Sukses

Cara Memulihkan Kulit Usai Terkena Cacar Api

Cacar api atau cacar ular akan meninggalkan bekas ruam di kulit. Bagaimana cara merawat dan menghilangkan bekas cacar ular? Cari tahu di sini.

Usai melawan penyakit cacar api, rupanya perjuangan belum selesai. Anda masih harus berhadapan dengan bekas ruam cacar yang tertinggal di beberapa bagian tubuh.

Anda tidak ingin bekas ruam ini mengganggu penampilan, bukan? Jangan cemas, berikut cara menghilangkan bekas cacar api.

1 dari 3 halaman

Sekilas tentang Cacar Api 

Dalam bahasa medis, cacar api—atau kerap disebut cacar ular—disebut dengan herpes zoster. Penyakit ini disebabkan oleh varicella zoster virus (VZV).

Gejala cacar api umumnya adalah rasa panas seperti terbakar. Keluhan tersebut dapat disertai dengan gejala lain, seperti demam, sakit kepala, serta sensitif terhadap cahaya.

Setelah penderita mengalami gejala tersebut, barulah timbul ruam kemerahan. Gejala cacar ular tersebut hanya akan muncul di satu sisi tubuh, sesuai lokasi saraf yang terinfeksi. Biasanya, ruam kemerahan ini muncul pada bagian tengah punggung hingga dada.

Ruam juga dapat timbul di wajah, termasuk mata. Bintil cacar ular yang terjadi di mata bisa mengganggu penglihatan, bahkan hingga menyebabkan kebutaan.

Ruam akan menjadi luka lepuh berisi air yang sangat gatal. Dalam beberapa hari, luka lepuh biasanya akan mengering.

Setelah mengering inilah, tertinggal bekas luka cacar di beberapa area tubuh, yang bisa jadi mengganggu bagi sebagian orang.

Artikel lainnya: Penyakit Cacar Ular Bisa Sebabkan Kematian, Mitos atau Fakta?

2 dari 3 halaman

Perawatan Kulit untuk Cacar Api

Bekas luka pada penderita cacar api pada dasarnya tidak perlu dikhawatirkan. Kecuali, sudah terjadi komplikasi bekas luka akibat postherpetic neuralgia.

Postherpetic neuralgia adalah kondisi pada luka yang sudah sembuh, tapi karena virus ini menyerang sistem saraf, terjadi kerusakan pada serabut saraf. Hal tersebut menyebabkan saraf salah mengirim “pesan” rasa sakit seolah kulit masih terluka.

Kalau Anda tidak alami postherpetic neuralgia, ada perawatan kulit yang bisa dilakukan agar bekas luka cepat sembuh dan tersamarkan. Dijelaskan dr. Devia Irene Putri, berikut beberapa cara menghilangkan bekas cacar api: 

  • Menjaga Kebersihan Kulit 

Sama seperti perawatan kulit lainnya, Anda diminta untuk tetap menjaga kebersihan kulit usai terkena cacar ular.

“Gunakan sabun yang sesuai dengan rekomendasi dokter agar ruam tidak kembali parah dan cepat pulih,” ujar dr. Devia.

Selalu menjaga kebersihan luka—terutama yang masih melepuh—juga sekaligus mengurangi risiko Anda kena infeksi bakteri.

  • Gunakan Pelembap

Karena kulit cenderung kering, Anda wajib menggunakan pelembap dan tabir surya setiap hari. Anda bisa menggunakan pelembap setiap kali selesai mandi.

“Oleskan pelembap dengan merata pada seluruh tubuh. Penggunaan tabir surya juga penting dilakukan guna mencegah sinar UV menusuk kulit,” dia menjelaskan. 

Artikel lainnya: Saat Cacar Air, Bolehkah Pakai Bedak di Badan?

  • Laser

Jika merasa bekas luka cacar ular sangat mengganggu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk melakukan laser.

Biasanya, dokter akan terlebih dahulu mengecek kondisi kulit Anda. Setelah itu, barulah diputuskan kulit dapat dilaser atau tidak. 

  • Konsumsi Makanan Bergizi 

Selain perawatan dari luar, Anda bisa merawat kulit dari dalam tubuh. Konsumsilah asupan yang banyak mengandung vitamin E, A, dan antioksidan. Nutrisi tersebut antara lain banyak terdapat di buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

Bila diperlukan, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen ataupun multivitamin untuk mendukung masa pemulihan. 

Itulah beberapa cara untuk memulihkan usai terkena cacar api. Jangan terburu-buru berharap pulih instan seperti sedia kala. Proses pemulihan dan perawatan kulit tetap membutuhkan waktu. Yang terpenting, Anda konsisten melakukannya.

Jika masih ada pertanyaan seputar penyakit cacar, konsultasikan dengan dokter via Live Chat di aplikasi KlikDokter

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar