Sukses

Bolehkah Ibu Hamil Minum Temulawak?

Temulawak adalah salah satu tumbuhan obat yang sering dijadikan minuman. Nah, apakah ibu hamil boleh meminumnya?

Temulawak sejak lama diketahui sebagai bahan minuman yang bisa menambah nafsu makan dan memperkuat stamina. Tumbuhan dengan nama Latin Curcuma xanthorrhiza ini sekarang mudah ditemui dalam bentuk sachet atau botolan. 

Meski baik untuk kesehatan, apakah ibu hamil masih boleh minum minuman temulawak? Simak penjelasan dokter berikut ini.

1 dari 4 halaman

Mengenal Konsumsi Temulawak di Masa Kehamilan

Temulawak memang menjadi salah satu obat herbal yang bermanfaat. Namun, ibu hamil tidak bisa sembarangan mengonsumsinya, apalagi dalam kadar yang terlalu banyak.

Menurut dr. Devia Irine Putri, sebenarnya ibu hamil boleh mengonsumsi temulawak. Asalkan dalam bentuk yang sudah tercampur dalam makanan atau minuman tertentu, bukan yang murni temulawak.

“Kalau konsumsi temulawak murni, misalnya ekstraknya di suplemen atau jamu, memang tak disarankan oleh dokter kandungan. Ini karena dosisnya pasti lebih besar dibandingkan yang sudah dicampur dalam makanan atau minuman. Risikonya, temulawak bisa memicu kontraksi rahim,” jelas dr. Devia.

"Kalau mengonsumsi temulawak, lebih baik yang sudah tercampur dengan bahan makanan atau minuman, dan dalam jumlah yang wajar," ungkap dr. Devia Irine.

Ia menambahkan, tetap harus berkonsultasi dulu dengan dokter kandungan sebelum mengonsumsi temulawak. 

Karena, setiap ibu hamil memiliki kondisi yang berbeda-beda. Terutama bagi kehamilan dengan risiko tinggi, ditakutkan menimbulkan masalah pada kandungannya.

Artikel Lainnya: 5 Manfaat Kencur untuk Ibu Hamil

2 dari 4 halaman

Manfaat Temulawak pada Ibu Hamil

Selama kondisi kehamilan sesuai, sah-sah saja bila Anda ingin mengonsumsi minuman mengandung temulawak selama kadarnya tidak banyak. 

Temulawak memang punya manfaat yang luar biasa bagi ibu hamil. Dalam sebuah percobaan, temulawak diketahui punya manfaat mengurangi risiko inflamasi.

"Manfaatnya sebagai antioksidan. Selain itu, bisa juga membantu menjaga kesehatan rongga mulut. Sebab, pada ibu hamil suka terjadi gingivitis," ungkap dr. Devia Irine.

Gingivitis sendiri adalah peradangan pada gusi. Keluhan ini sering dikaitkan dengan kebersihan mulut yang tidak terjaga, sehingga terbentuk plak atau karang gigi di bagian gigi yang berbatasan dengan tepi gusi.

"Sementara, dalam penelitian pada tikus menunjukkan temulawak punya manfaat untuk mengurangi terjadinya inflamasi. Jadi, bisa menekan risiko terjadinya preeklampsia," ujar dr. Devia Irine.

Preeklampsia adalah tekanan darah yang terlalu tinggi pada ibu hamil. Kondisi ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan masalah atau komplikasi serius.

Artikel Lainnya: Bolehkah Ibu Hamil Konsumsi Asam Jawa?

3 dari 4 halaman

Tips Minum Temulawak untuk Ibu Hamil

Walau manfaatnya bagus untuk ibu hamil, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Pertama, menurut dr. Devia Irine, jamu bubuk atau suplemen temulawak sebaiknya dihindari. 

"Temulawak pada jamu bubuk kemasan atau suplemen memiliki komposisi yang lebih tinggi. Biasanya juga ada komposisi lain, tidak hanya murni temulawak," jelas dr. Devia Irine. 

Selain itu, sampai saat ini belum ada dosis pastinya untuk minum temulawak bagi ibu hamil. 

Bila memang ingin konsumsi temulawak, saran dr. Devia adalah bisa dijadikan sedikit campuran dalam air jahe. Biasanya, air jahe dimanfaatkan untuk mengurangi morning sickness.

“Untuk minuman kemasan yang dijual bebas, lihat komposisinya. Biasanya, ada keterangan ekstrak temulawak berapa persen,” lanjutnya.

Temulawak memang memiliki manfaat kesehatan yang baik, tapi kenali dulu kondisi kehamilan Anda. Pakai fitur Chat Premium dengan dokter spesialis kandungan di aplikasi Klikdokter untuk konsultasi lebih mudah.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar