Sukses

Perbedaan Madu, Propolis, Royal Jelly, dan Bee Pollen

Tak cuma madu biasa, propolis, royal jelly, dan bee pollen juga sering digunakan dalam suatu produk. Lantas, apa sih perbedaannya?

Pernah mendengar iklan produk yang campurannya menggunakan royal jelly? Lalu, pernah juga melihat iklan produk kesehatan lainnya yang pakai bee pollen?

Nah, Anda keliru jika selama ini semuanya dianggap madu biasa! Sebab, antara madu, propolis, bee pollen, hingga royal jelly itu berbeda.

1 dari 3 halaman

Apa Perbedaannya?

Baik madu, propolis, royal jelly, maupun bee pollen, semuanya memang produk perlebahan.

Namun, asal dan karakteristik mereka berbeda. Biar tak bingung lagi, ini dia perbedaan dari keempat bahan alami tersebut. 

  • Bee Pollen

Lebah mengumpulkan serbuk sari dan nektar dari tanaman-tanaman yang mereka jumpai.

Setelah serbuk sari terkumpul, lebah akan membawa ke sarang mereka. Itulah yang disebut bee pollen. Bisa dibilang ini produk sebelum lebah menghasilkan madunya. 

Kandungan bee pollen antara lain, protein, vitamin, mineral, karbohidrat, dan asam lemak. Bee pollen juga kaya akan antioksidan. 

Produk lebah yang satu ini sering digunakan untuk meningkatkan sel darah merah dan menurunkan tingkat stres. 

Artikel Lainnya: Ini Bahan Kombinasi Madu yang Baik untuk Kesehatan Tubuh Anda

  • Madu

Ketika serbuk sari dan nektar bunga sudah bercampur dengan enzim pencernaan lebah, itu akan menghasilkan madu. Mirip seperti bee pollen, kandungan madu terdiri atas antioksidan, karbohidrat, dan gula alami. 

Di antara banyaknya produk hasil lebah, madu yang paling  populer dan lazim digunakan.

Khasiat madu sudah dikenal sejak lama sebagai obat peradangan dan untuk mencegah penyakit, terutama yang berhubungan dengan bakteri dan virus.

  • Propolis 

Propolis terbentuk dari beeswax (lilin lebah), kotoran lebah, dan getah pohon. Propolis biasanya berfungsi sebagai lem atau pelapis ketika lebah membuat sarang.

Kendati begitu, bahan alami ini bisa memberikan manfaat buat kesehatan manusia. Sebab, kandungan propolis diperkaya oleh berbagai mineral dan vitamin.

Sebanyak 16 asam amino ada di dalamnya. Beberapa penelitian sudah melaporkan bahwa propolis dapat mengatasi herpes dan infeksi saluran pernapasan atas. 

  • Royal Jelly

Royal jelly merupakan sekresi susu yang dihasilkan oleh lebah madu pekerja. Cairan berwarna putih kental itu sebenarnya menjadi makanan utama ratu lebah. Sebanyak 70 persen komposisinya adalah air. 

Gula, garam, asam amino, dan vitamin juga menjadi kandungan royal jelly. Orang-orang biasanya memanfaatkan bahan alami tersebut sebagai obat untuk meredakan gejala pramenstruasi dan menurunkan kolesterol jahat. 

Artikel Lainnya: Inilah Cara Paling Sehat Konsumsi Madu

2 dari 3 halaman

Mana yang Terbaik untuk Kesehatan?

Menanggapi pertanyaan tersebut, begini penjelasan dr. Alvin Nursalim, Sp.PD. “Madu secara umum baik untuk kesehatan. Madu pun ada efek antibakterinya.” 

“Namun, manfaat dari tiap bahan di atas tidak bisa diperbandingkan. Semuanya punya kelebihannya masing-masing,” tutur dr. Alvin. 

Hal tersebut juga dibuktikan dalam sebuah penelitian berjudul Honey, Propolis, and Royal Jelly: A Comprehensive Review of Their Biological Actions and Health Benefits. 

Tim melaporkan, antara madu, propolis, dan royal jelly punya manfaatnya masing-masing. 

“Produk-produk ini sangat kaya akan komponen aktif seperti flavonoid, asam fenolik, senyawa fenolik, terpenoid, dan enzim. Semuanya memiliki fungsi biologis dalam mencegah beberapa penyakit dan meningkatkan kesehatan,” tim peneliti menjelaskan. 

“Madu, propolis, dan royal jelly memiliki khasiat yang berbeda dengan kandungan nutrisi dan nilai fungsional yang signifikan. Dengan demikian, produk-produk lebah ini dapat dikembangkan menjadi agen pengobatan yang bermanfaat,” tulis tim peneliti dalam laporannya. 

Artikel Lainnya: Jangan Keliru, Ini Perbedaan Madu Asli dan Palsu

Madu sendiri memiliki khasiat dalam menghambat mikroba dan penyembuhan luka. Adapun propolis, telah dilaporkan dapat mengatasi gangguan pencernaan, alergi, masalah ginekologi, mulut, dan dermatologis. 

Sementara itu, royal jelly memiliki efek perlindungan terhadap kesehatan reproduksi, gangguan neurodegeneratif, penyembuhan luka, dan proses penuaan.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Oxidative Medicine and Cellular Longevity tersebut juga mengingatkan kalau hasil studi ini masih perlu penelitian lebih lanjut, terutama terkait dosis yang tepat.

Itu dia perbedaan antara madu, propolis, royal jelly, dan bee pollen. Semuanya terbentuk dari proses yang berbeda dan memiliki manfaatnya masing-masing. 

Bila masih ada pertanyaan terkait bahan alami untuk menyehatkan tubuh, konsultasikan langsung kepada dokter lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar