Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Tips Minum Suplemen Bawang Putih untuk Atasi Kolesterol Lansia

Tips Minum Suplemen Bawang Putih untuk Atasi Kolesterol Lansia

Khasiat bawang putih untuk kolesterol sudah terkenal di masyarakat. Lantas, adakah tips bagi lansia yang mau konsumsi suplemen tersebut untuk kontrol kolesterolnya?

Saat usia semakin lanjut, kesadaran memelihara kondisi tubuh umumnya jadi lebih tinggi. Berbagai cara dilakukan, mulai dari sempatkan diri jalan pagi hingga kurangi makan daging merah berlemak. 

Selain itu, sebagai cara untuk mengendalikan kadar kolesterol pada lansia, suplemen bawang putih pun kerap dikonsumsi. Agar manfaatnya terasa maksimal, berikut tips untuk lansia saat mengonsumsi bawang putih.

1 dari 3 halaman

Kenapa Lansia Tertarik Konsumsi Suplemen Bawang Putih?

Ada alasan kenapa lansia tertarik membeli suplemen bawang putih yang sudah dijadikan bubuk lalu dimasukkan ke dalam kapsul. 

Pasalnya, bawang putih sangat populer dan diyakini bermanfaat untuk menurunkan kolesterol jahat. Kolesterol jahat ini nantinya akan menimbulkan berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan stroke. 

Menurut beberapa penelitian, bawang putih mengandung senyawa phytochemical yang memiliki sifat antiperadangan. Senyawa ini bisa mencegah reaksi oksidatif di pembuluh darah dan hasilnya kadar lemak darah jahat tidak meningkat. 

Kandungan allicin pada bawang putih juga dipercaya bisa mencegah pembentukan kolesterol. 

Sayangnya, khasiat ini belum sepenuhnya teruji klinis. Ini karena pengujiannya hanya dilakukan secara laboratorium dan belum dibuktikan efektivitasnya pada manusia. 

Kendati demikian, bawang putih sendiri memang mampu mengatasi peradangan dan meningkatkan imunitas tubuh seseorang. Sebab, makin tua usia tubuh, makin besar risikonya untuk memiliki sejumlah peradangan. 

Karena itulah, para lansia yang mau memulai hidup sehat sering tertarik dengan suplemen yang satu ini. 

Artikel Lainnya: Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan

2 dari 3 halaman

Konsumsi Bawang Putih untuk Kontrol Kolesterol pada Lansia, Ini Tipsnya!

Apa yang Anda konsumsi atau masukkan ke dalam tubuh tentu akan memberikan efek tertentu. Maka, perhatikan beberapa tips di bawah ini agar suplemen tersebut tidak memberikan efek yang justru merugikan kesehatan Anda:

1. Perhatikan Batasan

Dilansir Very Well Health, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi lebih dari 300-400 mg bubuk bawang putih sekalipun itu sudah dalam berbentuk tablet, kapsul, atau kaplet. Perhatikan betul dosis yang tertera di kemasan!

2. Konsultasi ke Dokter Jika Anda Juga Minum Obat HIV

Pastikan memberi tahu dokter terlebih dulu bahwa Anda hendak atau sedang mengonsumsi suplemen bawang putih untuk menurunkan kolesterol

Suplemen tersebut dapat berinteraksi dengan kondisi penyakit tertentu atau obat yang Anda pakai. Salah satunya, suplemen bawang putih berinteraksi dengan saquinavir, obat yang digunakan untuk mengobati infeksi HIV.

3. Suplemen Jangan Dikunyah atau Digerus

Jangan menghancurkan, mengunyah, atau memecahkan kapsul suplemen yang biasanya sudah berlapis enterik. 

Telan saja seluruh kapsul atau kapletnya. Kaplet tersebut memiliki lapisan khusus untuk melindungi perut Anda. 

4. Siap-Siap, Ada Perubahan Aroma!

Jangan kaget bahwa setelah mengonsumsi bawang putih, aroma napas dan tubuh menjadi kurang sedap. 

Sebab, memang begitu konsekuensinya. Untuk meminimalkan aroma napas, Anda bisa konsumsi suplemen bawang putih yang sudah dihilangkan baunya. 

Artikel Lainnya: Efek Menempelkan Bawang Putih di Bagian Tubuh yang Sakit

5. Hindari Jika Sedang Minum Obat Pengencer Darah dan Akan Operasi

Apabila Anda sedang mengonsumsi jenis pengencer darah antikoagulan atau akan operasi dalam waktu dekat, sebaiknya tidak perlu konsumsi suplemen bawang putih untuk turunkan kolesterol. Sebab, ini dapat meningkatkan risiko perdarahan dan itu berbahaya! 

6. Hindari Jika Sudah Makan Makanan Mengandung Bawang Putih

Tidak perlu konsumsi suplemen bawang putih jika dalam satu hari itu Anda sudah mengonsumsi makanan yang mengandung banyak bawang putih. 

7. Hentikan Jika Muncul Efek Samping 

Tak semua orang bisa menerima bawang putih. Jika tubuh tak cocok, biasanya akan mengeluarkan reaksi berupa mual, kembung, diare, dan sensasi terbakar pada tenggorokan. 

Kalau sudah begitu, hentikan pengonsumsiannya, minum air putih, dan hubungi dokter bila perlu. 

8. Kata Dokter, Imbangi dengan Ini!

Menurut dr. Atika, mengonsumsi suplemen bawang putih boleh saja, namun tetap lakukan saran yang dianjurkan dokter untuk menurunkan kolesterol. 

“Pada dasarnya, suplemen bawang putih belum mendapat rekomendasi dari perhimpunan kedokteran. Jadi, sarannya, tetap lakukan cara mengendalikan kolesterol yang direkomendasikan medis, misalnya memilih makanan rendah kolesterol, olahraga rutin, dan stimulasi peningkatan kolesterol baik,” ujarnya. 

Selain itu, ada tiga makanan yang sudah terbukti secara ilmiah dapat dikonsumsi sebagai cara menurunkan kolesterol jahat, yaitu oat, ikan, dan kacang-kacangan. Jadi, jangan lupakan juga hal-hal tersebut, ya!

Itu dia tips konsumsi suplemen bawang putih sebagai cara mengontrol kolesterol pada lansia. Apabila masih ada pertanyaan seputar kesehatan, langsung saja konsultasikan hal tersebut pada dokter kami lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter. 

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar