Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Apakah Sekali Berhubungan Intim Bisa Langsung Hamil?

Keputusan menunda memiliki anak dipilih sebagian pasangan. Tapi, mereka kerap khawatir apakah kehamilan bisa terjadi hanya dengan sekali berhubungan seks?

Kehamilan menjadi salah satu momen yang mungkin paling dinantikan oleh setiap pasangan menikah. Namun, ada pasangan menikah yang memilih untuk menunda memiliki anak.

Hanya saja, mereka kerap kali khawatir kehamilan bisa terjadi dalam sekali berhubungan seks. Benarkah demikian?

Berhubungan Seks Sekali, Bisa Langsung Hamil? 

Menanggapi pertanyaan apakah berhubungan intim sekali bisa hamil tersebut, dr. Devia Irine Putri menjawab, hamil bisa saja terjadi meski Anda baru sekali berhubungan seks. 

“Tidak perlu (berhubungan seks) berkali-kali untuk bisa hamil. Meski hanya baru sekali berhubungan seks tapi kalau terjadi pembuahan antara sel sperma dan telur, kehamilan bisa terjadi. Apalagi jika dilakukan di masa subur, pasti ini akan meningkatkan risiko hamil,” ujar dia. 

Selain itu, dilansir dari Utah Department of Health, kemungkinan hamil juga lebih tinggi ketika seorang wanita melakukan hubungan seks tanpa pengaman, seperti kondom. Jadi, walau hanya sekali berhubungan seks, kemungkinan untuk hamil tetap ada.

“Selama pasangan melakukan hubungan intim di waktu yang tepat, yaitu di masa-masa subur, proses pembuahan antara sel sperma dan sel telur bisa terjadi,” kata dr. Devia.

“Kehamilan hanya akan terjadi, apabila ada sel sperma laki-laki yang berhasil membuahi sel telur. Sperma akan bertahan selama satu minggu di tuba fallopi. Jika proses pembuahan berhasil, kehamilan akan terjadi meski baru sekali berhubungan seks,” dia menegaskan. 

Itu artinya, pasangan pengantin yang baru saja melewati malam pertama bisa langsung hamil. Yang terpenting, faktor-faktor terjadinya kehamilan di atas saling mendukung.

Artikel lainnya: Tips Tetap Aman Berhubungan Intim Saat Hamil

1 dari 3 halaman

Tanda-tanda Kehamilan 

Kehamilan di minggu-minggu pertama seringkali tidak disadari. Itu sebabnya, jangan abai ketika Anda menemukan gejala dan tanda kehamilan ini:

  • Telat Menstruasi

Terlambat menstruasi bisa jadi tanda kehamilan yang paling umum. Normalnya, wanita akan mengalami menstruasi 11-13 kali dalam setahun.

Tapi jika jadwal menstruasi Anda telat lima hari atau lebih—bahkan seminggu pasca berhubungan seks—bisa jadi ini tanda kehamilan awal yang paling mudah dirasakan. 

  • Morning Sickness 

Tidak semua wanita hamil mengalami morning sickness, yaitu gangguan mual yang terjadi pada ibu hamil dan biasanya terjadi di pagi hari.

Gejala mual dan muntah di pagi hari ini akan lebih sering terjadi di trimester pertama atau tiga bulan pertama usia kandungan.

Artikel lainnya: Manfaat Berhubungan Intim Saat Hamil

  • Sering Buang Air Kecil

Kehamilan juga ditandai dengan intensitas berkemih yang bertambah. Hal tersebut terjadi karena adanya tekanan di bawah perut yang menekan kandung kemih wanita.

Jadi, perhatikan, jika frekuensi buang air kecil meningkat disertai dengan mual-mual, waspadalah, bisa jadi Anda tengah mengandung.

  • Muncul Bercak Darah pada Vagina 

Kondisi ini bukan berupa darah menstruasi yang datang dalam jumlah banyak dan berhari-hari. Biasanya, bercak darah yang muncul akan terjadi beberapa kali dan jumlahnya sedikit.

Bercak darah ini merupakan pendarahan implantasi yang terjadi ketika sel telur yang dibuahi menempel pada rahim. 

  • Punggung Nyeri 

Tanda kehamilan lainnya yang bisa Anda rasakan adalah punggung terasa semakin nyeri. Semakin besar janin yang Anda kandung, semakin nyeri juga punggung Anda.

Kondisi ini disebabkan oleh ligamen yang longgar, sehingga nyeri punggung akan terus terasa selama masa kehamilan.

Artikel lainnya: Masturbasi Saat Hamil, Ini Dampaknya pada Kesehatan

2 dari 3 halaman

Tips untuk Cegah Kehamilan

Jika Anda masih ingin menunda kehamilan tapi tetap ingin berhubungan seks, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan: 

  • Lakukan kegiatan seks secara aman. Ini artinya, Anda dan suami bisa menggunakan kondom sebagai “alat pengaman”. Selain itu, minta pasangan untuk ejakulasi di luar, bukan di dalam vagina.
  • Ketahui siklus haid setiap bulan. Dengan mengetahui siklus haid, Anda bisa memprediksi kapan masa subur. Namun, hal ini akan lebih sulit ditentukan jika siklus haid Anda tidak teratur. 
  • Gunakan metode kontrasepsi hormonal. Anda bisa gunakan pil KB, karena efektivitasnya bisa sampai 99 persen jika digunakan dengan tepat.
  • Tidak melakukan penetrasi. Anda bisa mencari alternatif lain, seperti masturbasi atau saling memuaskan pasangan tanpa melakukan penetrasi. 

Untuk mengetahui seputar kehamilan, seks, dan kesehatan reproduksi, Anda bisa mengunduh aplikasi KlikDokter!

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar