Sukses

Cara Menjaga Kesehatan Mata saat Maraton Nonton Drakor

Sering maraton nonton drama Korea (drakor) selama pandemi untuk membunuh rasa jemu? Ini cara menjaga kesehatan mata, agar kenyamanan Anda tidak terganggu!

Pandemi virus corona membuat banyak orang punya hobi baru. Salah satunya adalah nonton drama Korea alias drakor. Baik pria maupun wanita, dari yang biasanya tidak tertarik sama sekali, kini jadi beralih menjadi pecinta drakor. 

Menonton drama asal Negeri Ginseng itu menjadi pilihan, karena mampu menghilangkan rasa jemu selama stay at home. Saking tertarik dengan alur cerita yang dibuat, beberapa orang rela maraton nonton drakor satu hari penuh. 

Anda salah satu yang sering maraton nonton drakor? Jika ya, sebaiknya lebih berhati-hati. Anda tetap perlu menerapkan cara menjaga kesehatan mata, agar indra penglihatan tidak terganggu.

1 dari 3 halaman

Cara Mencegah Kerusakan Mata Akibat Maraton Nonton Film

Berikut ini cara menjaga kesehatan mata dari dr. Valda Garcia untuk Anda yang hobi menonton lewat layar ponsel, laptop, maupun televisi:

  1. Terapkan Metode 20-20-20

Metode ini mengharuskan Anda untuk memberi satu kali jeda setiap 20 menit, dan memandang objek lain dengan jarak 20 feet (sekitar 6,1 meter) selama 20 detik.

  1. Perhatikan 3D (Distance, Direction, dan Duration)

Tidak disarankan untuk menatap layar dengan posisi sembarangan. Anda sebaiknya menonton searah lurus dengan layar monitor atau skrin. 

“Jaraknya (untuk menonton) sekitar 5 kali jumlah lebar layar. Misalnya TV 32 inci dikali 5, maka jarak idealnya adalah 160 inci (sekitar 4 meter),” sebut dr. Valda. 

Sementara untuk durasinya kurang lebih sama dengan metode 20-20-20. Selalu ambil jeda setiap 20 menit sekali. 

Artikel Lainnya: Tak Mau Baper, Ini Cara Menonton Drama Korea yang Tepat!

  1. Sering Berkedip

Fokus kepada drakor yang ditonton membuat refleks berkedip menurun, sehingga bisa meningkatkan risiko mata kering

Oleh karena itu, usahakan untuk lebih sering berkedip sekalipun Anda sedang ‘tersihir’ dengan cerita yang sedang disaksikan.

  1. Pakai Artificial Tears untuk Mata Kering

Jika Anda mengalami keluhan mata kering, gunakan air mata buatan (artificial tears) sesuai kebutuhan. Ini dapat membantu mengatasi keluhan, sehingga penglihatan Anda tetap terjaga.

“Lebih disarankan yang kecil (minidose) daripada botol besar. Soalnya yang minidose tidak memakai pengawet,” saran dr. Valda. 

Artikel Lainnya: Nyeri saat Menggerakkan Bola Mata, Waspada Optik Neuritis!

2 dari 3 halaman

Tanda Gangguan Mata yang Mesti Diwaspadai

Beberapa gangguan mata bisa saja terjadi akibat keseringan maraton nonton drakor. Seperti, mata lelah, mata kering, dan gangguan refraksi. 

  • Mata Lelah

Mata lelah dikenal dengan istilah Computer Vision Syndrome (CVS). Kondisi ini bisa diidentifikasi dari banyak gejala, misalnya penglihatan buram; iritasi mata; penglihatan ganda; serta nyeri kepala, bahu, leher, dan punggung. 

  • Mata Kering

Mata kering dalam dunia medis dikenal dengan istilah keratoconjunctivitis sicca. Gangguan ini terjadi pada permukaan mata, yang ditandai dengan ketidakstabilan produksi lapisan air mata. 

Saat mengalami mata kering biasanya seseorang akan mengeluhkan rasa gatal atau mata seperti berpasir.

  • Gangguan Refraksi

Gangguan refraksi terjadi saat cahaya yang masuk ke mata tidak dapat difokuskan secara jelas. Akibatnya, bayangan benda terlihat buram atau tidak tajam. 

Bagaimana dengan anggapan mengenai maraton nonton drakor yang katanya bisa memperparah mata minus atau rabun jauh? Menurut dr. Valda, hal tersebut masih menjadi kontroversi. Namun, dalam beberapa kasus bisa saja terjadi. 

“Kalau pencahayaan kurang, direction-nya (arah) tidak lurus, dan berlangsung lama, lensa mata akan fiksasi sedemikian rupa. Jadi bisa menyebabkan penambahan minus atau silinder. Meskipun mungkin tidak terlalu tinggi,” jelas dr. Valda. 

Sah-sah saja jika Anda ingin nonton drama Korea (drakor). Namun, Anda harus tetap ingat untuk memerhatikan kesehatan mata. Praktikkan cara menjaga kesehatan mata yang telah disampaikan, agar fungsi penglihatan Anda tetap terjaga.

Jika gangguan penglihatan sudah terlanjur terjadi, lakukan deteksi lebih lanjut dengan berkonsultasi pada dokter menggunakan layanan LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar