Sukses

Bolehkah Ibu Hamil Makan Terong? Ini Kata Dokter

Terong menjadi makanan yang digemari banyak orang. Tapi, bolehkah ibu makan terong dalam kondisi sedang hamil? Apa ada nutrisi yang bermanfaat untuk janin?

Olahan terong menjadi salah satu makanan yang banyak disukai orang Indonesia. Apalagi kalau sudah dimasak dengan sambal balado, sajian terong pastinya langsung menggugah selera. 

Tetapi, bagaimana dengan ibu hamil? Apa ibu hamil boleh mengonsumsi terong? Untuk tahu jawabannya, simak apa kata dokter lewat ulasan di bawah ini. 

1 dari 4 halaman

Sederet Nutrisi di Dalam Terong

Pertama-tama, mari ketahui dulu soal nutrisi di dalam terong atau terung. Buah berwarna ungu ini diketahui memiliki kandungan sodium, karbohidrat, dan beberapa vitamin. 

Dilansir dari Healthline, satu cangkir atau setara 82 gram terung mentah mengandung nutrisi berikut:

  • Kalori: 20
  • Karbohidrat: 5 gram
  • Serat: 3 gram
  • Protein: 1 gram
  • Mangan: 10 persen kebutuhan gizi harian
  • Folat: 5 persen kebutuhan gizi harian
  • Kalium: 5  persen kebutuhan gizi harian
  • Vitamin K: 4 persen kebutuhan gizi harian
  • Vitamin C: 3 persen kebutuhan gizi harian

Kalau dilihat dari daftar di atas, jumlah kandungan di setiap nutrisi terong memang tidak terlalu tinggi. Kendati demikian, jenis buah dengan nama latin Solanum melongena ini tetap dianjurkan untuk dikonsumsi. Kita tidak bisa mencoretnya dari daftar makanan yang baik untuk tubuh.

Artikel Lainnya: Ini Dia 5 Manfaat Terong untuk Kesehatan

2 dari 4 halaman

Bolehkah Makan Terong saat Hamil?

Karena tak terlalu mengandung nutrisi tinggi, beberapa ibu hamil bingung tentang boleh atau tidaknya mengonsumsi terong.

Menanggapi ini, dr. Astrid Wulan Kusumoastuti mengatakan,"Boleh saja makan terong, tidak ada yang melarang. Tapi, tentu perlu ada pembatasan, jangan berlebihan. Sudah bagus ibu hamil mau makan."

Selain itu, makan satu porsi terong akan memberikan Anda dan bayi beberapa manfaat kesehatan. Satu porsi atau setara satu cangkir terong masak, mengandung 15 miligram vitamin  E yang jumlahnya memenuhi tiga persen kebutuhan gizi harian. Vitamin E ini penting untuk mendukung pembentukan sel darah merah dan otot janin di dalam kandungan. 

Anda juga akan mendapatkan sekitar 600 mikrogram asam folat yang memenuhi 2 persen kebutuhan harian. Zat asam folat bermanfaat untuk mengurangi risiko bayi lahir cacat. Terong juga menyediakan zat besi dalam jumlah kecil yang berguna untuk pembentukan darah dan vitamin A yang baik untuk mata.

Artikel Lainnya: Benarkah Terong Bisa Sebabkan Keputihan?

3 dari 4 halaman

Tips Makan Terong saat Hamil

Meskipun bisa diolah dengan berbagai macam resep, sebaiknya hindari makan terong goreng. Makan makanan yang digoreng dapat membuat perut ibu jadi kembung dan tidak nyaman. 

Lalu, seperti kata dr. Astrid di atas, mengonsumsi terong juga tidak boleh terlalu banyak! Sebab, terong disebut-sebut mengandung zat solanine yang dapat menjadi racun jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Keracunan atau terpapar solanine dalam kadar tinggi dapat menimbulkan gejala, seperti diare, muntah, demam, dan sakit perut.

Nah, sudah tahu, kan, kalau terong bermanfaat dan aman dikonsumsi untuk ibu hamil? Konsumsilah terong dalam jumlah secukupnya. Anda juga bisa berkonsultasi dulu ke dokter kandungan sebelum memasukkan terong ke daftar diet saat hamil. 

Apabila ingin tahu tentang manfaat terong atau sumber makanan lainnya, baca terus artikel kesehatan di aplikasi Klikdokter. Sedangkan untuk konsultasi dengan dokter, gunakan fitur Live Chat 24 Jam.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar