Sukses

Tips Ampuh Cegah Diare untuk Ibu Hamil

Masalah kesehatan yang mungkin dialami saat hamil adalah diare. Mari ketahui cara untuk mencegahnya agar penyakit ini tidak terjadi.

Siapa pun bisa mengalami diare, termasuk ibu hamil. Memang, masalah pencernaan seperti sembelit dan diare dapat sering terjadi selama kehamilan. Penyebabnya bisa berbagai macam dan harus dicegah.

Diare pada ibu hamil umumnya tidak berlangsung lama dan tidak sering terjadi. Akan tetapi, kalau sampai mengalaminya, akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

1 dari 3 halaman

Diare Rentan Terjadi pada Ibu Hamil

Tidak seperti sembelit yang dapat disebabkan oleh hormon kehamilan yang berfluktuasi, diare cenderung disebabkan oleh sesuatu yang berasal dari luar tubuh. 

Diare bisa jadi merupakan hasil dari semua makanan yang Anda makan, tambahan air yang diminum, atau bahkan latihan fisik yang dilakukan. Lalu, beberapa wanita mengatakan vitamin prenatal menyebabkan tinja menjadi encer.

“Ya, diare pada ibu hamil bisa karena intoleransi dari makanan yang dikonsumsi, perubahan hormonal, suplemen kehamilan, atau infeksi saluran cerna,” ungkap dr. Devia Irine Putri.

Namun, ada hal-hal lain yang bisa menyebabkan diare selama kehamilan yang tidak berhubungan dengan hormon atau perubahan gaya hidup. 

Misalnya keracunan makanan, parasit usus, atau flu perut mungkin bisa menjadi penyebab serangan penyakit perut yang parah selama kehamilan. 

Jika Anda mencurigai salah satu dari masalah di atas, maka hubungi dokter secepatnya sehingga dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

Pada saat hamil, diare dapat berlangsung selama lebih dari beberapa hari. Keluhan ini juga dapat dengan cepat menyebabkan dehidrasi, faktor risiko utama persalinan prematur.  Karena risiko tersebut, diare tidak boleh dibiarkan tanpa penanganan.

Diare paling rentan muncul di trimester ketiga kehamilan. Saat mendekati hari perkiraan lahir (HPL), diare bisa menjadi keluhan umum yang dialami ibu hamil. 

Itu terjadi karena tubuh sedang bersiap-siap menjalani persalinan. Diare tidak selalu berarti waktu persalinan akan tiba dalam waktu dekat sehingga tak perlu cemas dengan jumlah keluhan yang meningkat.

Di sisi lain, terdapat beberapa ibu hamil yang bahkan tidak terkena diare di trimester ketiga. Dalam hal ini, pengalaman setiap orang akan berbeda.

Artikel Lainnya: Ibu Hamil Trimester Akhir Sering Diare, Normalkah?

2 dari 3 halaman

Tips Mencegah Diare Saat Hamil

Banyak cara yang bisa dilakukan ibu hamil untuk mencegah diare terjadi. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Perhatikan Pola Makan

Umumnya, ketika tahu hamil, wanita cenderung mengubah pola makan secara drastis. Perubahan jenis makanan yang tiba-tiba ini dapat membuat perut sakit dan bisa memicu diare.

2. Perhatikan Jenis Makanan 

Kepekaan terhadap jenis makanan yang baru mungkin salah satu perubahan yang dialami saat hamil. Makanan yang sebelumnya tidak pernah mengganggu, sekarang bisa membuat kembung, sakit perut, dan diare ketika dikonsumsi saat hamil.

“Mencegahnya dengan memperhatikan pola makan dan jenis makanannya. Coba diteliti ulang, biasanya muncul diare saat makan atau minum apa, atau apakah muncul akibat efek samping vitamin saat hamil,” jelas dr. Devia Irine.

3. Vitamin Prenatal

Mengonsumsi vitamin prenatal baik untuk kesehatan Anda dan bayi. Namun, vitamin ini dapat mengganggu perut dan menyebabkan diare. 

“Jika diare berhubungan dengan vitamin, maka sebaiknya dikonsultasikan lagi dengan dokter. Jangan lupa juga untuk menjaga kebersihan, misalnya cuci tangan, menyimpan makanan dengan baik agar tidak terkontaminasi,” saran dr. Devia Irine.

Artikel Lainnya: Cara Efektif Atasi Badan Lemas Akibat Diare

4. Mewaspadai Perubahan Hormon

Perubahan hormon selama kehamilan memang bisa memengaruhi banyak hal pada tubuh ibu hamil.

Hormon diketahui dapat membuat sistem pencernaan melambat, sehingga sembelit mungkin menjadi masalah yang akan dialami. Selain itu, hormon juga bisa mempercepat sistem pencernaan yang bisa membuat diare menjadi masalah. 

Jika terlanjur mengalami diare, maka sebagian besar kasus diare akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Hal utama dalam mengatasi diare adalah tetap terhidrasi. 

Pastikan ibu hamil minum banyak air, jus buah (tanpa banyak pemanis), dan kaldu untuk memenuhi kebutuhan cairan dan mengganti elektrolit yang hilang dari tubuh. 

Tak perlu panik berlebih bila mengalami diare semasa hamil. Perhatikan tips di atas untuk mencegahnya, sehingga tidak memengaruhi kehamilan Anda. Bila diare dirasa terjadi semakin parah, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Pakai fitur Chat Premium untuk konsultasi ke dokter kandungan lebih mudah di aplikasi Klikdokter.

(FR/AYU)

1 Komentar