Sukses

Cedera yang Mungkin Dialami saat Olahraga Zumba

Zumba adalah olahraga yang menyenangkan, tapi bukan tanpa risiko. Ada risiko cedera yang bisa saja dialami saat melakukan olahraga ini.

Salah satu olahraga ritmik yang sedang digemari adalah zumba. Musik yang ceria, gerakan yang menyenangkan, dan banyak mengeluarkan keringat membuat olahraga ini jadi favorit.

Tapi, sama seperti olahraga lainnya, zumba juga punya risiko cedera bagi siapa pun yang melakukannya. Gerakannya yang sangat dinamis dapat membuat Anda rentan mengalami cedera, terutama di bagian kaki.

Beberapa jenis cedera pun bahkan sangat serius dan harus membuat orang yang mengalaminya mendapat pemeriksaan. Simak selengkapnya berikut ini!

1 dari 3 halaman

Cedera yang Bisa Terjadi akibat Zumba

Menurut dr. Valda Garcia, cedera bisa terjadi kalau tidak pemanasan. "Dari zumba, sangat memungkinkan cedera otot, bisa juga menghadirkan masalah muscle spasm, bahkan bisa sampai menyebabkan cedera engkel juga."

Berikut beberapa cedera yang bisa diakibatkan oleh olahraga zumba:

  1. Pergelangan Kaki Terkilir

Zumba melibatkan beberapa gerakan tarian dan membutuhkan gerakan kaki yang lincah. Risiko terkilir jadi sangat besar.

Cara menghindarinya, gunakan sepatu yang nyaman dan tepat untuk zumba. Lalu, lakukan pemanasan dengan benar.

  1. Nyeri Lutut

Patellofemoral Pain Syndrome (PFPS), juga dikenal dengan istilah runner's knee, ditandai dengan nyeri di area tempurung lutut.

Kondisi ini dapat terjadi karena penggunaan lutut berlebihan, kelebihan berat badan, dan kurangnya kekuatan paha depan atau paha belakang.

Cara mencegahnya, fokus pada latihan ekstensi lutut dan gerakan penguatan quad dan glute seperti squat. Pastikan lutut tetap berada di belakang jari kaki, dan melakukan peregangan.

Artikel lainnya: Mana yang Lebih Banyak Bakar Kalori, Aerobik atau Zumba?

  1. Ketegangan Otot

Dari hamstring ke selangkangan hingga punggung bawah, otot yang ketarik dapat terjadi karena tidak melakukan peregangan atau menjadi terlalu kaku.

Cara menghindarinya, selalu lakukan pemanasan dan pendinginan. Pilih instruktur yang sesuai dengan kemampuan Anda. Sebab, setiap instruktur memiliki gayanya sendiri, jadi amati kelas zumba sebelum bergabung.

  1. Tendonitis di Tulang Kering

Cedera ini terasa mirip dengan shin splints. Tetapi, rasa sakitnya sedikit ke samping tungkai, bukan ke depan. Hal ini terjadi ketika tendon yang membentang di antara lutut dan pergelangan kaki meradang.

Cara menghindarinya, lakukan pemanasan. Ikuti gerakan secara bertahap dan perlahan, apalagi bila Anda newbie.

  1. Patah Tulang

Gerakannya yang cepat membuat zumba juga rentan mengakibatkan cedera parah yang satu ini.

Cara menghindarinya, lakukan pemanasan dan lakukan setiap gerakan dengan tepat. Pastikan lantai zumba memiliki kontur yang baik dan tidak membahayakan.

"Lakukan RICE kalau mengalami cedera. Rest, jangan terlalu banyak bergerak. Ice, kompres pakai es. Compression, bebat pake elastic verband yang biasanya warna cokelat. Elevate, jadi posisinya kalau bisa diangkat," jelas dr. Valda.

"Kalau cedera di engkel, bisa dialaskan bantal bagian bawahnya supaya sedikit terangkat. Jadi posisinya lebih tinggi dari tubuh saat tiduran," sambungnya.

Artikel lainnya: 6 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Olahraga

2 dari 3 halaman

Kapan Harus Berobat ke Dokter?

Dokter Valda mengatakan, Anda harus ke dokter apabila sudah melakukan RICE tapi keluhan tak kunjung membaik. Ceritakan kepada dokter apa yang Anda alami.

Nantinya, dokter akan mengevaluasi cedera. Akhirnya, akan diberikan penanganan yang tepat.

Selain itu, kalau sudah sampai mengalami patah tulang, Anda tidak bisa melakukan apa-apa, kecuali langsung ke dokter. Ahli ortopedi akan membantu.

Jadi, usahakan pakai sepatu dan pakaian yang tepat, serta lakukan pemanasan sebelum zumba! Risiko cedera pun dapat dikurangi. Bila ingin konsultasi ke dokter seputar cedera olahraga, pakai Live Chat dari KlikDokter.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar