Sukses

Daftar Bahan Alami untuk Redakan Gejala Malaria

Terkena malaria? Jangan khawatir, ada beberapa bahan alami yang mampu meredakan gejala malaria. Simak di sini selengkapnya.

Tren kasus malaria di Indonesia saat ini masih cenderung meningkat. Provinsi seperti NTT, Maluku, dan Papua menjadi daerah-daerah endemis yang mencatat penularan kasus tertinggi per tahunnya.

Meski begitu, kasus malaria juga terjadi di banyak wilayah lain. Terlebih di musim penghujan, nyamuk pembawa malaria lebih mudah berkembang biak. Alhasil, risiko penularannya pun menjadi lebih tinggi.

Berbagai langkah pengobatan selama ini sudah tersedia untuk mengantisipasi penyakit malaria.

Salah satunya adalah menggunakan bahan-bahan alami yang dipercaya ampuh dan tidak menimbulkan risiko.

1 dari 3 halaman

Sekilas tentang Penyakit Malaria

Malaria merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh plasmodium, makhluk bersel satu yang masuk dalam kelompok protozoa. Malaria lalu ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles betina.

Plasmodium yang terbawa dalam gigitan nyamuk akan hidup dan berkembang biak dalam sel darah merah.

Pada dasarnya, siapa pun dapat terserang malaria. Mengacu ke informasi dari Kementerian Kesehatan RI, penderita malaria umumnya akan mengalami gejala:

  • Demam.
  • Menggigil.
  • Berkeringat.
  • Sakit kepala.
  • Mual atau muntah.
  • Nyeri otot persendian.
  • Diare.
  • Batuk.

Beberapa gejala malaria mirip dengan sakit flu. Oleh karena itu, penderita yang mengalami gejala klinis harus menjalani tes laboratorium guna mengonfirmasi positif malaria atau tidak.

Meski begitu, malaria juga memiliki gejala yang khas, yaitu adanya siklus menggigil, demam, dan berkeringat secara berulang.

Periode pengulangan bergantung pada jenis nyamuk yang menggigit, bisa tiap hari, 2 hari sekali, atau 3 hari sekali.

Di samping itu, pada beberapa penderita juga muncul warna kuning di kulit akibat kerusakan sel darah merah dan sel hati.

Artikel Lainnya: Konsumsi Sayuran Pahit Ampuh Atasi Malaria?

2 dari 3 halaman

Obat Alami untuk Kurangi Gejala Malaria

Berbagai bahan alami dipercaya dapat menyembuhkan malaria. Menurut dr. Arina Heidyana, hal tersebut sah-sah saja dicoba.

“Boleh saja, tapi jangan karena ada bahan alami lalu jadi tidak berobat ke dokter. Pengobatan utama tetap dari dokter,” terang dr. Arina.

“Yang ada sebenarnya hanya bahan alami untuk mengurangi gejala. Untuk mengobati 100 persen tidak ada. Harus dengan obat antimalaria,” ia menambahkan.

Lalu, apa saja bahan alami yang mampu mengurangi gejala malaria?

  1. Kayu Manis

Kayu manis memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba, sehingga dapat membantu mengatasi gejala malaria. Biasanya kayu manis akan direbus dan ramuannya diminum dengan madu.

  1. Kunyit

Kunyit memiliki sifat antioksidan dan antimikroba, sehingga dapat membuang racun berbahaya di tubuh akibat infeksi malaria. Selain itu, kunyit juga bersifat antiinflamasi sehingga membantu mengurangi gejala nyeri otot sendi.

  1. Jus Jeruk

Vitamin C dalam jus jeruk membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, jus jeruk juga mampu membantu mengurangi demam.

Artikel Lainnya: 6 Cara Mudah Usir Nyamuk dari Rumah Anda

  1. Jahe

Sifat antimikroba dan antiinflamasi dalam jahe dapat meredakan nyeri dan mengobati mual. Jahe biasanya diminum dengan air panas dan ditambahkan madu.

  1. Perasan Jeruk Nipis

Sama seperti jus jeruk, kandungan vitamin C dalam jeruk nipis juga dapat mengatasi gejala malaria.

  1. Cuka Apel

Cuka sari apel dipercaya dapat membantu mengurangi demam akibat malaria. Biasanya cuka sari apel akan diencerkan dengan air. Lalu, kain direndam di dalamnya untuk kemudian diletakkan di dahi selama 10 menit. 

Sementara itu, penggunaan bahan alami menurut dr. Arina dalam beberapa kondisi harus diatur.

“Untuk yang punya masalah lambung, perlu diperhatikan. Saat mengonsumsi jeruk nipis atau jus jeruk, tidak boleh berlebihan. Pastikan perut tidak kosong supaya asam lambung tidak meningkat,” jelas dr. Arina.

Itulah beberapa bahan alami yang bisa Anda manfaatkan untuk meredakan gejala malaria. Bila ingin konsultasi lebih lanjut ke dokter, pakai LiveChat dari Klikdokter yang lebih cepat dan praktis!

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar