Sukses

Ibu Hamil Suka Gigiti Kuku, Ini Bahaya yang Menanti!

Beberapa ibu hamil memiliki kebiasaan menggigiti kuku jari. Sebenarnya, adakah bahaya gigit kuku saat hamil? Yuk, cari tahu di sini.

Kebiasaan menggigit kuku jari umumnya dilakukan sedari masa kanak-kanak. Aktivitas ini lantas terbawa hingga dewasa mereka dewasa.

Bagaimana jika kebiasaan menggigit kuku tetap berlanjut saat hamil? Adakah risiko kesehatan yang dapat muncul?

1 dari 4 halaman

Alasan Ibu Hamil Suka Gigit Kuku

Sebenarnya, ini bukan kebiasaan baru yang didapatkan saat sedang hamil. Soal alasannya, menurut dr. Devia Irine Putri, bisa jadi karena kebiasaan tersebut sudah lama dilakukan atau sedari kecil.

"Kalau dia tidak punya kebiasaan itu sebelumnya, gigit kuku saat hamil dilakukan mungkin karena si ibu sedang cemas atau stres pada suatu hal," ungkap dr. Devia Irine.

Hal lainnya, bisa jadi karena pertumbuhan kuku yang lebih cepat selama kehamilan. Faktanya, perubahan hormon saat hamil juga berdampak pada pertumbuhan kuku yang lebih cepat. 

Hanya saja, terkadang pertumbuhan kuku tersebut disertai dengan kerapuhan, ataupun pemisahan kuku dari bantalan kuku yang disebut onikolisis.

Akhirnya, karena bertumbuh lebih cepat dari biasanya, bumil jadi lebih sering menggigitinya supaya lebih mudah, dibandingkan memotongnya dengan gunting kuku.

Akan tetapi, menggigit kuku bukan kegiatan yang disarankan selama sedang hamil karena ada dampak sering menggigit kuku.

Artikel Lainnya: 7 Kebiasaan Ibu Hamil yang Bikin Bayi Cerdas

2 dari 4 halaman

Cek Bahaya Sering Gigit Kuku pada Bumil

Bagi orang pada umumnya, kegiatan menggigiti kuku tidak disarankan. Misalnya, infeksi dan peradangan pada kuku, serta rusaknya enamel gigi

Belum lagi risiko masuknya bakteri dan kuman yang tersembunyi di sela-sela kuku ke dalam mulut.

Hal tersebut juga yang mengancam kesehatan ibu hamil. Hanya saja risiko kesehatan dampak sering menggigit kuku tersebut bukan hanya dialami bumil, tapi juga janin yang dikandung. Dokter Devia pun sepakat soal ini.

"Di kuku itu kan banyak kuman yang kita tidak tahu, ya. Kalau sering menggigit kuku saat hamil, risiko si ibu terinfeksi juga meningkat. Masalah saluran cerna dan infeksi cacing bisa juga dialami," kata dr. Devia Irine.

"Lalu, kebiasaan menggigit kuku bisa juga membuat infeksi kuku. Kadang kulit di sekitar kuku sobek, itu jadi awal terbentuk infeksi," jelas dokter muda ini.

Hal ini juga berlaku bagi mereka yang sudah punya kebiasaan gigit kuku sebelum mengandung. Dia pun menyarankan untuk segera menyetop kebiasaan buruk saat hamil ini.

Artikel Lainnya: Ini Dia Pantangan untuk Ibu Hamil

3 dari 4 halaman

Tips Bumil Hentikan Kebiasaan Gigit Kuku

Terkadang, menggigit kuku bisa menjadi tanda stres emosional atau mental seperti sudah disinggung di atas. Kondisi ini cenderung muncul pada orang-orang yang gugup, cemas, atau merasa sedih. Sayangnya, mood swing yang cepat ini sering terjadi pada ibu hamil.

Kabar baiknya, ada cara-cara mencegah dan menghentikan kebiasaan gigit kuku bagi para bumil. Simak di bawah ini caranya:

  • Pilih kuku pendek untuk sementara waktu. Kuku pendek membuat Anda tidak terlalu tergiur untuk menggigitinya.
  • Temukan pemicu Anda menggigit kuku. Setelah tahu apa yang mendorong Anda, coba cari cara untuk mengatasinya. 

Misalnya, Anda menggigit kuku saat bosan dan tidak ada kerjaan. Carilah aktivitas di mana Anda bisa menggerakkan jari dan memusatkan pikiran. 

  • Buat tangan atau mulut Anda sibuk. Temukan sesuatu untuk dimainkan, bisa berupa bola kecil atau pulpen untuk sekadar diklik. 

Kunyah permen karet agar mulut Anda bekerja. Berikan energi menggigit kuku Anda di tempat lain.

Artikel Lainnya: Ibu Hamil Hobi Makanan Berlemak, Ini Akibatnya pada Janin

  • Lapisi dengan kutek. Kutek diketahui punya rasa pahit saat masuk ke dalam mulut. Nah, kutek bisa jadi cara untuk menghentikan kebiasaan Anda gigit kuku. Anda pasti berpikir dua kali untuk menggigit kuku saat pakai kutek.
  • Lakukan manikur yang mahal. Anda tentu tidak tega merusak kuku-kuku indah hasil karya salon yang menghabiskan sejumlah uang dan waktu, bukan?
  • Memakai sarung tangan. Agak konyol sih, tapi kuku yang dibungkus berarti tidak bisa digigit!

  • Tetapkan langkah kecil. Kalau Anda susah berhenti, tetapkanlah langkah kecil. Misalnya satu hari gigit kuku untuk dua jari saja, nanti kurangi menjadi satu, sampai akhirnya bisa diatasi dengan sempurna.

Jika Anda masih kesulitan berhenti gigit kuku saat hamil, coba bicarakan dengan dokter. Manfaatkan layanan LiveChat untuk bertanya langsung pada dokter hanya di aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar