Sukses

Mengapa Calon Orang Tua Harus Ikut Kelas Parenting?

Tidak semua orang tua mampu memberikan pengasuhan yang baik bagi anaknya. Mengikuti kelas parenting bisa menjadi solusi untuk masalah tersebut

Cara orang tua mengasuh anak berbeda satu sama lain. Ada yang cenderung disiplin, ada pula yang cukup membebaskan sang anak. Kadang, pola asuh yang diterapkan membuahkan hasil sesuai harapan. Akan tetapi, ada juga yang meleset. 

Dalam beberapa kasus, kendati anak tumbuh di lingkungan orang tua yang berpendidikan tinggi, mereka terlibat dalam kasus kenakalan di sekolah.

Memang, membesarkan anak bukan perkara mudah. Namun, dewasa ini sudah banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah mengasuh anak, salah satunya dengan mengikuti parenting school. 

1 dari 3 halaman

Alasan Orang Tua Harus Ikut Parenting School

Menurut Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog, parenting school sebenarnya penting, karena sejatinya tidak semua orang tua dapat memberikan pengasuhan yang baik kepada anak mereka.

“Jadi kelas atau sekolah parenting ini dapat membantu orang tua agar lebih percaya diri pada saat melakukan pengasuhan,” kata psikolog Ikhsan. 

Parenting school memberikan orang tua wawasan yang lebih baik tentang anak-anak serta gaya pengasuhan yang tepat. Sebab, perkembangan anak pun turut berubah seiring zaman, sehingga orang tua membutuhkan informasi dan adaptasi yang sesuai. 

Merujuk kepada studi dari University of Washington di Amerika Serikat, orang tua bisa mengurangi kecenderungan anak terkena depresi atau gangguan kecemasan dengan menggunakan pola asuh yang sesuai dengan kepribadian anak.  

Artikel Lainnya: Waktu yang Pas untuk Toilet Training pada Bayi

Sebaliknya, jika orang tua memakai pola asuh yang tidak sesuai dengan kepribadian anak, maka kemungkinan anak mengalami depresi atau kecemasan juga dapat meningkat.

Sementara itu, mengutip dari laman Casa de Los Ninos, sekolah atau kelas parenting dirancang dengan menawarkan beberapa hal berikut:

  • Seputar perkembangan anak.
  • Gaya pengasuhan dan disiplin.
  • Komunikasi yang efektif.
  • Keterampilan dan teknik yang digunakan di rumah saat berinteraksi dengan anak-anak.

Kebanyakan kelas parenting akan mengajarkan ayah dan ibu untuk lebih memahami peran mereka sebagai orang tua. Konten di kelas juga akan disesuaikan dengan usia anak, misalnya untuk kelas parenting balita atau anak remaja pasti dibedakan. 

Artikel Lainnya: 3 Cara agar Anak Betah di Rumah

2 dari 3 halaman

Manfaat Ikut Parenting School

Menjadi orang tua artinya akan dihadapkan dengan beragam masalah anak. Seringnya, masalah yang dihadapi anak saat ini berbeda dengan masalah yang dialami orang tua di masa lampau. 

Nah, kelas parenting menawarkan solusi terhadal permasalahan tersebut. “Orang tua juga merasa mampu dalam menghadapi permasalahan yang dialami oleh anak,” sebut psikolog Ikhsan. 

Di samping itu, beragam manfaat lain juga bisa didapatkan, baik untuk orang tua maupun anaknya. 

  • Membantu ayah dan ibu lebih percaya diri sebagai orang tua.
  • Orang tua dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan anak-anak mereka.
  • Membantu orang tua membesarkan anak menjadi baik, produktif, sukses, serta berbaur dalam masyarakat. 
  • Menawarkan gaya pengasuhan sesuai kepribadian anak, sehingga bisa terhindar dari dampak negatif salah pola asuh
  • Membantu orang tua memahami penyebab masalah muncul dan apakah hal tersebut normal atau mungkin memerlukan bantuan profesional. 
  • Memberikan perspektif baru tentang gaya pengasuhan orang tua. 

Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, mengikuti kelas atau sekolah parenting bisa menjadi solusi orang tua untuk membesarkan anak. Terlebih, di zaman yang serba 

modern ini, lingkungan tentu cukup memengaruhi anak. Tak hanya itu, bagaimana orang tua mendidik dan membesarkan buah hati pun akan memengaruhi seperti apa anak ketika besar nanti. 

Itu dia beberapa alasan dan manfaat mengikuti sekolah parenting bagi calon orang tua. Untuk tips parenting lainnya, Anda bisa ikuti terus informasi di aplikasi Klikdokter. Untuk konsultasi dengan dokter anak atau psikolog, gunakan fitur Live Chat 24 Jam.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar