Sukses

Penyebab Gigi Kuning Pada Balita dan Cara Mengatasinya

Gigi kuning pada orang dewasa biasanya disebabkan oleh kebiasaan merokok. Lantas, bagaimana dengan gigi kuning pada balita? Apa penyebabnya?

Gigi kuning bisa terjadi pada siapa saja, baik lansia, orang dewasa, bahkan balita sekalipun. Pada orang dewasa dan lansia, gigi kuning umumnya terjadi akibat kebiasaan merokok dan tidak terawat dengan benar.

Lantas, bagaimana dengan gigi kuning pada balita? Bukannya balita masih belum menerima banyak paparan yang bisa mengubah warna giginya?

1 dari 3 halaman

Penyebab Gigi Kuning pada Balita

Menurut drg. Wiena Manggala Putri, penyebab gigi anak kuning hampir sama dengan orang dewasa.

“Mulai dari tidak rajin menyikat gigi, efek makanan dan minuman, serta efek obat juga bisa,” jelas dr. Weina.

Berikut ini penjabaran mengenai penyebab gigi kuning pada balita:

  • Sikat Gigi Tidak Teratur

Bakteri (plak) dapat terbentuk di gigi susu si kecil Jika tidak disikat dengan benar. Plak tersebut dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi balita.

  • Penggunaan Obat

Berdasarkan penuturan drg. Lieando Chandra kepada KlikDokter, antibiotik seperti tetracycline bisa menyebabkan gigi balita berubah warna. Obat bayi yang mengandung zat besi juga dapat menyebabkan noda pada gigi si buah hati.

Artikel Lainnya: 7 Masalah Gigi dan Mulut yang Sering Dialami Anak-Anak 

  • Amelogenesis Imperfecta

Gigi kuning pada balita bisa disebabkan oleh amelogenesis imperfecta, yang terjadi akibat faktor genetik.

“Kondisi ini terjadi saat adanya kerusakan pematangan benih gigi,” jelas drg. Lieando

  • Trauma Gigi

Warna gigi bisa menjadi kuning agak gelap saat mengalami perdarahan akibat trauma.

  • Fluoride Berlebihan

Mencampurkan bubuk susu formula dengan air mengandung fluoride meningkatkan risiko munculnya garis putih atau guratan samar pada gigi anak. Kondisi ini disebut fluorosis, dan biasanya dialami balita yang mengonsumsi susu formula.

Artikel Lainnya: Inilah Tanda-tanda si Kecil Akan Tumbuh Gigi

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Gigi Balita Kuning

Berikut ini cara yang bisa diterapkan sebagai cara mengatasi gigi balita kuning:

  • Atur Frekuensi Menyikat Gigi

Jika gigi balita kuning akibat jarang membersihkan gigi, maka frekuensi menyikat gigi harus lebih ditingkatkan lagi.

Hal yang perlu orang tua ingat, anak yang usianya belum tiga tahun akan sulit untuk meludah. Karena itu, orang tua hanya boleh memberikan pasta gigi mengandung fluoride sebutir beras.

  • Bersihkan Gigi dan Gusi dengan Kain Lembut yang Basah

Usap gusi dan gigi si kecil dengan kain basah lembut yang bersih setiap selesai makan. Jika ada kasa, itu lebih baik.

Lakukan tindakan tersebut 2 kali sehari, yaitu setelah makan siang dan malam sebelum tidur.

Artikel Lainnya: Membersihkan Gigi Bayi, Bagaimana Caranya?

  • Beri Air Mineral

Memberikan minum air mineral pada balita bisa membersihkan sisa-sisa makanan yang tertinggal di gigi. Air ini lebih baik daripada susu manis atau minuman lain yang mengandung pewarna maupun perasa.

  • Selalu Perhatikan Perkembangan Gigi Anak

Perubahan warna gigi anak mesti selalu diperhatikan. Jika warnanya semakin pekat dan disertai keluhan nyeri karena berlubang, rusak menghitam, atau lainnya, segera bawa si kecil ke dokter gigi.

  • Hindari Memberikan Teh Pekat pada Anak

Terdapat kandungan zat kromogen (tanin) di dalam teh, yang bisa memengaruhi warna gigi. Makin pekat warna tehnya, makin banyak pula zat tanin di dalamnya.

Gigi anak yang sering diberikan teh seperti itu lebih berisiko menguning.

Hindari memaksakan anak untuk melakukan metode pemutihan gigi yang lebih kompleks. Lebih baik konsultasikan pada dokter gigi agar dapat menentuan cara paling tepat, sehingga hasilnya optimal dan terhindar dari efek samping.

Sudah tahu penyebab gigi kuning pada balita dan cara mengatasinya, bukan? Bila masih ada pertanyaan seputar gigi, langsung saja konsultasikan pada dokter melalui LiveChat 24 jam. Unduh juga aplikasi KlikDokter agar tidak ketinggalan fakta menarik lainnya!

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar