Sukses

Manfaat Telur untuk Atasi Radang Tenggorokan

Khasiat sehat telur tentu tak asing lagi. Namun, mungkin tak banyak yang tahu kalau ada manfaatnya untuk radang tenggorokan! Simak penjelasannya.

Radang tenggorokan serba-bikin susah! Anda susah menelan, susah minum, hingga bicara pun tak enak. Saat ini terjadi, obat-obatan yang dijual bebas bisa menjadi pilihan. Tapi, tak ada salahnya Anda terlebih dahulu mencoba makan telur. 

Konon, ada manfaat telur untuk radang tenggorokan! Sebelum membahas lebih jauh manfaat telur tersebut, Anda harus tahu kalau ada banyak penyebab radang tenggorokan atau faringitis. 

Misalnya, infeksi virus atau bakteri, ataupun karena pajanan alergen, seperti udara kering dan debu. 

Penderita akan merasakan sakit dan rasa serak di bagian tenggorokan. Hal itu tentu tidak nyaman jika dibiarkan terus-menerus. 

Nah, selain obat-obatan, nyatanya ada alternatif lain yang bisa digunakan untuk mengatasi radang tenggorokan, yakni dengan makan telur. Lho, memangnya telur bisa jadi cara mengatasi radang tenggorokan? 

1 dari 3 halaman

Manfaat Makan Telur Saat Radang Tenggorokan

Dr. Devia Irine Putri mengatakan, telur memang bisa menjadi salah satu makan untuk membantu radang tenggorokan. 

Hal tersebut merujuk kepada studi yang dilakukan oleh Pusat Nasional untuk Informasi Bioteknologi Amerika Serikat (NCBI). 

Menurut studi tersebut, telur memiliki kandungan yang bersifat antiinflamasi sehingga baik untuk mengatasi radang tenggorokan.

Kandungan tersebut antara lain:

  • Fosfolipid

Rata-rata satu butir telur mengandung sekitar 1,3 gram fosfolipid. Banyak penelitian menduga sifat inflamasi fosfolipid datang dari senyawa fosfatidilkolin yang dikandungnya.

  • Lutein dan Zeaxanthin

Kuning telur diketahui mengandung berbagai antioksidan karotenoid. Karotenoid sendiri adalah pigmen yang berasal dari tumbuhan yang memberi warna kuning, oranye, dan merah pada buah serta sayuran.

Diketahui, lutein dan zeaxanthin adalah karotenoid utama pada telur. Suplementasi lutein dan zeaxanthin telah terbukti memiliki efek antiinflamasi dalam berbagai model eksperimental.

Artikel Lainnya: Saat Radang Tenggorokan, Ini Makanan yang Aman Dikonsumsi

“Selain itu, kandungan protein dalam telur juga baik untuk pemulihan tubuh karena berkaitan dengan sistem imun tubuh juga,” jelas dr. Devia Irene. 

Diketahui, protein pada telur memiliki sifat antibakteri dan imunoprotektif. Namun perlu dicatat, protein ternyata juga mampu memicu respons proinflamasi yang merugikan pada individu yang alergi terhadap protein telur.

Itu sebabnya, jika Anda sedari awal punya alergi telur, hindari mengonsumsi bahan makanan ini untuk mengatasi radang tenggorokan.

2 dari 3 halaman

Cara Konsumsi Telur untuk Keluhan Radang Tenggorokan

Selanjutnya, menurut dr. Devia Irine, untuk mendapatkan khasiat antiinflamasi, telur bisa dikonsumsi dalam berbagai olahan. Misalnya saja:

  • Telur rebus, jenis olahan sederhana ini membuat penderita radang tenggorokan mudah untuk mencernanya. 
  • Dicampur dengan bahan makanan lain, seperti sayuran yang bergizi.
  • Telur goreng, dengan catatan Anda memperhatikan kadar minyaknya. Jangan menggunakan minyak goreng terlalu banyak. Sebab, kadar minyak yang berlebihan justru bisa memicu sakit tenggorokan.
  • Telur orak-arik, teksturnya yang lembut membuat jenis olahan ini mudah dikonsumsi penderita radang tenggorokan. 

Artikel Lainnya: Perbedaan Jenis Telur Ayam yang Perlu Diketahui dan Manfaatnya

“Telur sebaiknya tidak dikonsumsi setengah matang karena bisa saja terkontaminasi oleh bakteri Salmonella,” saran dr. Devia lagi. 

Meskipun ada manfaat telur untuk radang tenggorokan, bukan berarti Anda bisa mengonsumsinya berlebihan. Kuning telur diketahui mengandung kolesterol dalam jumlah yang tinggi.

Mengonsumsinya terlalu banyak bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung.

Dengan panduan dan jumlah yang tepat, Anda bisa mencoba alternatif telur untuk radang tenggorokan. 

Jika masih ada pertanyaan seputar cara mengatasi radang tenggorokan, konsultasikan pada dokter kami melalui fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar