Sukses

Bukan karena Suhu, Ini Penyebab Tangan Bayi Dingin!

Cemas saat tangan bayi dingin, padahal tidak habis mandi atau tidak berada di ruangan dingin? Kata dokter, ternyata ada beberapa kondisi medis yang mendasari.

Memegang tangan mungil bayi memang menyenangkan. Namun, rasa senang tersebut bisa berubah menjadi khawatir apabila ketika kita genggam, tangan bayi dingin! 

Padahal, si kecil tak habis dimandikan. Suhu AC di ruangan pun sejuk saja, tak bikin menggigil. Lantas, apa penyebab tangan bayi dingin seperti itu? Simak pendapat dokter di sini.

1 dari 4 halaman

Penyebab Tangan Bayi Dingin yang Normal

Anda turut menemukan gejala di atas pada si kecil? Tenang dulu, jangan langsung panik. 

Pasalnya, ada dua penyebab kenapa tangan si kecil bisa dingin dan itu sebenarnya merupakan hal yang normal:

  • Pengaturan Suhu Tubuh yang Belum Optimal

Ibu jangan berpikiran macam-macam dulu. Ketahui kalau orang dewasa, suhu tubuhnya lebih rendah daripada bayi.

Meskipun demikian, bagian-bagian tertentu tubuh si kecil  terasa lebih dingin dibanding ibu. Misalnya, kaki tungkai, ataupun lengan. 

Jadi, suhu lebih hangat ada di bagian tengah tubuh si kecil. Karena sistem tubuh belum bekerja sempurna, bayi sulit mengatur suhu badannya dengan cepat.

Itu sebabnya, tubuh bayi terasa lebih hangat. Sedangkan bagian tangannya dingin. 

Artikel Lainnya: Musim Hujan, Perhatikan 5 Tanda Bayi Kedinginan

  • Tingkat Aktivitas yang Minim

Kehidupan bayi diisi oleh banyak tidur, makan, dan mencerna. Tidur dan berbaring berarti bayi tidak banyak bergerak. Meski ini normal-normal saja, hal tersebut bisa menyebabkan tangan bayi dingin.

Hal ini disebabkan kurangnya aliran darah bayi karena belum banyak aktivitas. Misalnya, kaki, tungkai, serta lengan.

Terutama bagian lengan, tungkai, tangan, dan kaki. Aliran darah bayi biasanya banyak yang dikirim ke perut karena mereka makan dan mencerna setiap beberapa jam sekali. 

Ketika bayi bertambah usianya dan mulai ada aktivitas lain di luar tidur dan makan, aktivitas tersebut membantu tangan dan kakinya menjadi lebih hangat.

  • Pengaruh Peredaran darah

Anak usia di bawah 3 bulan sebenarnya punya sistem peredaran darah baru. Hal ini umumnya membuat suhu panas terbawa. 

Hal ini membuat si kecil tak memiliki suhu panas dan darah yang banyak untuk sampai ke bagian terjauh dari jantung, dalam hal ini tangan.

Alasan lainnya adalah bayi membutuhkan suhu panas dan darah untuk pembentukan organ vital. 

Kebutuhan ini juga yang menyebabkan hanya sedikit darah yang mengalir ke bagian kaki dan tangan bayi.  

Ibu jangan kaget kalau bagian tersebut terlihat biru. Kondisi yang sangat umum ini disebut akrosianosis. Biasanya, kondisi tersebut hilang dalam beberapa jam atau hari setelah bayi lahir.

Artikel Lainnya: Cara Mengatasi Alergi Dingin pada Bayi

2 dari 4 halaman

Penyebab Tangan Bayi Dingin yang Tidak Normal

Di sisi lain, ada juga penyebab yang perlu dikhawatirkan, yaitu syok akibat demam. Menurut dr. Reza Fahlevi, Sp.A,  tangan bayi dingin juga bisa menandakan demam, tetapi biasanya disertai dengan gejala-gejala lain. 

“Gejala lain yang dimaksud adalah anaknya jadi lemas, mengantuk, napasnya pendek-pendek, atau anaknya jadi rewel banget, itu perlu diperhatikan,” kata dr. Reza. 

“Selain itu, akibat menahan rasa nyeri yang hebat, itu juga bisa menimbulkan kondisi tersebut. Misalnya, sakit perut banget, tangannya ya bisa dingin,” dia menjelaskan lagi.

Adapun gejala-gejala lain yang sering menyertai demam pada bayi, yaitu:

  • wajah memerah. 
  • kulit atau mata kekuningan.
  • panas di wajah, dada, atau tubuh.
  • Tidak mau makan. 
  • Air kencing hanya sedikit.

Dokter yang kerap disapa dr. Refa itu menambahkan, “Ketika anak sedang sakit demam berdarah, diare, muntah, lalu kehilangan cairan, lama-kelamaan bisa jadi syok, tangannya juga bisa jadi lebih dingin.” 

Artikel Lainnya: Bayi Terlalu Lama di Ruangan Ber-AC, Ini Dampaknya

3 dari 4 halaman

Cara Mengatasi Tangan Dingin pada Bayi

Sementara itu, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan ketika suhu tangan bayi terasa dingin, yaitu:

  • Beri Lapisan Kain

Bayi Anda mungkin membutuhkan lebih banyak lapisan kain. Gunakan sarung tangan, kaus kaki, dan topi kecil untuk menahan panas. Periksa kembali tangan, perut, dan leher bayi Anda setelah sekitar 20 menit.

  • Peluk Bayi di Dada Anda

Peluk bayi di dada untuk menghangatkannya dengan cepat menggunakan panas tubuh Anda sendiri. Ini dinamakan perawatan kanguru.

Sebuah penelitian kecil pada 2000 silam melaporkan, perawatan kanguru seperti ini dapat menjaga panas tubuh bayi dan berperan sebagai inkubator alami.

  • Periksa Suhu Ruangan

Atur suhu pendingin ruangan dengan lebih bijak. Menjaga bayi Anda tetap hangat itu penting. 

  • Periksa Apakah Bayi Demam

Sebenarnya, cara terbaik untuk memeriksa apakah bayi Anda demam atau tidak adalah dengan mengukur suhu dari bokongnya (rektum).

Suhu rektal paling dekat dengan suhu di bagian tengah tubuh, tempat bayi menahan sebagian besar panas tubuhnya. Gunakan termometer digital versus termometer kaca. Mereka lebih aman dan memberikan hasil yang lebih tepat.

Anda tetap bisa mengecek suhu tubuh lewat ketiak atau telinga. Namun, hasilnya cenderung lebih dingin sedikit. 

Bayi dan anak-anak mengalami demam jika suhu rektal mereka berada pada 38 derajat Celsius. Jika bayi Anda berusia 3 bulan atau kurang, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mencari tanda infeksi atau penyakit lain.

Itu dia penjelasan tentang penyebab tangan bayi dingin beserta cara mengatasinya. Jika masih ada pertanyaan seputar kesehatan anak, langsung konsultasikan hal tersebut pada dokter lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar