Sukses

Cuci Tangan Tanpa Takut Kulit Kering Dengan Sabun Ini

Kebiasaan sering cuci tangan di masa pandemi kerap membuat kulit kering. Solusinya? Adakah sabun cuci tangan yang tidak bikin kulit kering!

Mencuci tangan adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi diri dari penyakit. Dengan cuci tangan, Anda dapat mencegah penyebaran infeksi pernapasan pada era pandemi virus corona saat ini.

Penyebaran infeksi penyakit disebabkan oleh menyebarnya kuman melalui tangan yang kotor.

Kuman penyakit dapat menyebar dari orang lain atau permukaan benda ketika Anda menyentuh mata, hidung, dan mulut, menggunakan tangan yang menyentuh benda dan belum dicuci.

Kuman juga dapat menyebar ketika Anda menyiapkan makanan atau mengonsumsi makanan dan minuman tanpa mencuci tangan. Sejumlah risiko inilah yang membuat kita jadi sering sekali cuci tangan.

Masalahnya, terlalu sering cuci tangan bisa membuat kulit kering. Sebenarnya, apa yang menyebabkan hal ini?

Artikel Lainnya: 5 Alasan Mengapa Cuci Tangan Bisa Cegah Penyebaran Penyakit

1 dari 3 halaman

Penyebab Kulit Kering setelah Sering Cuci Tangan

Sering mencuci tangan terkadang dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan pecah-pecah. Kondisi ini terjadi karena hilangnya pelindung kelembapan kulit.

Lapisan terluar kulit terdiri dari bagian-bagian yang berfungsi sebagai pelindung dari luar dan menjaga kelembapan alami kulit.

Pelindung alami ini dipecah oleh busa yang dihasilkan oleh sabun saat kita mencuci tangan.

Busa tersebut tidak membedakan antara minyak yang tidak diinginkan, kuman, kotoran, dan minyak alami kulit.

Oleh karena itu, sering mencuci tangan dapat menyebabkan kekeringan, gatal, pengelupasan, dan ketidaknyamanan pada kulit. Dalam kasus yang parah, dapat menyebabkan kulit pecah-pecah.

Terlebih bagi mereka yang sudah memiliki masalah kulit sebelumnya (misalnya, eksim). Efek samping sering cuci tangan bisa membuat gejala yang lebih buruk.

Artikel Lainnya: 5 Daftar Penyakit yang Bisa Dicegah dengan Cuci Tangan

2 dari 3 halaman

Pembersih Tangan Pilihan yang Tak Bikin Kulit Kering

Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah kulit kering akibat sering cuci tangan? Pertama, cuci tangan menggunakan air hangat selama setidaknya 20 detik. Gunakan sabun dan cuci setiap bagian tangan, termasuk sela-sela jari dan sekitar kuku.

Keringkan tangan dengan handuk bersih, tetapi jangan sampai sangat kering. Saat tangan sedikit lembap, oleskan krim pelembap.

Dokter kulit merekomendasikan penggunaan krim tangan yang mengandung minyak mineral atau petrolatum, bebas pewangi dan pewarna, serta tidak terlalu mengiritasi kulit kering dan pecah-pecah.

Bila Anda ingin sesuatu yang lebih praktis tanpa perlu krim pelembap, gunakan sabun cuci tangan yang sudah mengandung pelembap (moisturizer).

Sabun ini akan mencegah kulit menjadi kering dan pecah-pecah walaupun sering mencuci tangan.

Gunakanlah Saniter Handwash yang dapat memberikan perlindungan dengan kemampuan antibakteri dan antiseptiknya, namun tetap lembut di tangan. Sabun ini mengandung moisturizer sehingga tidak akan membuat kulit menjadi kering.

Selain harganya yang ekonomis dan wangi lemon segar, sabun ini juga terjamin kualitasnya karena sudah teruji secara klinis. Cocok untuk digunakan sehari-hari.

Jadi, Anda tak perlu khawatir lagi dengan keluhan kulit kering akibat sering cuci tangan. Cukup gunakan Saniter Handwash untuk tangan yang bersih dan lembut! Bila ingin konsultasi ke dokter seputar masalah kulit, pakai LiveChat dari Klikdokter.

Dapatkan Spesial Promo Saniter Handwash hanya di Godrej Indonesia Official Store di Tokopedia.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar