Sukses

Pola Asuh yang Cocok untuk Anak Melankolis

Anak Anda punya kepribadian melankolis? Mari ketahui pola asuh seperti apa yang cocok untuk anak dengan kepribadian tersebut.

Setiap orang pada dasarnya punya kepribadian masing-masing, termasuk anak-anak. Mungkin anak Anda termasuk tipe yang melankolis. Mari ketahui pola asuh yang cocok untuk kepribadian tersebut.

Mengapa perlu punya pola asuh yang tepat untuk anak yang punya kepribadian melankolis? 

Sebenarnya, orang tua perlu menerapkan pola asuh yang tepat untuk setiap kepribadian. Hanya saja, anak melankolis perlu banyak waktu untuk mendapatkan perhatian. Ia biasanya membutuhkan dorongan dari orang sekitar untuk melakukan sesuatu.

Yuk, cari tahu lebih lanjut dari penjelasan psikolog!

1 dari 3 halaman

Apa Ciri-Ciri Anak Melankolis?

Pada dasarnya, kepribadian terbagi menjadi empat yaitu melankolis, koleris, plegmatis, dan sanguinis.

Anak yang masuk dalam kategori koleris suka berpetualang, bertekad, blak-blakan, berkemauan keras, dan kompetitif. Ia akan terbuka untuk mencoba hal-hal baru dan percaya diri saat ditemani orang lain.

Sementara, sanguinis biasanya ramah, optimis, banyak bicara, lincah, dan imajinatif. Anda mungkin bisa melihat bakat seni dan sifat ingin tahu yang nyata pada seorang anak dengan karakteristik ini.

Ada juga plegmatis. Kepribadian ini identik dengan sifat bijaksana, terkontrol, mudah beradaptasi, penuh perhatian, dan diplomatis. Tapi, yang identik dengan plegmatis adalah kesan cueknya.

Artikel lainnya: Jenis-Jenis Pola Asuh dan Dampaknya pada Karakter Anak

Nah, bagaimana dengan anak melankolis? Biasanya, ia lebih detail, teratur, gigih, dan penuh hormat. Seorang anak yang memiliki karakteristik ini mungkin akan lebih mudah belajar, baik sendiri ataupun dalam kelompok.

"Sebenarnya agak sulit buat mengidentifikasi anak pasti melankolis, sanguinis, koleris, atau plegmatis. Karena, anak belum terbentuk kepribadiannya," ungkap Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog.

"Cuma biasanya yang mirip-mirip melankolis cirinya ialah anak yang menyukai ketenangan dalam mengerjakan sesuatu. Cenderung rapi dalam mengerjakan tugasnya," sambungnya.

Menurut Ikhsan, anak dengan kepribadian melankolis biasanya memiliki standar sendiri dalam memenuhi tugasnya. Kalau sampai tidak memenuhi standar, ia akan kesal atau tidak menyukainya. Ia cenderung membutuhkan dorongan dalam melakukan sesuatu.

Artikel lainnya: Mengenal Pola Asuh Co-Parenting untuk Pasangan Bercerai

2 dari 3 halaman

Pola Asuh Apa yang Cocok untuk Anak Melankolis?

Punya anak yang memiliki kepribadian melankolis memang susah-susah gampang. Pada utamanya, orang tua harus memberikan dukungan kepada anak.

"Pola asuhnya sebisa mungkin untuk sering memberikan support untuk anak. Karena, kalau sekali gagal biasanya anak tersebut merasa kecewa sama diri sendiri," jelas Ikhsan.

"Sebagai orang tua, disarankan juga menjadi pendengar yang baik, tidak langsung menghakimi bila anak gagal dalam melakukan tugasnya. Sebab, bisa membuat anak semakin turun motivasinya," sambungnya.

Berikan pujian kepada anak melankolis soal keunggulannya, misalnya ketelitian dan perhatian terhadap detail yang sangat bagus. Penting juga untuk mengajari kesedihan dan menghadapi masalah, tak ketinggalan pula seni memaafkan.

Karena kecenderungan anak-anak melankolis adalah menyimpan dendam, Anda perlu membantu mereka untuk belajar memaafkan orang yang menyakiti hati mereka. 

Selain itu, latihlah rasa belas kasih dan perhatian agar mereka dapat mengatasi perasaan benci terhadap orang lain dengan lebih mudah.

Itulah info karakter anak melankolis dan bagaimana cara mendidiknya. Jangan lupa selalu dampingi dan beri dukungan kepada anak, ya! Bila ingin konsultasi lebih lanjut dengan dokter atau psikolog, pakai fitur Live Chat dari KlikDokter.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar