Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Pepaya Muda vs Nanas, Mana Lebih Berbahaya untuk Kehamilan?

Pepaya Muda vs Nanas, Mana Lebih Berbahaya untuk Kehamilan?

Pepaya muda dan nanas sering menjadi pantangan buah ibu hamil. Di antara keduanya, mana yang sebenarnya lebih berbahaya? Cek faktanya!

Pepaya muda dan nanas sering dianggap sebagai pantangan buah ibu hamil. Keduanya dikatakan sama-sama dapat berdampak buruk, baik bagi kesehatan ibu hamil maupun janin yang ada di kandungannya.

Bagaimana fakta medis yang sebenarnya? Apakah benar pepaya muda dan nanas bisa menyebabkan efek samping yang merugikan kehamilan? 

Lantas, mana yang paling berbahaya di antara dua jenis buah tersebut?

1 dari 4 halaman

Bahaya Pepaya Muda untuk Ibu Hamil

Perlu digarisbawahi di sini, yang tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh bumil adalah pepaya muda, bukan pepaya biasa alias yang matang. 

Sebab, dr. Devia Irine Putri mengatakan, ibu hamil boleh-boleh saja mengonsumsi buah pepaya matang untuk asupan serat dan vitaminnya. 

“Kalau untuk yang mentah atau orang-orang bilangnya pepaya muda, itu tidak boleh,” kata dr. Devia.

“Kenapa? Itu karena di dalam pepaya muda terdapat getah atau lateks dan juga enzim papain. Enzim tersebut mirip dengan hormon prostaglandin, sehingga dapat merangsang kontraksi,” sambungnya.

Artikel Lainnya: Wajib Tahu, Ini Bahaya Pepaya Mentah untuk Ibu Hamil

Lebih lanjut, dr. Devia mengatakan getah pepaya muda juga bisa memicu reaksi alergi pada ibu hamil dan bisa merusak lapisan membran pelindung janin. 

“Jadi, memang pepaya muda ini bahaya sekali untuk ibu hamil,” tegas dr. Devia.

Pepaya muda itu sendiri sebenarnya sering dibuat menjadi tumisan. Buah tersebut dipotong-potong atau diserut sehingga bentuknya mirip labu siam dan tinggal diberi bumbu tumisan serta cabai atau teri sebagai pelengkapnya. 

Meski lezat bila disantap dengan nasi hangat, tetapi sayangnya ibu hamil tidak boleh menyantap pepaya muda sekali pun sudah dimasak. 

Pasalnya, menurut dr. Devia, proses memasak pepaya muda hingga matang tetap tidak membuat kandungan buruknya menghilang. 

“Tetap saja, buah yang dipakai adalah pepaya muda. Jadi sama saja. Pepaya muda memang pantangan buah untuk ibu hamil,” ujar dr. Devia.

Artikel Lainnya: Amankah Nanas untuk Ibu Hamil?

2 dari 4 halaman

Bahaya Nanas untuk Ibu Hamil

Nanas mengandung enzim bromelain, yang bersifat proteolitik dan mampu memecah protein. Karena kemampuannya tersebut, nanas juga sering dipakai untuk mengempukkan daging sapi. 

Di balik itu, nanas muda punya potensi mencetuskan efek samping merugikan pada ibu hamil, misalnya kontraksi dinding rahim, perdarahan, hingga keguguran terutama pada 3 bulan pertama. 

Kendati begitu, dr. Devia mengingatkan bahwa enzim bromelain dalam nanas itu relatif kecil. Jadi, konsumsi nanas selama kehamilan sebenarnya tidak apa-apa asalkan jumlahnya tidak berlebihan.

Faktanya, bahaya nanas untuk ibu hamil baru bisa dirasakan jika dikonsumsi sebanyak tujuh buah dalam sehari. 

Enzim yang ada di dalam nanas juga kebanyakan ada di bagian tengahnya. Saat dipotong, bagian tengah yang tersisa pun mungkin hanya sedikit.

Artikel Lainnya: Buah Terbaik untuk Ibu Hamil, Apa Saja?

3 dari 4 halaman

Pepaya Muda vs Nanas, Mana Paling Berbahaya untuk Ibu Hamil?

Jika membandingkan antara dua buah ini, ternyata bukan nanas yang menjadi tokoh utama penyebab keguguran, melainkan pepaya muda. 

“Butuh banyak nanas untuk sampai menimbulkan masalah pada kehamilan. Kalau ibu hamil hanya makan setengah atau satu buah saja, itu tidak masalah,” jelas dr. Devia.

“Sedangkan pepaya muda, ini bisa menimbulkan dampak buruk bagi kehamilan sekalipun dikonsumsi dalam jumlah sedikit. Sehingga, memang harus dijauhi oleh ibu hamil,” sambungnya.

Pantangan buah ibu hamil jatuh kepada pepaya muda. Tapi, tenang saja, bumil tak perlu langsung bermusuhan dengan pepaya. Sebab, pepaya matang tetap baik untuk kesehatan pencernaan dan kondisi tubuh secara keseluruhan. 

“Pepaya matang yang penting kulitnya dikupas dan dibuang bijinya, itu bisa dimakan oleh ibu hamil.” pesan dr. Devia. 

Untuk informasi kehamilan lainnya, bisa Anda konsultasikan dengan dokter lewat fitur LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar