Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Posisi Organ Limpa Bisa Pindah, Ternyata Ini Alasan Medisnya!

Posisi Organ Limpa Bisa Pindah, Ternyata Ini Alasan Medisnya!

Khawatir organ tubuh Anda bisa pindah sendiri? Tenang dulu! Coba cek penjelasan medis soal posisi organ limpa yang bergeser dari lokasi aslinya di bawah ini.

Limpa mungkin menjadi organ yang jarang dibicarakan. Namun, sekalinya dibicarakan, organ yang letaknya berada di kiri atas perut atau belakang lambung itu langsung menuai perhatian!

Bagaimana tidak? Posisi limpa seorang wanita berusia 36 tahun asal Amerika Serikat bergeser dari tempat aslinya! Apa penyebabnya? Apakah itu termasuk kondisi berbahaya?

Apa yang Dirasakan Pasien?

Beberapa hari sebelum diketahui bahwa posisi limpanya bergeser, pasien sebenarnya habis melakukan skrining kanker.

Wanita tersebut juga diketahui punya masalah primary sclerosing cholangitis (PSC). Kondisi tersebut merupakan peradangan dan timbulnya jaringan parut di saluran empedu.

Dari hasil skrining kanker yang didapat, posisi limpanya masih di tempat semula. Namun, sakit perut hebat dan muntah-muntah terjadi keesokan harinya. Pasien segera dilarikan ke instalasi gawat darurat di Michigan Medicine, Amerika Serikat.

Setelah diperiksa dokter, posisi organ limpanya berpindah sekitar 30 cm! Jauh sekali, bukan? Limpa yang tadinya ada di sebelah kiri, kini berpindah ke kanan.

Artikel Lainnya: Sakit Perut Sebelah Kiri, Apa yang Salah?

1 dari 4 halaman

Kenapa Posisi Limpa Sampai Bisa Bergeser?

Dokter yang merawatnya pun menjelaskan hal tersebut disebabkan oleh hilangnya kemampuan ligamen yang menahan limpa.

Hilangnya kemampuan ligamen yang menahan limpa tentu tidak terjadi begitu saja. Kondisi tersebut ada hubungannya dengan penyakit yang sebelumnya diderita pasien, yakni Primary Sclerosing Cholangitis (PSC). Penyakit itu lantas membuat aliran darah tersumbat dan menumpuk.

Karena limpa lama-kelamaan tak bisa menampung kelebihan darah yang menumpuk, maka organ tersebut membesar, meregang, dan keluar dari lokasi aslinya!

Menanggapi soal posisi limpa berpindah tempat yang dialami wanita asal Amerika itu, begini penjelasan dr. Sepriani Timurtini Limbong.

Menurutnya, dalam kondisi umum, perpindahan organ limpa yang terjadi dengan sendirinya sangat jarang terjadi.

Hal itu perlu dipicu dulu oleh penyakit, cedera, ataupun trauma, misalnya kecelakan, sehingga organ dalam perut pindah posisi atau mengalami ruptur (pecah).

Artikel Lainnya: Kerusakan Berbagai Organ Vital Akibat Kekerasan Fisik

Karena itulah masyarakat tak perlu panik dan berpikir bahwa sewaktu-waktu organ tubuhnya akan berpindah sendiri!

“Bergesernya pasti disebabkan dulu oleh hal lain, bukan pindah sendiri. Misalkan, organ limpa itu membesar lalu mendesak, mendorong limpa, dan bikin limpa pindah. Dalam kasus di atas, limpa membesar karena tak mampu lagi menopang kelebihan darah akibat penyakit yang sedari awal diderita pasien. Tapi, perpindahan yang sampai sejauh itu sebenarnya juga jarang terjadi,” jelas dr. Sepri.

2 dari 4 halaman

Bagaimana Cara Mengatasi Posisi Limpa yang Bergeser?

Mengenai penanganan untuk mengatasi pergeseran posisi limpa, dr. Sepri pun menerangkan ada beberapa tindakan medis yang dapat dilakukan. 

“Tindakan medisnya tergantung penyebab awal. Kalau karena trauma atau cedera dan ada perforasi (lubang), mungkin perlu pembedahan. Kalau berhubungan dengan tumor atau keganasan yang menyebabkan limpa membesar, mungkin diatasi tumornya dengan pembedahan, kemoterapi, radiasi, dan lain-lain. Intinya tergantung penyebab awalnya apa dulu.”

Untuk kasus pergeseran limpa yang dibahas di sini, penyebabnya adalah PSC. Selain tindakan operasi untuk membuka sumbatan atau mengangkat organ yang rusak, belum ada obat yang bisa benar-benar menyembuhkan PSC. Obat yang diberikan pun hanya akan meringankan gejala.

Sayangnya, dokter yang merawat wanita asal Amerika itu berpendapat, operasi pengangkatan limpa tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat.

Artikel Lainnya: Mengapa Kusta Bisa Bikin Anggota Badan Copot?

Pasalnya, pasien sedang dievaluasi untuk proses transplantasi hati. Jika limpa diangkat duluan, maka dapat timbul komplikasi!

Ketika suatu hari limpa yang membesar itu berhasil diangkat, seseorang masih bisa hidup tanpa limpa meski daya tahan tubuhnya akan menurun. 

Fungsi limpa masih bisa digantikan oleh organ hati yang kondisinya baik. Karena itulah si pasien memerlukan transplantasi hati terlebih dulu.

Kalau limpanya telanjur diangkat, sedangkan organ hatinya juga masih rusak, akibatnya bisa fatal.

3 dari 4 halaman

Bagaimana Cara Mencegah Kondisi Ini?

Semua kesulitan kasus ini tidak akan terjadi jika sedari awal si pasien memerhatikan kesehatan organ dalam, khususnya hati dan empedu. Karena itulah, cara pencegahan terbaik yang bisa Anda lakukan, yaitu:

  • Hindari mengonsumsi minuman beralkohol .
  • Jauhi rokok.
  • Tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang.
  • Hindari sembarangan minum obat tanpa resep dokter.
  • Hindari mengonsumsi makanan berlemak.
  • Selalu menjaga berat badan di angka yang ideal.

Itu dia alasan medis mengapa posisi organ limpa bisa berpindah tempat. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

Untuk pertanyaan lain seputar kesehatan organ dalam, langsung saja konsultasikan hal itu kepada dokter kami lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter

[OVI/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar