Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Mengenal Virus Flu Burung H5N8 yang Muncul di Korea Selatan

Mengenal Virus Flu Burung H5N8 yang Muncul di Korea Selatan

Belum selesai dengan pandemi virus corona, muncul lagi virus flu burung H5N8 di Korea Selatan. Kenali dan waspadai, agar Anda tak mengalaminya!

Tahun 2020 penuh dengan kejutan dalam artian negatif. Mulai dari kebakaran di Australia, hingga munculnya virus corona yang sudah menginfeksi lebih dari 50 juta jiwa di dunia.

Belum lama ini dikabarkan pula kemunculan wabah virus flu burung H5N8 di Korea Selatan. Penyakit apa itu? Apa bedanya dengan flu burung H5N1?

1 dari 4 halaman

Mengenal Flu Burung H5N8 Lebih Dekat

Pada 10 November lalu. Kementerian Pertanian Korea Selatan mengonfirmasi keberadaan jenis flu burung yang sangat patogen pada sampel burung liar. Kasus pertama pun ditemukan di Korea Selatan bagian Barat Tengah.

Virus H5N8 ditemukan dalam sampel yang dikumpulkan dari burung-burung liar di Cheonan-si, Chungcheongnam-do, sekitar 84 kilometer dari barat tengah kota Seoul.

"Ini adalah situasi serius. Karenanya kami akan melakukan penerapan karantina secara menyeluruh di peternakan, dan melakukan desinfektan harian," kata Kementerian Pertanian Korea Selatan, Kim Hyeon-soo.

Lantas, apa yang dimaksud dengan flu burung H5N8, dan ada perbedaanya dengan jenis flu burung H5N1?

Menjawab pertanyaan itu, dr. Muhammad Iqbal Ramadhan mengatakan bahwa flu burung H5N8 adalah sebuah infeksi virus influenza yang berasal dari burung atau unggas.

Artikel Lainnya: Lindungi Diri Anda dari Flu Burung dengan Cara Ini

Sebagian besar dari jenis flu burung hanya dapat menyerang dan menular pada unggas, baik yang liar maupun ternak. Akan tetapi, setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, virus H5N8 ini ternyata bisa menular ke manusia.

“Virus H5N8 merupakan jenis mutasi dari virus strain flu burung H5N1. Virus (H5N8) ini memang pertama kali muncul di Korea Selatan, dan ditemukan pada burung liar,” kata dr. Iqbal.

Virus flu burung H5N8 bisa menginfeksi manusia jika terjadi kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi. Adapun kondisi lain yang bisa meningkatkan risiko terinfeksi virus tersebut, yaitu:

  • Menyentuh unggas terinfeksi yang masih hidup atau sudah mati
  • Menyentuh kotoran, tempat makan atau minum, air liur, dan lendir dari unggas yang sudah terinfeksi
  • Menghirup udara yang memiliki droplet infeksi virus
  • Mengonsumsi daging atau telur tidak matang dari unggas yang sudah terinfeksi

Artikel Lainnya: Bisakah Hewan Peliharaan Tertular Penyakit dari Manusia?

2 dari 4 halaman

Gejala Flu Burung H5N8

Berdasarkan dr. Iqbal, gejala yang dapat muncul akibat infeksi virus flu burung H5N8 dapat berupa:

Pada beberapa kasus, flu burung H5N8 juga mungkin menyebabkan kejang dan mengalami gangguan pada sistem saraf.

3 dari 4 halaman

Pengobatan Flu Burung H5N8

Menurut dr. Iqbal, tidak ada perbedaan yang signifikan antara pengobatan flu burung H5N1 dengan flu burung H5N8.

“Melakukan isolasi harus dilakukan oleh setiap pasien yang menderita flu burung (H5N8). Ini dikarenakan flu burung sangat menular dan proses penularannya pun sangat cepat,” ucap dr. Iqbal.

“Pemberian obat-obatan pendukung, seperti antivirus, dan pemberian obat sesuai gejala yang dialami juga perlu dilakukan. Jika ada komplikasi atau penyakit penyerta seperti pneumonia, ini harus diberikan antibiotik agar infeksinya tidak memperburuk keadaan pasien,” sambungnya.

Pada beberapa kasus, pasien yang terinfeksi flu burung H5N8 perlu dirawat menggunakan alat bantu napas dan ventilator.

Jangan anggap remeh flu burung H5N8. Meski baru ditemukan di Korea Selatan, Anda tetap harus mempersiapkan diri sejak dini. Terapkan gaya hidup sehat, hindari mengonsumsi makanan yang tidak matang sempurna, dan jaga kebersihan diri maupun lingkungan.

Apabila punya pertanyaan mengenai flu burung H5N8, Anda dapat berkonsultasi pada dokter melalui LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar