Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Bisakah Vagina Longgar karena Terlalu Sering Berhubungan Seks?

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Bisakah Vagina Longgar karena Terlalu Sering Berhubungan Seks?

Keseringan berhubungan seks disebut-sebut bisa jadi penyebab vagina longgar. Benar atau tidaknya hal itu, simak penjelasan medisnya!

Ada satu kondisi yang bikin wanita jadi enggan terlalu sering berhubungan intim dengan pasangannya. Ya, keseringan penetrasi dianggap bisa membuat vagina longgar!

Awalnya tak terlalu percaya, tetapi setelah mendengar cerita dari teman yang sudah menikah, Anda jadi khawatir. Benarkah begitu, atau jangan-jangan cuma sekadar candaan?

1 dari 4 halaman

Seks Sebabkan Vagina Longgar, Bagaimana Faktanya?

Anda kini bisa bernapas lega. Pasalnya, menurut dr. Alberta Jesslyn Gunardi, BMedSc., Hons, efek seperti itu hanya bisa terjadi pada kondisi tertentu.

“Sebagai contoh, Anda melakukan hubungan seks dalam batas yang tidak normal. Biasanya ini dilakukan oleh pekerja seks komersial (PSK),” jelasnya.

Dilansir dari Medical News Today, belum ada penelitian ilmiah pengaruh seks penetrasi terhadap melonggarnya vagina.

Ketika wanita terangsang saat berhubungan intim, otot-otot vagina akan mengendur atau relaks secara perlahan. Hal seperti itu sebenarnya memudahkan pria untuk melakukan penetrasi penis ke dalam vagina.

Jika wanita tidak terangsang karena foreplay yang dilakukan belum cukup, maka hal tersebut tidak terjadi.

Setelah momen intim selesai, vagina akan kembali ke bentuk yang agak tegang seperti biasa. Intinya, selama berhubungan seks, vagina memang lebih membuka.

Jika dianalogikan, maka ini mirip seperti mulut yang sedang menguap atau makan. Ia akan membuka dan menutup lagi seperti semula.

Mencoba posisi bercinta yang berbeda juga terkadang dapat mengubah seberapa ketat atau kendurnya vagina. Lalu, seiring bertambahnya usia, perubahan pada tubuh pasti terjadi.

Berat badan bisa turun-naik. Dilansir Healthline, makin lanjut usia Anda maka kadar estrogen juga menurun. Akibatnya, vagina akan lebih tipis, kering, dan kurang elastis.

Artikel lainnya: Kentut Vagina, Perlukah Dikhawatirkan?

2 dari 4 halaman

Faktor Lain Penyebab Vagina Longgar

Ketimbang terlalu fokus pada efek terlalu sering berhubungan intim, sebenarnya ada faktor lain yang justru lebih berisiko menyebabkan vagina kendur.

Dokter Jesslyn mengatakan,”Wanita yang melahirkan secara normal, apalagi bila ia menggunakan alat bantu seperti vakum atau mengalami robek jalan lahir yang besar, maka lebih berisiko mengalami hal tersebut.”

Masih dilansir dari Medical News Today, beberapa wanita menceritakan adanya perubahan elastisitas atau bentuk vagina usai melahirkan. Kerusakan jaringan, kulit, atau otot saat lahiran juga dapat menyebabkan perubahan pada vulva dan miss V.

Wanita yang mengandung di atas usia 30 tahun umumnya lebih merasakan kondisi tersebut. Otot dan kulit menjadi kurang kuat dan kencang secara bertahap seiring bertambahnya usia.

Ditambah dengan proses melahirkan secara normal, kondisi miss V kemungkinan besar berubah.

Artikel lainnya: Kenali 8 Penyebab Vagina Kering

3 dari 4 halaman

Cara Mengencangkan Vagina yang Longgar

Khawatir berlebih terhadap perubahan tubuh tanpa melakukan apa-apa tentu akan sia-sia. Bila Anda ingin mengencangkan vagina yang longgar, dr. Jesslyn menyarankan untuk melakukan senam Kegel atau senam otot panggul lainnya.

Kenapa otot panggul yang harus dilatih? Karena otot tersebut menopang kandung kemih, dubur, usus halus, dan rahim.

Jika melemah, maka bisa-bisa Anda tak sengaja mengeluarkan air seni atau buang angin yang sulit dikontrol. Berhubungan seks pun akan kurang nyaman.

Selain senam Kegel, Anda juga bisa mendapatkan tindakan operasi vaginoplasty. Prosedur operasi ini memang bertujuan untuk mengencangkan vagina yang longgar akibat proses penuaan maupun melahirkan secara normal.

Jaringan berlebih pada vagina akan dibuang agar lebih kencang dan lubangnya mengecil. Kalau Anda sekalian ingin mengembalikan keperawanan, bisa juga didapatkan dengan operasi hymenoplasty.

Sedangkan, bila ingin mengubah bentuk bibir vagina (labia) supaya lebih kecil, Anda bisa mendapatkan tindakan labiaplasty.

Itu dia penjelasan seputar penyebab vagina longgar. Bila ada pertanyaan tentang efek hubungan intim atau masalah organ intim, konsultasikan kepada dokter lewat Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[FR/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar