Sukses

Dampak Menopause pada Relasi Ibu dan Anak

Selama masa menopause, seorang ibu akan mengalami perubahan hormon yang dapat memengaruhi mood-nya. Lantas, apa pengaruhnya pada pola asuh anak?

Cepat atau lambat, fase kehidupan setiap wanita akan memasuki masa menopause. Tidak dimungkiri lagi, wanita yang mengalami menopause akan merasa cemas, stres, mood berubah secara drastis, dan sebagainya.

Lalu, apa dampaknya bagi pola asuh dan relasi seorang ibu dengan anak?

1 dari 3 halaman

Bagaimana Menopause Pengaruhi Pola Asuh Anak?

Menopause merupakan sebuah kondisi bagi wanita yang tidak lagi mengalami siklus menstruasi secara alami. Biasanya, fase ini terjadi ketika ia masuk usia 45-55 tahun.

Wanita benar-benar dikatakan sudah masuk masa menopause ketika dirinya tidak lagi menstruasi selama minimal dua belas bulan.

Tidak hanya berpengaruh pada siklus menstruasi, ada banyak lagi perubahan yang terjadi pada wanita ketika menopause. Misalnya, hilangnya hasrat seksual, serta perubahan tampilan fisik dan psikologis.

Akibat dari perubahan-perubahan inilah wanita biasanya lebih sensitif, alami mood swing, dan sebagainya. Lalu, bukan tidak mungkin menopause bisa berpengaruh pada pola asuh anak.

dr. Dyah Novita Anggraini--yang biasa disapa dokter Vita--mengatakan, saat menopause seorang ibu akan mengalami perubahan psikologis yang membuat suasana hatinya jadi berbeda-beda.

Namun, menopause tidak secara langsung berpengaruh pada pola asuh anak. Karena, ibu yang mengalami menopause umumnya sudah punya anak dengan usia dewasa.

Psikolog Ikhsan Bella Persada, M.Psi., juga punya pandangan serupa. Menurut dia, menopause tidak terlalu berpengaruh pada pola asuh anak. Sebab, usia anak perempuan menopause yang relatif sudah dewasa. Hanya saja, perubahan mood bisa saja berdampak buruk pada sang ibu. Alhasil, anak pun akan terdampak.

“Berdampak buruk atau tidak, seharusnya tidak terlalu berdampak buruk. Hal Ini dikarenakan ketidakstabilan emosi ibu, sehingga memengaruhi caranya menghadapi anak. Misalnya, jadi tidak sabaran, mudah marah, dan sebagainya. Tapi, kalau ibu bisa mengontrol dengan baik, maka menopause tidak berdampak buruk pada anak,” ujar Ikhsan.

Artikel lainnya: Solusi untuk Anak yang Masih Suka Mentil Payudara Ibu

2 dari 3 halaman

Tips Mengurus Anak Saat Menopause

Agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan, seperti memburuknya relasi dengan anak, ada beberapa tips mengurus anak saat menopause:

  • Kontrol Emosi

Bagaimanapun, orang tua adalah panutan bagi anak-anaknya. Cara Anda bersikap dan menangani suatu masalah bisa jadi panduan bagi anak-anak yang melihat.

Untuk itu, cobalah kelola emosi dengan baik dan jelaskan pada anak apa arti menopause, sehingga terjalin komunikasi yang baik dan tidak terjadi perselisihan antara ibu dan anak.

  • Lakukan Me Time

Baik dr. Vita maupun Ikhsan, keduanya sama-sama menyarankan ibu untuk meluangkan waktunya sendiri. Hal ini berguna untuk menghindari stres berlebih dan menstabilkan emosi.

Anda bisa pergi ke salon, berbelanja, memasak masakan favorit, atau sekadar bersantai di kamar dan ruang tamu.

Artikel lainnya: Akibat Jika Bonding Ibu dan Anak Tidak Dibentuk Sejak Dini

  • Menjauh Sejenak dari Anak

Kalau saat itu Anda baru saja beradu mulut dengan anak, coba beri jarak dengannya. Alihkan perhatian Anda dengan kegiatan menyenangkan dan membuat diri jadi lebih tenang.

Jika suasana sudah mulai membaik, maka jangan sungkan untuk mengajak anak ngobrol dan meminta maaf.

Dalam kondisi yang tenang, baik ibu maupun anak pasti sama-sama mengakui kesalahan yang telah diperbuat.

Menopause bukanlah sebuah kondisi yang bisa dihindari. Jadi, cobalah untuk menerima kondisi itu dengan lapang dada dan jangan biarkan menopause mengganggu pikiran maupun kondisi kesehatan fisik Anda!

Konsultasikan seputar kesehatan di masa menopause kepada dokter lebih mudah lewat fitur Live Chat dari KlikDokter.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar