Sukses

Reaksi Alergi Sudah Parah, Ampuhkah Pakai Cetirizine?

Pilek atau gatal-gatal karena alergi masih bisa disembuhkan dengan cetirizine. Lantas, kalau sudah sampai bengkak sekali dan sesak napas, masih bisa nggak ya?

Efektivitas cetirizine untuk alergi tak perlu diragukan lagi. Obat tersebut memang ampuh untuk mengatasi pilek, bersin, mata berair, serta gatal-gatal karena alergi. 

Reaksi yang disebut tadi termasuk reaksi alergi yang ringan ke sedang. Lantas, jika reaksi yang timbul adalah pembengkakan parah hingga sesak napas (anafilaksis), masih bisakah pakai cetirizine?

Kenali Anafilaksis, Reaksi Alergi yang Bisa Ancam Nyawa

Anafilaksis bukanlah sesuatu yang bisa diabaikan. Kondisi ini merupakan reaksi atau gejala yang timbul akibat sistem imunitas yang bereaksi secara berlebihan (hipersensitivitas) terhadap alergen.

Alergen yang dimaksud bisa berupa obat-obatan tertentu, makanan, gigitan serangga, tanaman, hingga bahan-bahan lainnya. 

Pada awalnya, penderita alergi akan merasakan gatal yang tingkatkan semakin tinggi. Lalu. muncullah ruam dan bersin-bersin pada beberapa orang. Tak lama kemudian, sejumlah reaksi anafilaksis yang muncul adalah:

  • Pembengkakan di kelopak mata, bibir, lidah, atau tenggorokan.
  • Jantung berdetak lebih cepat. 
  • Nyeri perut.
  • Mual, muntah, dan diare.
  • Kesemutan di tangan, kaki, bahkan kepala.
  • Sulit menelan. 
  • Tekanan darah menurun.
  • Bingung dan gelisah.
  • Lemas dan pusing.
  • Mulai kehilangan kesadaran.

Artikel LainnyaJangan Sembarangan Memberi Obat Alergi pada Bayi, Ini Bahayanya!

1 dari 3 halaman

Masih Bisakah Cetirizine untuk Alergi Parah seperti di Atas?

Dari sekian banyak reaksi alergi yang hebat, kebanyakan penderitanya mengalami pembengkakan, sulit bernapas, dan mulai hilang kesadaran. 

Lantas, apakah semua itu bisa diatasi oleh obat alergi cetirizine? Menanggapi pertanyaan tersebut begini penjelasan dr. Alvin Nursalim, Sp.PD

“Saat reaksi alergi sudah berat atau menunjukkan syok anafilaksis, tidak bisa lagi pakai cetirizine. Orang sudah sampai sesak napas berarti sudah sangat berat alerginya, itu harus segera ke IGD rumah sakit terdekat. Orang itu membutuhkan suntikan epinefrin,” jelasnya. 

Epinefrin merupakan obat alergi anafilaksis dan bisa melemaskan otot-otot saluran pernapasan dan mempersempit pembuluh darah. 

Alhasil, pasien akan lebih mudah bernapas dan tersadar. Tak cuma untuk alergi parah, suntikan ini juga kerap diberikan pada tindakan resusitasi jantung pada orang yang mengalami henti jantung dan napas. 

Apakah suntikan epinefrin bisa didapatkan secara bebas di apotek dan disuntikkan mandiri untuk berjaga-jaga? 

Dokter Alvin menjawab, “Tidak bisa. Obat ini perlu resep dan edukasi dari dokter. Akan berisiko jika dilakukan secara sendiri tanpa arahan yang jelas.”

Bahkan, saat sudah diberikan di rumah sakit pun, dokter masih harus terus memantau kondisi si pasien. 

Artikel LainnyaObat-obatan Ini Paling Sering Memicu Alergi

2 dari 3 halaman

Perhatikan Ini saat Konsumsi Obat Alergi Cetirizine!

Kini Anda sudah tahu bahwa reaksi berat sudah tidak bisa diatasi dengan cetirizine. Jika kondisi tubuh tidak terlalu parah dan Anda ingin mengonsumsi obat ini untuk alergi, cobalah untuk perhatikan hal-hal di bawah ini:

  • Jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin saat mengonsumsi obat yang satu ini karena efek sampingnya adalah kantuk. Dikhawatirkan, efek dari obat alergi tersebut justru bisa menimbulkan kecelakaan.
  • Konsultasi dulu kepada dokter jika Anda ingin mengonsumsinya di saat hamil atau menyusui. Obat ini dapat terserap ke ASI.
  • Perhatikan dosisnya. Meski biasanya dosis untuk anak-anak adalah 2,5 mg sehari atau 5-10 mg sehari untuk dewasa, lebih baik dapatkan dosis yang tepat hanya dari dokter.
  • Temui dokter jika gejala alergi tidak kunjung membaik meskipun sudah 3 hari mengonsumsi obat.
  • Hindari mengonsumsi minuman beralkohol dan obat penenang, seperti diazepam, fenobarbital, lorazepam atau obat antidepresan saat mengonsumsi cetirizine. Pasalnya, ini bisa menurunkan tingkat kesadaran Anda.

Keampuhan cetirizine untuk alergi ringan memang tak perlu diragukan. Tapi ketika reaksinya sudah berat alias syok anafilaksis, obat ini tak lagi cukup. Pasien membutuhkan epinefrin untuk kondisinya.

Bila Anda masih pertanyaan seputar alergi atau keluhan kesehatan lainnya, segera konsultasikan pada dokter lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar