Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Ini Dia Penyakit yang Ditangani Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin!

Ini Dia Penyakit yang Ditangani Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin!

Sebenarnya apa, sih, ranah yang ditangani Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin? Agar tak salah, ini dia beberapa informasinya

Terkadang masyarakat suka bingung, apa saja sebenarnya penyakit yang ditangani oleh dokter spesialis kulit dan kelamin. 

Sebagai contoh, infeksi menular seksual yang dialami wanita. Sebagian berpikir, itu ranahnya dokter kulit. 

Akan tetapi, ada juga yang berpendapat bahwa itu ranahnya obgyn (dokter kandungan) karena berkaitan dengan organ intim wanita. 

Nah, sebagai orang awam, agak susah bukan untuk menentukan hal-hal seperti itu? Oleh karena itu, pembahasan berikut ini akan menjelaskan apa saja penyakit yang ditangani dokter spesialis kulit dan kelamin (Sp.KK) agar pengobatan bisa langsung tepat sasaran!

1 dari 3 halaman

Daftar Penyakit yang Ditangani Dokter Sp.KK

Menurut dr. Theresia Rina Yunita, beberapa penyakit kulit dan kelamin merupakan kompetensi dokter umum. 

Namun, tidak semua kondisi bisa ditangani dokter umum, sehingga dalam beberapa kasus pasien harus dirujuk ke dokter spesialis kulit dan kelamin.

“Apabila perawatan yang diberikan oleh dokter umum belum memberikan hasil maksimal atau jika memang penyakit tersebut bukan kompetensi dokter umum, pasien akan dirujuk ke dokter spesialis kulit dan kelamin.” jelasnya

Adapun sejumlah penyakit yang menjadi ranah dari dokter spesialis kulit dan kelamin, yaitu:

  1. Kelainan Kulit akibat Alergi dan Gangguan Imunitas Tubuh

Kondisi ini bisa terdiri atas:

  • Dermatitis numularis.
  • Dermatitis seboroik.
  • Dermatitis kontak alergi.
  • Psoriasis.
  • Lupus Eritematosus Diskoid.
  • Dan gangguan kulit lain akibat sistem imun tubuh.
  1. Penyakit Kulit akibat Infeksi 

Kondisi ini bisa meliputi:

  • Infeksi virus, seperti herpes zoster, herpes, atau kutil.
  • Infeksi bakteri seperti kusta dan impetigo.
  • Infeksi jamur seperti kurap atau panu.
  • Infeksi parasit seperti kutu atau kudis.

Artikel Lainnya: Cara Alami Basmi Kutil pada Penis

  1. Kanker Kulit 

Kondisi ini merupakan penyakit yang harus segera diobati supaya sel kanker tidak menyebar ke organ lain. 

  1. Kelainan Pigmentasi Kulit 

Contoh kelainan pigmentasi adalah vitiligo. Vitiligo merupakan kondisi yang dapat menyerang seluruh bagian kulit, mulai dari wajah hingga ujung kaki. Penyakit ini sangat terlihat jelas jika Anda punya kulit yang gelap. 

  1. Kelainan Kelenjar Minyak dan Keringat

Misalkan terdapat jerawat yang parah, biang keringat, dan hiperhidrosis (mengeluarkan keringat secara lebihan), Anda bisa konsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin. 

  1. Kelainan Kulit akibat Zat Kimia

Misalnya saja, kulit terbakar, kena radiasi, dan lain sebagainya, dokter spesialis dapat mengatasi dengan perawatan tepat. 

  1. Kelainan Kulit akibat Gangguan Saraf dan Mental

Contoh kelainan kulit ini adalah neurodermatitis. Kondisi ini ditandai dengan gatal berlebih dan muncul ketika penderitanya mengalami emosi yang sedang tidak stabil atau stres berat. 

Artikel Lainnya: 7 Tanda Herpes Genital yang Tak Boleh Anda Abaikan

  1. Infeksi Menular Seksual 

Ya, infeksi menular seksual (IMS) merupakan ranah dokter spesialis kulit dan kelamin. Beberapa kondisi IMS yang sering mereka tangani, antara lain:

  • Chlamydia (Klamidia)

Kondisi ini disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis dan penyebarannya lewat cairan kelamin. 

  • Sifilis

Bakteri Treponema pallidum adalah penyebab dari penyakit sifilis atau kerap disebut raja singa. Gejalanya berupa luka di alat kelamin dan mulut.

  • Gonore

Gonore atau kencing nanah juga disebabkan oleh bakteri sehingga penderitanya dapat mengeluarkan cairan dari alat kelamin dan terasa nyeri. 

  • Infeksi HPV (Human Papillomavirus)

Infeksi yang satu ini menyebabkan munculnya kutil di beberapa bagian tubuh hingga kanker serviks yang menyerang wanita.

Artikel Lainnya: 9 Penyebab Bintik pada Penis

2 dari 3 halaman

Apa Bedanya dengan Dokter Kulit Kecantikan?

Di sisi lain, ada juga dokter kecantikan yang sama-sama menangani permasalahan kulit. Untuk Anda yang masih bingung kapan harus ke dokter spesialis kulit dan kelamin serta kapan harus ke dokter kulit kecantikan, begini penjelasan dari dr. Theresia. 

“Yang membedakan dokter spesialis kulit dan kelamin sama dokter kecantikan tentu dari kompetensinya. Untuk dokter kecantikan, biasanya menangani masalah yang fokus ke kosmetik saja. Sedangkan dokter spesialis kulit dan kelamin, bidangnya lebih banyak lagi. Selain kosmetik, ia juga menangani alergi imunologi, infeksi, tumor kulit, sampai penyakit menular seksual,” ucapnya.

Dokter Theresia menambahkan, “Bidang lain selain kosmetik, bukanlah kompetensi dokter kecantikan atau dokter estetika.” 

Alhasil, kalau Anda punya masalah alergi kulit yang sering kambuh atau infeksi jamur, sebaiknya langsung ke dokter spesialis kulit dan kelamin. 

Apabila yang diincar adalah suntik botox, filler, chemical peeling, laser untuk menghilangkan flek hitam, atau perawatan kecantikan lainnya, Anda dapat mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin atau dokter estetika. 

Jadi, itu dia penyakit yang ditangani oleh dokter spesialis kulit dan kelamin. Apabila masih ada pertanyaan seputar kesehatan kulit, jangan sungkan untuk berkonsultasi kepada dokter kami lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar