Sukses

Waspadai Peradangan Akibat Gigi Tiruan

Denture stomatitis dapat terjadi apabila Anda menggunakan gigi tiruan lepasan. Untuk mencegah kondisi tersebut, ketahui cara merawat gigi tersebut.

Gigi memiliki fungsi mastikasi (pengunyahan), fonetik (bicara), dan estetik. Kehilangan satu gigi saja sudah dapat memengaruhi ketiga fungsi tersebut. Apabila gigi anak hilang, akan ada gigi dewasa yang menggantikan. Namun, jika yang hilang adalah gigi dewasa, maka tidak akan tumbuh gigi lagi yang menggantikan.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, perlu dilakukan pembuatan gigi tiruan guna menggantikan fungsi gigi yang hilang. Tersedia bermacam-macam jenis dan model gigi tiruan. Akan tetapi, yang banyak digunakan oleh masyarakat adalah gigi tiruan lepasan.

Gigi tiruan lepasan terdiri dari dua bagian. Utamanya ada gigi yang menggantikan dan ada plat akrilik sebagai tempat perlekatan gigi tiruan. Kelebihan plat akrilik adalah memiliki warna yang sama dengan gusi atau mukosa mulut.

Namun, plat akrilik juga memiliki kekurangan, yakni memiliki sifat porous. Sifat ini dapat menyerap cairan yang ada di dalam rongga mulut. Sifat tersebut memudahkan sisa makanan dan plak terakumulasi di dalam gigi tiruan.

Artikel Lainnya: Alternatif Gigi Tiruan Permanen yang Aman

Menggunakan gigi tiruan dalam jangka waktu lama disertai dengan kondisi kebersihan yang buruk dapat mengakibatkan peradangan. Peradangan biasanya terdapat di jaringan yang ada di bawah gigi tiruan.

Di samping  itu, peradangan di bagian gusi akibat pemakaian gigi tiruan juga dapat terjadi. Dalam istilah kedokteran, kondisi peradangan ini disebut sebagai denture stomatitis.

Gigi tiruan yang digunakan terus menerus sepanjang hari atau bahkan tidak pernah dilepas selama bertahun-tahun menjadi penyebab utama terjadinya denture stomatitis.

Artikel Lainnya: Waktu yang Tepat untuk Mengganti Gigi Palsu

Berdasarkan penelitian, ditemukan jamur candida albicans pada 50 persen mulut penderita denture stomatitis. Jamur ini muncul karena gigi tiruan jarang dibersihkan. Candida albicans merupakan salah satu faktor yang memperparah terjadinya denture stomatitis.

Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan dalam rongga mulut, Anda dianjurkan untuk selalu melepas, membersihkan, dan merawat gigi tiruan.

Beberapa hal harus diperhatikan saat menjaga kebersihan dan merawat gigi tiruan lepasan.

Pertama, gigi tiruan dapat dilepas dari rongga mulut dan ikut disikat saat menyikat gigi. Akan tetapi, tidak perlu menggunakan pasta gigi, ya. Sebab, zat di dalam kandungan pasta gigi mampu membuat plat akrilik mengalami proses abrasi.

Kedua, gigi tiruan sebaiknya direndam di dalam wadah berisi air saat Anda tidur. Rendam gigi tiruan di dalam air dengan suhu ruangan guna menjaganya tetap lembap.

Terakhir, apabila merasa tidak nyaman atau terdapat luka di daerah yang dipasangi gigi tiruan lepasan, segera periksa ke dokter. Dokter gigi akan mendiagnosis, mencari tahu penyebab, dan mengobati kondisi tersebut.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar