Sukses

Bolehkah Bayi Minum Jamu Temulawak?

Jamu temulawak diketahui punya banyak manfaat. Tapi, amankah memberikannya pada bayi di bawah usia satu tahun?

Berbagai jenis jamu ada di Indonesia, salah satunya temulawak. Jenis jamu ini memang punya banyak manfaat untuk tubuh. Khasiat yang cukup terkenal adalah menambah nafsu makan.

Alasan inilah yang mungkin membuat orang tua terpikir untuk memberikannya pada anak agar nafsu makannya lebih baik. Namun, apakah bayi di bawah satu tahun boleh minum jamu temulawak?

1 dari 3 halaman

Menilik Manfaat Jamu Temulawak untuk Bayi

Sama seperti jahe dan kunyit, temulawak juga merupakan jenis jamu terkenal yang menyehatkan. Akan tetapi, tidak sedikit ibu yang ragu untuk memberikan jamu tersebut kepada bayi.

Karena bayi masih rentan, banyak yang khawatir jamu temulawak dapat menimbulkan risiko tertentu. Apalagi, pencernaannya masih belum sempurna.

Dari sisi manfaat, jamu temulawak memang banyak kegunaannya. Paling mencolok adalah manfaat antioksidannya. Selain itu, temulawak juga punya manfaat untuk rongga mulut.

Untuk anak-anak yang nafsu makannya kurang, bisa juga diberikan jamu ini sehingga mereka jadi mau makan lebih banyak.

Artikel Lainnya: Anak Minum Jamu, Apakah Diperbolehkan Secara Medis?

Bolehkah diminum bayi di bawah satu tahun? Hal ini masih menjadi perdebatan. Lebih amannya, dr. Devia Irine Putri menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

"Di atas enam bulan boleh diberikan, tapi sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter. Jadi, jamu yang memang khusus untuk anak-anak bisa disesuaikan dosisnya," ungkap dr. Devia.

Dengan berkonsultasi bersama dokter, nantinya akan diberikan pula beragam informasi seputar kondisi anak Anda.

Bila boleh dan disarankan minum jamu tertentu, manfaatnya pun akan lebih terasa karena sesuai kondisi kesehatan anak.

Pada dasarnya, konsumsi temulawak baik untuk anak-anak. Pada masa pertumbuhannya, proses infeksi virus dan bakteri bisa menghambat kelancaran dan perkembangan pertumbuhan anak.

Nah, kandungan kurkuma di dalam temulawak dapat mengurangi risiko infeksi tersebut. Jadi, anak dapat tumbuh dan berkembang lebih optimal.

Artikel Lainnya: 7 Manfaat Temulawak untuk Kesehatan

2 dari 3 halaman

Adakah Herbal yang Sepenuhnya Aman untuk Bayi?

Untuk masalah minuman herbal, masih banyak yang bingung apakah ada herbal yang benar-benar aman untuk bayi atau tidak.

Sejauh ini, memang tidak banyak bayi yang diminumi herbal, terutama bayi di bawah usia satu tahun.

Namun, menurut dr. Devia Irine, kalau berkaca pada BPOM yang mengeluarkan rekomendasi obat dan sejenisnya, maka penggunaannya aman bila ada izin dari badan tersebut. Ini karena produk obat atau jamu sudah melewati penelitian dan pengecekan.

"Kalau sudah terdaftar di BPOM, biasanya aman. Misalnya kencur, temulawak, jahe, dan kunyit, itu relatif aman," ungkap dr. Devia Irine soal herbal untuk bayi.

Konsumsi produk herbal untuk bayi memang tidak bisa sembarangan. Paling aman adalah membuat sendiri atau memilih produk yang sudah pasti terdaftar di BPOM. Kalau membeli yang sudah jadi, penting juga membaca indikasi di label.

Jamu atau minuman herbal dapat bermanfaat bagi kesehatan si kecil bila diberikan dengan benar dan sesuai aturan. Jangan ragu untuk tanya dengan dokter seputar jamu dan minuman herbal yang akan dikonsumsi anak.

Memilih setiap asupan untuk anak memang harus selektif! Konsultasi dengan dokter kini lebih praktis lewat LiveChat dari Klikdokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar