Sukses

Wanita Lebih Rentan Obesitas, Ini Alasannya!

Angka obesitas di dunia terus meningkat sejak 1980. Diketahui, jumlah obesitas lebih tinggi pada wanita ketimbang pria. Mengapa demikian?

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, pada 2014 diperkirakan 600 juta orang di dunia mengalami obesitas

Kasus obesitas diketahui memang terus meningkat hingga dua kali lipat sejak 1980 silam. Kondisi ini masih menjadi momok karena merupakan salah satu penyebab kematian. 

Menurut penelitian, obesitas lebih sering terjadi pada wanita dibanding pria. Bagaimana fakta medisnya? 

1 dari 3 halaman

Alasan Wanita Lebih Rentan Obesitas

Menurut dr. Arina Heidyana, wanita memang lebih rentan terkena obesitas ketimbang pria. Setidaknya ada dua faktor yang menjadi penyebabnya, yakni:

  • Faktor Hormonal

Dokter Arina menyebut, perbedaan hormon yang dimiliki pria dan wanita berperan terhadap risiko obesitas masing-masing.

“Di dalam tubuh wanita, tersimpan lebih banyak lemak dibanding pria. Kalau pria lebih banyak otot. Hal ini karena hormon testosteron pria yang pasti lebih banyak,” terang dr. Arina. 

Karena memiliki massa otot yang banyak, pria otomatis membutuhkan lebih banyak jumlah kalori. 

Oleh sebab itu, saat ia makan banyak, kalori tersebut akan terserap dan tidak akan tertimbun sehingga tidak cepat gemuk. Diketahui, kalori yang tertimbun lambat laun akan berubah menjadi lemak.

Sementara itu, lain ceritanya pada wanita yang memiliki massa otot lebih sedikit. Saat makan dengan jumlah kalori berlebih, ia akan lebih rentan mengalami peningkatan berat badan. 

Artikel Lainnya: Cara Mudah yang Efektif untuk Menghindari Obesitas

“Iya, hal ini karena faktor genetik. Namun, bukan berarti pasti semua wanita bakal gemuk. Disesuaikan lagi dengan pola makan dan aktivitasnya,” kata dr. Arina.

Dokter Arina menambahkan, risiko obesitas pada wanita pun meningkat seiring bertambahnya usia. 

Hal itu berkaitan dengan penurunan hormon estrogen, yang salah satu fungsinya adalah mengatur metabolisme pada tubuh.  

  • Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan yang memengaruhi obesitas pada wanita berkaitan dengan pola makan dan aktivitas. 

Jumlah asupan kalori berlebih dapat menyebabkan obesitas. Jenis makanan berkalori tinggi mengandung tinggi lemak, gula, dan kurang serat. 

Bila dikonsumsi berlebihan, kalori akan tertimbun di dalam tubuh. Bila aktivitas yang dilakukan kurang, pembakaran kalori jadi tidak sebanding dengan jumlah kalori yang masuk. Inilah yang dapat menyebabkan obesitas.

Sementara itu, pola aktivitas fisik sedentary atau kurang bergerak menyebabkan tubuh tidak mengeluarkan energi secara maksimal. Oleh karena itu, bisa meningkatkan risiko obesitas. 

Artikel Lainnya: Diet Aman untuk Ibu Hamil dengan Obesitas

2 dari 3 halaman

Tips Mencegah Obesitas pada Perempuan

Menurut dr. Arina, setidaknya ada dua hal yang perlu diperhatikan bila Anda ingin mencegah obesitas, antara lain:

  • Jaga Pola Makan

Asupan kalori betul-betul harus diperhatikan dan jangan sampai berlebihan. Imbangi sumber kalori seperti nasi dan mi dengan sayuran, buah, dan asupan bergizi lainnya. 

  • Rutin Olahraga

Usahakan rutin berolahraga minimal tiga puluh menit per hari. Jadi, kalori yang berlebih bisa dibakar dan tidak menjadi lemak yang menumpuk di dalam tubuh. 

Olahraga seperti lari bisa Anda coba, karena cukup mudah dan memiliki banyak manfaat kesehatan.  

Di samping dua hal di atas, penting juga untuk menjaga pola tidur guna meminimalkan risiko obesitas. Sebab, kurang tidur dapat menyebabkan hormon leptin terganggu, sehingga rasa lapar tidak terkontrol. 

Itulah beberapa hal yang perlu Anda tahu tentang risiko obesitas yang lebih tinggi pada wanita. Usahakan untuk selalu menjaga pola hidup sehat dan seimbang agar terhindar dari kondisi tersebut.

Bila ingin konsultasi seputar asupan makanan harian dengan dokter, pakai LiveChat dari Klikdokter. Anda pun bisa mengetahui berat badan ideal lewat Kalkulator BMI.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar