atau sulit bernapas, segera bawa ke dokter.

Anda kini tertarik memberikan MPASI telur puyuh pada buah hati? Yuk, lakukan sekarang, Bun! Perhatikan hal-hal di atas agar manfaatnya optimal dirasakan buah hati.

Jangan lupa, pantau kesehatan buah hati Anda melalui fitur Tumbuh Kembang Anak dari KlikDokter.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar