Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Mengenal Vaksin Flu Pertama di Dunia yang Berbahan Tembakau

Mengenal Vaksin Flu Pertama di Dunia yang Berbahan Tembakau

Peneliti sedang mengembangkan vaksin flu berbahan tembakau. Lalu, bagaimana dengan efektivitasnya? Apakah aman digunakan untuk mencegah influenza?

Virus influenza mudah menyerang siapa saja. Infeksi virus tersebut menyebabkan hidung, tenggorokan, serta paru-paru jadi terasa tidak nyaman. Untuk mencegah influenza, berbagai vaksin flu pun telah banyak dikembangkan.

Baru-baru ini, peneliti telah menguji vaksin berbahan dasar tembakau yang diklaim aman dan efektif dalam menangkal virus flu.

Hal ini mungkin terdengar sedikit ganjil mengingat tembakau adalah bahan utama dari rokok dan sering menyebabkan berbagai penyakit.

1 dari 3 halaman

Mengenal Vaksin Flu Berbahan Tembakau

Dilansir Science Alert, vaksin flu baru tersebut berasal dari tembakau asli Australia yang secara genetik bisa menghasilkan protein virus. Partikel virus dari tembakau ditemukan menyerupai strain flu yang beredar.

Dalam proses pembuatan vaksin, peneliti menggunakan famili tanaman tembakau Australia yang bernama Nicotiana benthamiana. Tembakau tersebut direkayasa untuk menghasilkan bagian kulit terluar dari virus flu.

Partikel mirip virus tersebut kemudian diekstraksi dan dimurnikan untuk membuat vaksin flu.

Setelah melakukan uji klinis tahap dua kepada 23 ribu partisipan, hasil penelitian menunjukkan bahwa vaksin flu dari tembakau aman digunakan.

Bahkan, efektivitasnya diklaim setara dengan vaksin flu yang sudah beredar di pasaran saat ini.

Hingga saat ini belum ditemukan laporan tentang masalah atau efek samping serius dari vaksin flu terbaru ini.

Artikel Lainnya: Membandingkan Efek Samping Vaksin Virus Corona yang Tengah Diuji

Kini, peneliti sedang menunggu uji klinis fase ketiga yang akan menguji keamanan dan kemanjuran vaksin.

Uji klinis fase tiga harus dilewati terlebih dahulu sebelum vaksin disetujui untuk digunakan secara luas.

Perlu diketahui, setiap tahunnya vaksin influenza harus diformulasi ulang untuk musim flu berikutnya, sehingga ini menjadi “pekerjaan rumah yang” besar untuk para ilmuwan.

Di samping itu, kebanyakan vaksin flu sekarang dibuat dengan menggunakan partikel virus dari telur ayam atau sel yang dikembangkan di laboratorium. Proses tersebut membutuhkan waktu berbulan-bulan.

Oleh karena itu, penggunaan vaksin dari tembakau ini didesain sebagai alternatif dari lamanya pembuatan vaksin flu.

Dengan demikian, vaksin ini dapat melindungi banyak orang dari virus yang terus bermutasi setiap tahunnya.

Artikel Lainnya: Perlukah Suntik Vaksin Influenza Selama Pandemi Corona?

2 dari 3 halaman

Apakah Vaksin Flu Berbahan Tembakau Aman dan Efektif?

Menanggapi hal ini, dr. Reza Fahlevi, Sp. A, mengatakan bahwa vaksin flu berbahan dasar tumbuhan sejatinya merupakan hal baru. Meski begitu, kehadirannya bisa menjadi alternatif jika vaksin telah berhasil dalam proses uji.

“Tahap-tahapan yang dikerjakan sudah sesuai dengan tahap pembuatan vaksin. Kita tinggal menunggu bagaimana nanti efektivitasnya dalam uji klinis tahap akhirnya,” kata dr. Reza.

Vaksin tersebut juga dinilai aman karena dibuat sesuai dengan prosedur yang benar. Namun, hingga saat ini vaksin tersebut belum bisa diberikan karena masih menunggu uji terakhir.

Sembari menunggu vaksin, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan supaya terhindar dari penularan flu.

Pertama-tama, Anda bisa menjaga kebersihan diri serta lingkungan. Pastikan untuk sering mencuci tangan dan membersihkan permukaan barang-barang di rumah dengan cairan desinfektan.

Selain itu, mengonsumsi makan makanan bergizi, vitamin C, dan istirahat cukup, juga dapat mengurangi risiko terinfeksi virus flu.

Nah, untuk tahu informasi lain tentang vaksin atau pencegahan flu, Anda bisa langsung tanyakan kepada dokter lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar