Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • WFO di Tengah Pandemi? Tak Perlu Panik, Jaga Kesehatan dengan Vitamin C

WFO di Tengah Pandemi? Tak Perlu Panik, Jaga Kesehatan dengan Vitamin C

Jika Anda bekerja di kantor atau work from office (WFO) selama pandemi COVID-19 ini, cobalah untuk lebih menjaga kesehatan tubuh. Salah satunya dengan konsumsi vitamin C secara teratur.

Pandemi COVID-19 masih berlangsung sampai saat ini. Di saat sebagian besar pekerja di Indonesia melakukan pekerjaan di rumah, ada beberapa orang yang diharuskan bekerja di kantor atau work from office  (WFO). Berikut beberapa tips untuk tetap sehat selama WFO.

Beberapa perusahaan menerapkan aturan bagi para karyawan untuk tetap hadir di kantor selama masa pandemi ini.

Pandemi yang belum bisa dipastikan kapan berakhirnya memang mengharuskan masyarakat dapat hidup berdampingan dengan virus corona. Tentunya dengan catatan harus tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

Kiat Lindungi Diri Saat Dituntut Tetap Produktif

Tuntutan aktivitas yang membuat kita harus tetap produktif setiap harinya perlu didukung dengan tubuh yang fit. Biar tetep bisa produktif dan terbebas dari segala penyakit, yuk, ikuti live session "Kiat Lindungi Diri Saat Dituntut Tetap Produktif" bersama dr. Gia Pratama Putra. Ada hadiah voucher belanja total 750ribu dan produk Hevit-C untuk kamu yang beruntung. Stay tune ya!

Posted by KlikDokter on Thursday, 8 October 2020
1 dari 3 halaman

Bahaya Bekerja di Kantor Saat Pandemi

Tidak dapat dimungkiri beberapa perusahaan yang menerapkan WFO pada karyawannya meningkatkan risiko terjadinya klaster perkantoran. 

Per 30 September Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbaharui data kasus positif COVID-19 di klaster perkantoran. Total persebaran kasus positif klaster perkantoran di DKI Jakarta sudah sebanyak 4.000 kasus.

Artikel Lainnya: Makanan untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Pada beberapa jurnal penelitian sudah diketahui bahwa ventilasi udara dalam suatu ruangan tertutup dapat memudahkan virus COVID-19 tetap bertahan di dalam ruangan tersebut, sehingga risiko penularan akan semakin tinggi.

Salah satu jurnal penelitian di Wuhan, Cina, menjelaskan suatu kasus di sebuah restoran di Cina dengan ventilasi tertutup. Data menunjukkan bahwa 10 orang tertular COVID-19 tanpa berinteraksi langsung karena penularannya melalui aliran udara AC.  

Selain itu, apabila karyawan di dalam suatu ruangan tersebut melakukan tatap muka dalam durasi yang lama, maka akan semakin tinggi risiko terkena COVID-19. Diketahui dari sebuah penelitian bahwa jumlah virus yang dilepaskan saat berbicara 5 menit sama dengan 1 kali seseorang bersin atau batuk.

Terlebih, droplet (percikan air liur yang mengandung virus) yang keluar saat seseorang berbicara, batuk, atau bersin bisa menyebar ke seluruh ruangan dan jatuh ke tanah kurang lebih 1-2 meter. Nah, ruangan yang padat terisi orang tentunya akan meningkatkan risiko tertularnya virus COVID-19.

2 dari 3 halaman

Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Vitamin C

Jika Anda masih bekerja di kantor, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari paparan virus COVID-19, seperti:

  1. Menggunakan Masker

Pastikan Anda menggunakan masker selama di area perkantoran. Usahakan membawa masker cadangan dan mengganti masker setiap 4 jam sekali. Jadi apabila masker basah atau kotor, segeralah ganti.

  1. Tetap Menjaga Jarak dan Durasi Saat di Kantor

Selama berada di area perkantoran, tetaplah jaga jarak 1-2 meter antar rekan kerja Anda. Usahakan untuk menghindari berbicara dalam durasi lama dengan orang lain di area ruangan tertutup.

Artikel Lainnya: 5 Cara Alami Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

  1. Mencuci Tangan secara Rutin

Pastikan Anda rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir minimal 20 detik. Terutama sebelum makan, sebelum memakai masker, dan setelah keluar dari kamar mandi.

  1. Menjaga Asupan Nutrisi

Daya tahan tubuh dapat dijaga dengan baik apabila asupan nutrisi Anda juga baik. Asupan makanan Anda harus terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin.

Vitamin yang paling berperan dalam menjaga daya tahan tubuh di masa pandemi ini adalah vitamin C. Tahun 2020 telah dikeluarkan konsensus penanganan COVID-19 oleh ikatan dokter Shanghai yang merekomendasikan pemberian vitamin C untuk pasien infeksi virus corona.

Angka kecukupan gizi (AKG) vitamin C yang direkomendasikan adalah 90 mg/hari untuk laki-laki di atas usia 15 tahun, dan 75 mg/hari untuk perempuan di atas usia 15 tahun.

Anda dapat memenuhi kebutuhan vitamin C dari makanan seperti sayur dan buah. Namun, di masa pandemi ini, kebutuhan vitamin C dari makanan saja tidak cukup sehingga Anda membutuhkan asupan vitamin C tambahan dengan konsumsi suplemen.

Salah satu suplemen vitamin C yang bisa Anda pilih adalah HEVIT-C. Terdiri atas HEVIT-C 500 mg, untuk Anda yang bergaya hidup aktif dan untuk menjaga daya tahan tubuh sehari-hari; serta HEVIT-C 1000 mg, untuk Anda yang memiliki kegiatan fisik tinggi atau dalam kondisi kurang fit.

 

Selain harganya yang terjangkau, HEVIT-C juga tidak mengandung gula sehingga aman bagi Anda yang memiliki kondisi penyakit tertentu.

Walaupun vitamin C dapat bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, Anda tetap perlu menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Dengan demikian, Anda telah melakukan pencegahan infeksi virus corona secara maksimal.

Untuk membaca informasi dan artikel kesehatan lainnya, Anda bisa mengunduh aplikasi KlikDokter.

[RS]

0 Komentar

Belum ada komentar