Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Awas, Panu yang Tidak Diobati Bisa Menyebabkan Komplikasi!

Awas, Panu yang Tidak Diobati Bisa Menyebabkan Komplikasi!

Panu yang muncul harus segera diobati. Sebab penyakit ini bisa saja meluas ke seluruh tubuh dan menimbulkan efek samping lainnya.

Panu adalah salah satu penyakit kulit yang banyak terjadi di Indonesia. Panu mudah muncul dan menyerang orang yang tinggal di daerah tropis atau subtropis dengan suhu hangat serta lembap.

Penyakit kulit ini bisa menyerang siapa saja, baik tua, muda, wanita, atau pria. Gejala panu umumnya ditandai dengan adanya bercak putih di kulit. Bentuk panu tidak beraturan dan juga sering menyebabkan sensasi gatal-gatal yang ringan. 

Kendati panu adalah masalah kulit yang umum terjadi, beberapa orang ada justru jadi malas mengobati penyakit ini. Kalau sudah begini, adakah bahaya atau komplikasi yang disebabkan oleh panu?

1 dari 4 halaman

Penyebab Panu

Panu atau disebut tinea versicolor, muncul karena adanya infeksi jamur Malassezia furfur. Semakin banyak jumlah jamur tersebut di permukaan kulit, semakin besar risiko kulit Anda terkena panu

Dilansir Healthline, beberapa faktor yang mendorong pertumbuhan jamur Malassezia antara lain sebagai berikut: 

  • Cuaca panas dan lembap
  • Keringat berlebih
  • Kulit berminyak
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Perubahan hormonal

Terkadang, panu lebih sering menyerang remaja dan orang dewasa muda. Bahkan, panu bisa kambuh dan gejalanya bisa timbul-hilang jika tidak diobati dengan tepat.

Artikel Lainnya: Cara Menghilangkan Panu di Wajah

2 dari 4 halaman

Bagaimana Jika Panu Tidak Diobati?

Menurut dr. Reza Fahlevi, Sp. A, penting bagi kita untuk mengobati panu yang muncul. Apabila diabaikan, panu bisa semakin meluas ke seluruh tubuh. 

“Kalau dia (panu) di seluruh tubuh, bisa juga jadi gampang menyebar karena jumlahnya banyak. Sehingga kalau pakai handuk, misalnya handuknya dipakai orang lain, itu mudah menyebar ke anggota keluarga (yang memakai handuk tersebut),” terang dr. Reza.  

Dokter Reza juga menjelaskan, ketika seseorang memiliki daya tahan tubuh baik, panu tidak sampai menyebabkan hal yang bersifat fatal. Akan tetapi, jika dialami oleh orang dengan daya tubuh lemah, maka akibatnya akan berbeda. 

Selain itu, panu bisa menjadi masalah kosmetik atau yang berkaitan dengan kecantikan. Pasalnya, panu akan menyebabkan kulit seseorang menjadi belang. 

“Panunya bisa menyebar ke seluruh tubuh dan bahkan menyebabkan komplikasi lain. Misalnya, infeksi di darah dan lain-lain. Itu harus hati-hati. Lebih baik kita atasi agar tidak menyebar ke orang lain. Kemudian agar tidak mengganggu kosmetik juga,” dr. Reza menambahkan. 

Di sisi lain, panu yang tidak diobati juga memiliki efek samping lain. Contohnya bisa menyebabkan gangguan integritas kulit sehingga kulit menjadi tidak sempurna.

“Ketika integritas kulit nggak terjaga dengan baik, misalnya ada luka, atau infeksi jamur lain-lain dengan gejala gatal dan digaruk, bisa jadi ada luka-luka kecil, micro-tears yang nggak terlihat mata,” dr. Reza menjelaskan. 

Kondisi tersebut membuat seseorang lebih mudah terkena infeksi. Kuman atau organisme lain yang semestinya bisa diatasi oleh kulit sehat, jadi mudah masuk karena adanya micro-tears. 

Artikel Lainnya: Mandi Saat Berkeringat, Boleh atau Tidak?

3 dari 4 halaman

Panu Juga Bisa Bikin Minder

Selain komplikasi yang menyerang fisik, Ikhsan Bella Persada, M.Psi.,Psikolog menjelaskan bahwa panu dapat memengaruhi rasa percaya diri seseorang. Terlebih, jika panu muncul di wajah dan mudah dilihat oleh orang lain. 

“Ketika panu muncul di wajah, orang-orang akan berpikir bahwa dirinya itu tidak bisa merawat diri. Sehingga penilaian-penilaian tersebut membuat orang merasa minder, apalagi bagi orang yang merasa wajah itu adalah bagian penting baginya,” urai Ikhsan. 

Dengan menimbang dampak dan efek samping di atas, penting bagi Anda yang mengidap panu untuk segera mengobatinya. 

Panu biasa dapat diobati dengan obat oles, salep, dan losion yang dijual bebas di pasaran. Lakukan secara rutin dan tekun karena panu termasuk muda kambuh. Tetapi, jika panu tak kunjung menghilang, segera konsultasikan ke dokter spesialis kulit.

Apabila ingin tau lebih lanjut tentang tips kesehatan lainnya, baca terus artikel kesehatan di aplikasi Klikdokter. Untuk konsultasi dengan dokter, gunakan fitur Live Chat 24 Jam.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar