Sukses

Gerakan Janin Berhenti, Ibu Hamil Bisa Lakukan Ini!

Pergerakan janin sangat penting dipantau. Bila janin tidak bergerak, jangan khawatir dan ikuti tips ini untuk coba memancingnya kembali.

Salah satu pengalaman paling menyenangkan dalam kehamilan adalah ketika merasakan bayi bergerak untuk pertama kalinya. Akhirnya, Anda pun terbiasa merasakan bayi bergerak-gerak di dalam perut. 

Nah, para ibu hamil biasanya akan sangat takut kalau bayi yang dikandung dirasa tidak bergerak. Apa yang bisa dilakukan bila hal ini terjadi?

1 dari 3 halaman

Janin Berhenti Bergerak, Normalkah?

Jangan panik, Bunda. Sebenarnya, bayi bukan berhenti bergerak, hanya mengalami penurunan gerak. Mungkin ada penyebab penurunan gerak yang tidak berbahaya. 

Misalnya, Anda mungkin secara tidak sadar menghitung tendangan saat bayi tidur. Sebaliknya, coba waktu lain untuk menghitung tendangan ketika bayi cenderung lebih aktif.

Namun, ada alasan lain yang lebih serius yang menyebabkan bayi tidak banyak bergerak di dalam perut.

Salah satunya adalah pertumbuhan bayi yang mungkin melambat. Lalu, bisa juga ada masalah dengan plasenta bayi atau rahim Anda. 

Mungkin juga, tali pusat bayi melilit lehernya. Hal ini merupakan suatu kondisi yang disebut lilitan tali pusat.

Artikel Lainnya: Ini Cara Menghitung Gerakan Janin yang Aktif

Kalau Anda khawatir, sebaiknya temui dokter. Mungkin akan dilakukan evaluasi lebih lanjut bila jumlah tendangan bayi menunjukkan penurunan gerakan. 

Tes non-stres dapat memberikan beberapa informasi berguna tentang detak jantung dan gerakan bayi selama trimester ketiga.

Pilihan lainnya adalah USG tiga dimensi. Cara ini dapat memberi dokter gambaran yang baik tentang bayi untuk memeriksa gerakan, pertumbuhan, dan perkembangannya.

Artikel lainnya: Janin Cegukan dalam Rahim, Pertanda Apa?

2 dari 3 halaman

Lakukan Ini saat Janin Berhenti Bergerak

Bila Anda khawatir karena bayi tidak bergerak, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar janin bergerak. 

Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan menurut dr. Arina Heidyana:

  • Menekan lembut perut
  • Mendengarkan musik
  • Ajak bicara bayi di kandungan
  • Berbaring dengan posisi santai 
  • Arahkan perut ke cahaya, bisa dengan senter ke perut

Selain itu, ada lagi yang bisa Anda lakukan, misalnya makan camilan kalau sudah waktunya. Janin biasanya juga bisa merespons apa yang Anda makan.

Wajar bila ibu hamil takut kalau janin tidak menunjukkan pergerakan. Tapi, jangan langsung panik berlebihan, ya.

Yang penting, terapkan pola hidup sehat selama kehamilan yang telah dianjurkan dokter sesuai kondisi Anda. Rutinlah lakukan pemeriksaan kehamilan untuk mencegah risiko-risiko yang tidak diinginkan.

Bila ingin konsultasi ke dokter kandungan lebih cepat seputar keluhan kehamilan, pakai Live Chat dari KlikDokter! Anda juga bisa memantau perkembangan janin dengan Kalender Kehamilan.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar