Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Benarkah Air Mata Bisa Jadi Media Penularan Virus Corona?

Benarkah Air Mata Bisa Jadi Media Penularan Virus Corona?

Penularan virus corona terus di-update oleh para ahli. Terbarunya ditemukan bahwa COVID-19 bisa menular melalui air mata pasien positif. Benarkah demikian?

Informasi mengenai penularan virus corona terus diperbaharui oleh para ahli dan peneliti dari seluruh dunia.

Kemarin, virus corona ditemukan bisa bertahan di udara dan menempel di benda selama beberapa waktu. Apabila tidak pakai masker dan rajin cuci tangan, risiko terpapar virus corona pun bisa terjadi.

Kini, menurut hasil penelitian terbaru, katanya COVID-19 bisa menular melalui air mata. Benarkah demikian? Simak pembahasannya lewat ulasan di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Apa Virus Corona Bisa Menular Lewat Air Mata?

Sebuah penelitian melaporkan soal air mata yang diduga bisa menjadi media penularan virus corona. Penelitian ini dilakukan di Tiongkok saat wabah virus corona sedang mencapai puncaknya.

Para peneliti melakukan uji pada 30 pasien virus corona yang dirawat di Rumah Sakit Universitas Zhejiang, Tiongkok, dari tanggal 26 Januari hingga 9 Februari 2020.

Dengan catatan, sebanyak 21 pasien kondisinya tidak terlalu parah dan sembilan sisanya punya gejala cukup berat.

Setiap dua hingga tiga hari sekali, air mata dan sekresi (lendir) konjungtiva pasien dikumpulkan oleh peneliti. Lalu, sampel tersebut diperiksa menggunakan alat reverse‐transcription polymerase chain reaction (RT‐PCR).

Hasilnya, sampel air mata dan cairan konjungtiva yang diperoleh dari satu pasien positif terdapat virus corona. Sementara itu, sampel dari 29 pasien lainnya dilaporkan negatif.

Artikel Lainnya: Hindari Mengucek Mata Saat Pandemi COVID-19

Peneliti akhirnya menyimpulkan, virus corona dapat ditemukan pada air mata dan sekresi konjungtiva pasien COVID-19 dengan gejala konjungtivitis.

Jika tidak menjaga kebersihan, terutama area mata, dikhawatirkan penularan virus corona dapat terjadi.

2 dari 3 halaman

Lantas, Apa Air Mata Sudah Pasti Bisa Menularkan COVID-19?

Studi di atas sebenarnya belum bisa menawarkan bukti yang cukup. Masih butuh penelitian lebih lanjut untuk memvalidasi air mata sebagai media penularan virus corona yang berbahaya.

Meski demikian, menurut dr. Devia Irine Putri air mata tetap bisa menularkan virus corona. Hal ini terjadi saat penderita menyeka air mata menggunakan tangan dan kemudian berkontak dengan orang lain.

Artikel Lainnya: Mata Merah Tanda Gejala Positif Corona, Hoaks atau Fakta?

"Air mata bisa saja media penularan virus corona. Misalnya, kalau pasien terkonfirmasi virus corona di air mata atau sekresi di mata. Kemungkinan, virus bisa menyebar kalau dia kucek-kucek mata dan bersalaman dengan orang lain. Lalu, orang lain yang terpapar itu kucek-kucek juga atau sentuh wajahnya," jelas dr. Devia.

Akan tetapi, media penularan COVID-19 yang sudah terbukti terjadi adalah ketika Anda terpapar droplet penderita saat bersin, batuk, bicara, maupun bernapas.

Selain itu, droplet juga dapat masuk ke dalam tubuh ketika Anda berada di ruangan dengan sirkulasi udara yang buruk.

Partikel droplet bisa bertahan di udara, masuk ke dalam tubuh, dan akhirnya menginfeksi Anda.

Terlebih, sekarang banyak pasien yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG). Akibatnya, sulit untuk mengetahui orang lain sedang sakit atau tidak. Inilah yang membuat penyebaran virus corona jadi sangat berisiko.

Untuk menjaga keselamatan diri Anda dan orang tersayang, terapkan protokol kesehatan secara ketat. Pakai masker, hindari berkerumun dengan orang banyak, dan rajin cuci tangan untuk menghindari penularan virus corona.

Untuk tahu informasi lanjut tentang air mata sebagai media penularan virus corona, simak terus artikel kesehatan di aplikasi Klikdokter. Sedangkan untuk konsultasi langsung dengan dokter, gunakan fitur LiveChat 24 Jam.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar