Sukses

Menyingkap Efek Samping Infused Water bagi Kesehatan

Bukannya mendatangkan manfaat sehat, infused water malah dapat menyebabkan efek samping yang merugikan. Apa saja efek sampingnya?

Nama infused water sempat beken beberapa tahun belakangan. Jenis minuman yang dibuat menggunakan campuran air putih, sayur, atau potongan buah-buahan ini diduga dapat memberikan banyak manfaat kesehatan.

Banyak orang percaya, minum infused water setiap hari dapat bantu mengoptimalkan proses pembuangan racun dari dalam tubuh. Selain itu, infused water juga disebut mampu membuat tingkat keasaman (Ph) tubuh lebih seimbang.

Sayangnya, semua manfaat tersebut tidak sepenuhnya terbukti secara medis. Malahan, minum infused water bisa meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang merugikan kesehatan, lho!

1 dari 3 halaman

Bahaya Infused Water bagi Kesehatan Tubuh

Berikut ini beberapa efek samping infused water yang bisa saja Anda alami:

1. Masalah Saluran Pencernaan

Berdasarkan dr. Sepriani Timurtini Limbong, infused water bisa saja membahayakan kesehatan saluran pencernaan.

“Waktu membuat infused water, biasanya orang-orang akan membiarkan potongan buahnya di dalam air tersebut. Itu bisa merugikan, terutama jika dibiarkan terlalu lama,” kata dr. Sepriani.

“Potongan buah yang direndam terlalu lama bisa mengalami pembusukan atau dekomposisi. Kalau minum air yang di dalamnya ada buah yang mulai busuk, risikonya bisa membahayakan kesehatan saluran pencernaan,” sambungnya.

2. Asam Lambung Meningkat

Salah satu buah yang paling sering menjadi campuran infused water adalah lemon. Memang, campuran lemon dapat memberikan sensasi sedikit asam dan membuat air putih yang hambar terasa lebih segar.

Sayangnya, bagi orang-orang yang sedari awal punya penyakit mag derajat lanjut, adanya paparan asam dari infused water lemon bisa saja memicu peningkatan asam lambung secara signifikan sehingga mencetuskan kekambuhan gejala.

Artikel Lainnya: Jangan Sembarangan, Ini Resep Infused Water yang Sehat!

3. Diare

Infused water dibuat dengan merendam beberapa potongan buah ke dalam air, dan dimasukkan ke dalam lemari es. Apabila proses tersebut tidak dilakukan dengan higienis, kontaminasi kuman bisa saja terjadi.

Contoh, Anda tidak mencuci buah dengan saksama atau menggunakan pisau yang kotor untuk memotong buah tersebut.

Maka, buah-buahan yang hendak direndam untuk dijadikan infused water bisa saja menjadi media kuman untuk berkembang biak. Jika dikonsumsi, salah satu akibat yang bisa terjadi adalah diare.

4. Berisiko Merusak Gigi

Meski masih belum pasti, infused water diduga dapat menyebabkan kerusakan pada gigi.

Hal ini khususnya terjadi jika Anda menggunakan buah-buahan yang terasa sangat asam, dan mengonsumsinya terlalu sering.

Risiko tersebut bisa meningkat berkali-kali lipat jika Anda juga tidak menjaga kebersihan gigi dan mulut, dengan menyikat gigi setidaknya dua kali sehari.

“Lebih baik minum air putih biasa saja, dan buahnya dimakan secara langsung setelah dicuci hingga bersih,” saran dr. Sepriani.

“Jika memang benar-benar ingin minum infused water, lebih baik potongan buahnya direndam sebentar dalam air kemudian disaring,” tambahnya.

Artikel Lainnya: Benarkah Infused Water Lebih Sehat Daripada Air Minum Biasa?

2 dari 3 halaman

Tips Menyiapkan Infused Water Agar Sepenuhnya Aman

Hal yang harus benar-benar diperhatikan untuk menyiapkan infused water adalah kebersihan buah dan alat yang digunakan, wadah yang dapat tertutup rapat, serta penyimpanan yang tepat.

Setelah membeli buah di pasar atau supermarket, Anda harus terlebih dahulu mencucinya dengan air mengalir. Bersihkan kulit buah dengan saksama, agar setiap kotoran yang menempel dapat bersih sempurna.

Setelahnya, iris buah tersebut menggunakan pisau yang sebelumnya telah dicuci dengan sabun dan dikeringkan dengan tisu atau kain bersih.

Iris buah menggunakan talenan yang berbeda dengan yang digunakan untuk memotong daging dan bahan mentah lainnya.

Setelah buah diiris dengan cara yang higienis, selanjutnya adalah memasukannya ke dalam wadah atau botol yang sebelumnya telah dibersihkan.

Agar lebih aman, saring buah tersebut setelah direndam selama beberapa saat. Sisakan airnya saja, dan simpan di dalam lemari es menggunakan botol atau wadah yang tertutup rapat.

Hindari menyimpannya berdekatan dengan daging, telur, dan ikan, agar tidak terkontaminasi kuman.

Infused water memang dapat menjadi alternatif bagi Anda yang bosan dengan rasa air putih.

Namun, infused water tetap harus dikonsumsi secara bijak dan dibuat dengan mengedepankan higienitas, agar nantinya tidak malah menyebabkan efek samping yang merugikan.

Apabila Anda punya pertanyaan mengenai infused water, atau ingin tahu lebih lanjut mengenai fakta medis lainnya, silakan konsultasi secara langsung pada dokter menggunakan layanan LiveChat 24 jam. Unduh juga aplikasi Klikdokter agar Anda tidak ketinggalan berita kesehatan terbaru.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar