Sukses

Hati-hati, Metode Lasik Bisa Bikin Sindrom Mata Kering

Anda berniat untuk melakukan lasik mata? Waspadai efek sampingnya, yaitu sindrom mata kering. Jadi, bagaimana cara menghindarinya?

Laser in-situ keratomileusis atau lazim disebut dengan lasik adalah operasi untuk memperbaiki penglihatan penderita rabun dekat, rabun jauh, ataupun silinder. Metode pengobatan ini dinilai relatif aman dan efektif.

Akan tetapi, metode pengobatan apa pun tentu ada risikonya. Salah satunya, efek samping lasik bisa menimbulkan sindrom mata kering.

Sekilas tentang Lasik 

Dokter Muhammad Iqbal Ramadhan mengatakan operasi lasik merupakan sebuah prosedur operasi mata yang “merapikan” permukaan kornea mata dengan menggunakan laser.

Hal tersebut, menurut dr. Iqbal, bertujuan menghasilkan kornea yang rata, dengan lengkungan yang sempurna.

Singkatnya, pada prosedur ini, dokter akan melakukan operasi bedah pada area refraksi mata dengan laser. Operasi bedah ini bertujuan untuk mengembalikan ketajaman penglihatan dan memperbaiki bentuk kornea.

1 dari 3 halaman

Waspada Mata Kering Setelah Operasi Lasik

Salah satu efek samping atau komplikasi yang paling sering dialami pasien operasi lasik adalah sindrom mata kering

Dijelaskan dr. Iqbal, sindrom mata kering adalah kondisi di mana seseorang merasa nyeri, sakit, dan iritasi akibat dari penurunan produksi air mata.

Sebenarnya, ada banyak kondisi penyebab sindrom mata kering. Nah, lasik masuk termasuk salah satunya. 

“Saat prosedur lasik terjadi, ada pemotongan lapisan luar atau flap kornea yang terjadi. Beberapa bagian dari kornea memang bekerja untuk memproduksi air mata,” kata dr. Iqbal.

Artikel lainnya: Jangan Lakukan Pantangan Ini Setelah Operasi LASIK

“Tapi ketika proses operasi lasik terjadi, beberapa bagian yang memproduksi air mata akan rusak sehingga menyebabkan penurunan produksi air mata. Hal inilah yang nantinya membuat sindrom mata kering terjadi,” dia menambahkan. 

Gejala yang dirasakan antara lain mata terasa sakit, nyeri, iritasi mata, kelopak mata menempel pada bola mata, dan pandangan jadi kabur. Meski demikian, Anda tidak perlu khawatir karena ini merupakan kondisi yang normal terjadi setelah proses lasik mata. 

Menurut dr. Iqbal, biasanya pasien yang akan menjalani operasi lasik sudah diberitahu akan mengalami mata kering pasca-tindakan. Kondisi ini juga bersifat sementara, yaitu sekitar 3-6 bulan.

Biasanya, dokter memberikan obat tetes mata untuk melembapkan dan menggantikan air mata yang “hilang” sementara untuk meminimalkan ketidaknyamanan.

Artikel lainnya: Adakah Batas Usia Lasik Mata untuk Anak?

2 dari 3 halaman

Anda Ingin Lasik? Perhatikan Hal Ini 

Lasik memang jadi solusi termudah untuk mengatasi mata minus. Meski biayanya cukup mahal, tidak sedikit orang yang datang ke dokter mata untuk melakukan prosedur pembedahan yang satu ini.

Hanya saja, tidak semua orang boleh melakukan lasik. Misalnya saja, mereka yang sebelumnya sudah mengalami kondisi mata kering (kronis). Prosedur ini hanya akan memperburuk kondisi mata kering dan efeknya bisa permanen. 

Selain itu, tidak ada jaminan 100 persen bahwa kelainan pada mata Anda akan sembuh dengan sempurna pasca-lasik. Biasanya dokter akan memberitahu hal ini sebelum Anda memutuskan untuk lasik mata.

Jadi, efektivitas metode lasik juga tergantung pada kondisi mata. Penggunaan kacamata bisa saja masih diperlukan nantinya. 

Yang terakhir, Anda tidak akan bisa melihat dengan normal setelah menjalani operasi lasik. Meski tidak berlangsung permanen, perawatan intensif tetap dibutuhkan pasca-operasi lasik.

Anda diminta untuk tidak melihat cahaya terlalu sering. Anda wajib meneteskan beberapa jenis obat mata, menggunakan kacamata khusus, dan sebagainya. 

Konsultasikan dengan mendetail mengenai prosedur lasik yang akan dijalani dengan dokter spesialis mata. Meski menjadi alternatif penyembuhan mata minus ataupun mata plus, Anda tetap perlu mempertimbangkan segala efek sampingnya.

Masih ada pertanyaan seputar operasi lasik atau penanganan mata minus lainnya? Yuk, tanya langsung kepada dokter di Live Chat 24 Jam!

[HNS/JKT]

1 Komentar